Di Tengah Bahaya COVID-19, Warga Tuban Justru Asyik Dangdutan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tangkapan gambar video yang viral di Tuban, ratusan orang berjoget dangdut di tengah situasi pandemi. SP/ SN
Tangkapan gambar video yang viral di Tuban, ratusan orang berjoget dangdut di tengah situasi pandemi. SP/ SN

i

SURABAYAPAGI.com, Tuban - Di tengah pandemi Covid-19 yang kian meluas, ratusan warga di Kabupaten Tuban, Jawa Timur justru menggelar pesta dangdut tanpa protokol kesehatan. Selain tidak menerapkan physical distancing, pengisi acara dan pengunjung berkerumun tanpa memakai masker.

 Video yang diunggah tersebut kini tengah viral di media sosial dan menjadi kritikan pedas masyarakat di Bumi Wali tersebut. Satgas Pencegahan Covid-19 Kabupaten Tuban langsung bertindak tegas, Kamis (17/9/2020).

 Netizen menanggapi secara beragam beredarnya video ini, karena dalam video berdurasi satu menit lebih ini nampak jelas memperlihatkan pelanggaran protokol kesehatan. Rata-rata mengkritik sikap Satgas Covid-19 di sana yang tidak tegas dan terkesan membiarkan. Padahal penyebaran Covid-19 di sana cukup tinggi dan diperkirakan terus bertambah.

 Diketahui, orkes dangdut ini merupakan rangkaian acara parade sound di lapangan Singkil, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban. Awalnya diprediksi, acara ini hanya dihadiri pengusaha sound sistem sebagai peserta. Nyatanya ratusan warga sekitar hadir. Bahkan mereka ikut berdesak-desakan berjoget menikmati alunan dangdut.

 Petugas akan memberikan sanksi dobel terhadap panitia penyelenggara karena dianggap melanggar protokol kesehatan.

 Menurut Kepala Satpol PP Tuban, Heri Muharwanto, para pihak terkait akan dipanggil hari ini. "Mereka akan kita kenai dua sanksi sekaligus," ujar Heri.

 Sementara itu, penyebaran Covid-19 di wilayah Tuban masih cukup tinggi. Hingga kini tercatat 461 orang terkonfirmasi positif Covid-19, 57 di antaranya meninggal dunia, 329 orang sembuh dan 75 masih menjalani isolasi dan perawatan. Dsy2

Berita Terbaru

Berkedok Sekolah Gratis, Oknum Kyai di Ponorogo Diduga Cabuli 11 Santri Pakai Modus Minta Pijat

Berkedok Sekolah Gratis, Oknum Kyai di Ponorogo Diduga Cabuli 11 Santri Pakai Modus Minta Pijat

Selasa, 19 Mei 2026 08:44 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 08:44 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo – Kasus dugaan kekerasan seksual dan penganiayaan anak di bawah umur kembali mengguncang institusi pendidikan keagamaan. Kali ini, s…

Ketua Komisi CDPRD Apresiasi Gerak Pemkot Pemulihan Taman Kota

Ketua Komisi CDPRD Apresiasi Gerak Pemkot Pemulihan Taman Kota

Selasa, 19 Mei 2026 05:35 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 05:35 WIB

Surabaya Pagi  – Pergelaran Surabaya Vaganza, pawai budaya dalam rangka Hari Jadi Kota Surabaya yang berlangsung pada Sabtu malam (16/5) kemari , mendapat ta…

Perang Suku di Wamena, 13 Tewas, Gubernur Disangkutkan

Perang Suku di Wamena, 13 Tewas, Gubernur Disangkutkan

Selasa, 19 Mei 2026 05:35 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 05:35 WIB

SURABAYAPAGI : Perang suku di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, mencekam hingga memakan korban jiwa. Dilaporkan 13 orang tewas dalam peristiwa…

Pesawat Tempur Rafale, Rp1,63 triliun Diserahkan ke TNI

Pesawat Tempur Rafale, Rp1,63 triliun Diserahkan ke TNI

Selasa, 19 Mei 2026 05:30 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 05:30 WIB

SURABAYAPAGI : Presiden Prabowo Subianto menyerahkan sejumlah pesawat tempur dilengkapi persenjataan ke TNI untuk memperkuat alusista Indonesia khususnya dalam…

Makkah Clock Tower, Keluarkan Cahaya Hijau, Tanda Awal Bulan Hijriah

Makkah Clock Tower, Keluarkan Cahaya Hijau, Tanda Awal Bulan Hijriah

Selasa, 19 Mei 2026 05:30 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 05:30 WIB

SURABAYAPAGI : Saat azan Maghrib berkumandang pada Minggu (17/5/2026) Waktu Arab Saudi. Dari puncak Makkah Clock Tower, cahaya hijau terang memancar menembus…

Pernyataan Prabowo yang 'Nyeleneh' Turut Perdalam Pelemahan Rupiah

Pernyataan Prabowo yang 'Nyeleneh' Turut Perdalam Pelemahan Rupiah

Selasa, 19 Mei 2026 05:27 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 05:27 WIB

SURABAYAPAGI : Nilai tukar rupiah semakin terpuruk terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Mata Uang Garuda melanjutkan tren pelemahan dan semakin jauh dari level…