Ngemis Endorse Gratis Makan, Ngamuk

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Karin Novilda
Karin Novilda

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Sosial media ramai memperbincangan soal selebgram yang menjelek-jelekan salah satu restauran di Bali, karena tak mau mengendorsenya. Itu karena memang saat ini omzet restoran itu menurun akibat pandemi.

Seperti yang dialami Awkarin atau Karin Novilda. Alhasil, Awkarin tersulut emosi ketika disentil sebagai publik figur yang minta gratisan. Karin sampai memamerkan biaya satu kali makan untuk membuktikan bahwa dia bukan selebgram yang tak bermodal.

"Katanya ada selebgram yang nginep, makan di dalah satu restoran di hotel ini, awalnya minta agar bayar pake endorse," ungkap seorang netizen.

“Ada sempet juga cerita katanya ada selebgram yang nginep, makan di salah satu restoran dihotel ini, awalnya minta agar bayar pake endorse. Karena manajemen gak menyanggupi (mungkin karena efek tidak ada omset), akhirnya selebgramnya ngepost sesuatu yang menjelekkan restoran tersebut,” tulis salah satu akun warganet dari akun Twitter @awkarin pada Selasa (15/9/2020).

Banyak publik yang tertuju bahwa selebgram itu adalah Karin sebab ia baru pulang dari Bali. Tak hanya itu, mereka juga mengingat bahwa perempuan 24 tahun tersebut pernah membuat ulasan tentang tempat makan yang dianggap buruk. Menanggapi hal tersebut, Karin geram dan melayangkan balasan menohok.

"Yang ke Bali bukan gue doang. Yang dimaksud juga bukan gue, kalau gue kemarin complain bukan ke restaurant ini, tapi ke fine dining dimana gue bayar Rp35 juta, tapi bukan kaya fine dining. Gak pernah gue minta gratisan. Jangan pukul rata semua influencer cuma karena lo benci satu say," kata Awkarin di akun twitternya.

Awkarin sampai membeberkan bukti menggelontorkan uang Rp35.670.800 untuk makan di salah satu restoran yang ada di Bali.

Namun naas, biaya yang ia keluarkan tampaknya tidak sesuai dengan keinginan sehingga Karin sempat marah di laman Instagram. Menurutnya, aturan untuk meletakkan sendok, garpu dan lap makan salah sehingga momen yang ingin ia ciptakan tidak terwujud.

“Gelas-gelas ditaruh dipinggir, daripada di hadapan kita. Gak ada table assistant yang standby untuk jelasin makanan yang datang. Ini krusial banget sih. Mati lampu tsay. Ckck sangat kecewa dan gak ada ganti rugi apapun yang ditawarkan,” kata Karin beberapa waktu lalu.

Komentar buruk itu yang mengira bahwa ia adalah selebgram yang menawarkan jasa endorse untuk dapat gratis. Tak ingin membahas panjang lebar, Karin pun meminta 1,6 juta pengikutnya di Twitter untuk berpikir positif.

“Dah ya mau vakum Twitter lagi. Gue kesini cuma mau meluruskan yang tadi doang. Mending cari kedamaian atau cari kerjaan deh daripada sibuk gosipin orang lain yang belum tentu juga betul. Makin kaya kagak, dosa iya,” tegas Awkarin. ek/cr2/dsy

Berita Terbaru

Dasco Didesak jadi Saksi di MKD Kasus Deddy Sitorus vs KWP, karena Sukses Damaikan  PWI vs Hotman Paris

Dasco Didesak jadi Saksi di MKD Kasus Deddy Sitorus vs KWP, karena Sukses Damaikan  PWI vs Hotman Paris

Rabu, 12 Agu 2026 18:13 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 18:13 WIB

SURABAYA PAGI, Jakarta- Polemik Deddy H. Sitorus vs Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) memanas. Praktisi pemilu sekaligus wartawan senior David Susanto…

BSI Gandeng Nasyiatul Aisyiyah, Perluas Akses Keuangan Syariah dan Pembiayaan UMKM

BSI Gandeng Nasyiatul Aisyiyah, Perluas Akses Keuangan Syariah dan Pembiayaan UMKM

Rabu, 12 Agu 2026 17:57 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 17:57 WIB

SurabayaPagi, Surakarta — PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) memperluas kerja sama dengan organisasi kemasyarakatan Islam untuk memperkuat ekosistem ekonomi s…

Dewan Ponorogo Ramai-Ramai Setor Uang Tunjangan, Kejaksaan Amankan Lebih Dari Rp 1 M Di Hari Ke 3

Dewan Ponorogo Ramai-Ramai Setor Uang Tunjangan, Kejaksaan Amankan Lebih Dari Rp 1 M Di Hari Ke 3

Rabu, 12 Agu 2026 17:33 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 17:33 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Gelombang pengembalian uang Tunjangan Perumahan (TP) anggota dan pimpinan DPRD Ponorogo terus terjadi pasca Kejaksaan Negeri Ponorogo…

KDMP Desa Jabaran Sudah Berdiri, Diharapkan Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat

KDMP Desa Jabaran Sudah Berdiri, Diharapkan Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat

Rabu, 12 Agu 2026 16:56 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 16:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo — Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Jabaran, Kecamatan Balongbendo, kini telah berdiri. Kehadiran koperasi tersebut d…

Sidang lanjutan Praperadilan Pimred Harian Surabaya Pagi, Agenda Pemeriksaan Saksi

Sidang lanjutan Praperadilan Pimred Harian Surabaya Pagi, Agenda Pemeriksaan Saksi

Rabu, 12 Agu 2026 16:51 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 16:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Sidang lanjutan Praperadilan dugaan salah tahan Pimred Harian Surabaya Pagi Raditya M. Kadaffi di Pengadilan Negeri Surabaya Ruang …

Kasus Pengerukan Tanjung Perak disebut Kriminalisasi, Tiga Terdakwa Bantah Korupsi dan Tak Rugikan Negara

Kasus Pengerukan Tanjung Perak disebut Kriminalisasi, Tiga Terdakwa Bantah Korupsi dan Tak Rugikan Negara

Rabu, 12 Agu 2026 16:02 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 16:02 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Tiga terdakwa PT Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS) dalam perkara dugaan korupsi proyek pengerukan Kolam Pelabuhan Tanjung Perak…