Kapolres Blitar Bubarkan Paksa Pagelaran Wayang Kulit

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapolres Blitar memberikan teguran kepada Camat Talun dan Kapolsek Talun. SP/Les
Kapolres Blitar memberikan teguran kepada Camat Talun dan Kapolsek Talun. SP/Les

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar -  Dalam operasi Yustisi Prokes yang digelar polres blitar bersama tim cegah penyebaran covid-19 pada Selasa (15/9) malam, Kapolres Blitar AKBP Ahmad Fanani S.IK mengaku terkejut dengan digelarnya pertunjukan wayang kulit di kantor Kecamatan Talun.

Bagaimana tidak, jajaran angota kepolisian beserta forkopimda tengah gencar-gencarnya menegakkan  Inpres 06/2020 dan Perda 02/2020 termasuk Pergub 53/2020 untuk menekan angka covid, kegiatan yang mengundang kerumunan seperti pagelaran wayang kulit malah diselenggarakan.

AKBP Fanani meluapkan keguasarannya kepada Camat Talun Endro dan Kapolsek Talun AKP Mulyanto serta kepada seluruh panitia penyelenggara.

Ia pun lantas naik ke panggung dan meminta perhelatan wayang kulit untuk dihentikan.

"Anda tahu tidak, kalau Blitar ini jumlah pasiennya terus meningkat, apalagi Acara kalian ini tidak ada izinnya, kita gencar gencarnya melaksanakan Inpres 06/2020 termasuk Pergub 53/2020 dengan Operasi Yustisi, kalian malah tidak mendukung," ujar AKBP Ahmad Fanani kepada seluruh panitia dengan kesal.

"Ini merupakan penegakan hukum dari Inpres 6 Tahun 2020 dan Pergub Jatim No. 53 Tahun 2020, kita tidak padang bulu," tambahnya. 

Selain membubarkan paksa pagelaran wayang kulit, sejumlah warung kopi dan rumah makan turut menjadi sasaran Tim Operasi Yustisi. Pengunjung warung kopi yang melanggar protokol kesehatan langsung ditindak, ada sekitar 8 kafe dan rumah makan yang ditindak oleh Gabungan Tim Operasi Yustisi.

"Termasuk warung atau kafe yang tidak melaksanakan protokol kesehatan seperti menyediakan tempat cuci tangan, tidak menjaga jarak, tidak pakai masker, kita tutup total," pungkas Kapolres AKBP Ahmad Fanani. 

Sementara Sekda Pemda Kab Blitar Totok Subihandono kepada Surabaya Pagi, mengaku prihatin atas kekeliruan Camat Talun, Sekda mengaku terima kasih atas sikap Kapolres Blitar atas peringatan dan teguran kepada Camat Talun.

"Kami terima kasih atas teguran dan peringatan dari Bapak Kapolres Blitar, ini merupakan pembelajaran bersama, apalagi pemerintah sekarang gencar gencarnya menanggulangi pandemi Covid, ini akan kita jadikan evaluasi kedepannya, mari kita bersama sama tanggulangi pandemi dengan mematuhi aturan yang telah diwajibkan pemerintah," Kata Drs Totok Subihandono. Les

Berita Terbaru

Kesehatan Gigi Jadi Kunci Tumbuh Kembang Anak, Ketua TP PKK Madiun Ingatkan Peran Ibu

Kesehatan Gigi Jadi Kunci Tumbuh Kembang Anak, Ketua TP PKK Madiun Ingatkan Peran Ibu

Sabtu, 27 Jun 2026 20:14 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 20:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Kesehatan gigi dinilai menjadi salah satu faktor penentu untuk mencegah stunting dan mendukung tumbuh kembang anak. Karena itu K…

Komisi D Segera Turun Tangan Atasi Kelangkaan Solar di Tingkat Petani dan Nelayan

Komisi D Segera Turun Tangan Atasi Kelangkaan Solar di Tingkat Petani dan Nelayan

Sabtu, 27 Jun 2026 19:45 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 19:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – Komisi D DPRD Jawa Timur memastikan akan turun tangan menyikapi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Solar yang t…

KAI Daop 7 Madiun Pastikan Jalur Aman dan Operasional Normal Pasca-Gempa Pacitan

KAI Daop 7 Madiun Pastikan Jalur Aman dan Operasional Normal Pasca-Gempa Pacitan

Sabtu, 27 Jun 2026 19:02 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAI.com, Blitar – Gempa berskala 5.6 SR di Pacitan sore tadi ( Sabtu 27 Juni 2026), pihak PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun p…

Kode "PWL" Terungkap di Sidang, Saksi Sebut Proyek PL Dikonsultasikan ke Maidi

Kode "PWL" Terungkap di Sidang, Saksi Sebut Proyek PL Dikonsultasikan ke Maidi

Sabtu, 27 Jun 2026 16:33 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 16:33 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sidang dugaan korupsi berkedok CSR yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif Maidi mengungkap adanya kode “PWL” atau Petunjuk Pak Wali…

Rochim Kerjakan Urugan TPA Tanpa Kontrak, Saksi Sebut Atas Petunjuk Maidi

Rochim Kerjakan Urugan TPA Tanpa Kontrak, Saksi Sebut Atas Petunjuk Maidi

Sabtu, 27 Jun 2026 15:27 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 15:27 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Maidi disebut memberi petunjuk langsung terkait pengerjaan urugan di TPA Winongo senilai Rp600 juta yang diklaim sebagai CSR dari PT…

DPRD Jatim Soroti Serapan APBD Tidak Maksimal di Proyek Infrastruktur dan BTT

DPRD Jatim Soroti Serapan APBD Tidak Maksimal di Proyek Infrastruktur dan BTT

Sabtu, 27 Jun 2026 12:01 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 12:01 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – DPRD Jawa Timur menyoroti masih adanya anggaran daerah senilai Rp2,05 triliun tidak terserap hingga akhir Tahun Anggaran 2025. R…