Komisi D DPRD Surabaya: Pemkot Tinjau Ulang Kewajiban Tes Swab

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, Badru Tama. SP
Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, Badru Tama. SP

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemkot Surabaya rencananya akan segera memberlakukan kembali mewajibkan rapid tes atau tes swab bagi para pendatang yang menginap di Surabaya.

Namun tidak hanya untuk pendatang saja, warga Kota Surabaya yang hendak melakukan perjalanan ke luar Kota Surabaya selama seminggu atau 7 hari berturut-turut, juga diwajibkan untuk menyertakan hasil tes swab bebas dari Covid-19 saat akan masuk ke Kota Surabaya.

Hingga Kamis (16/09/20), sasaran utama dari kebijakan Pemkot Surabaya ialah beberapa pasar, seperti pasar Keputran Selatan dan pasar Keputih.

Hari selanjutnya akan menggelar rapid test di pasar Pasar Gedrek Gunung Anyar pada Jumat (17/09/20). Kegiatan tersebut nampaknya juga di genjot dengan peresmian Labkesda Surabaya di Jalan Gayungsari no 124, Surabaya yang masih di pertanyakan mekanismenya.

Sebelumnya, Pemkot Surabaya meminta para warga Kota Surabaya yang hendak melakukan perjalanan ke luar kota lebih dari 7 hari, wajib melakukan swab test dan begitu pun sebaliknya kepada masyarakat luar kota yang hendak masuk atau tinggal di Kota Surabaya.

Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, Badru Tama kemudian menyarankan kepada Pemkot Surabaya bila tidak perlu membuat kebijakan yang harus memberatkan banyak lini.

"Jangan melakukan kebijakan itu tanpa melihat resiko kanan kiri kita. Bu Risma harus menghitung ulang jangan sampai sampai aturan ini hanya ikut-ikutan daerah lain. Surabaya ini masih butuh penyangga dari kota-kota lain. Kita ini belum 100% mandiri di Surabaya ini," ucapnya.

Badru melanjutkan bila, Surabaya merupakan kota terbuka, kota dimana tempat perputaran ekonomi yang tidak hanya di hasilkan oleh masyarakat Surabaya saja, tetapi juga penunjang masyarakat kota Surabaya.

"Maka tidak hanya memperhatikan masalah kesehatan tapi apakah dampak sosial dan ekonominya apakah betul. Harus diperhitungkan betul, jangan asal njeplak bikin aturan tanpa melihat sosial ekonomi masyarakat," pungkasnya. byt

Berita Terbaru

Hilang Sejak Rabu, Nenek di Blitar Ditemukan Membusuk di Sungai

Hilang Sejak Rabu, Nenek di Blitar Ditemukan Membusuk di Sungai

Minggu, 22 Feb 2026 16:39 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 16:39 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Ks (40) warga Desa Bululawang Kec Bakung Kabupaten Blitar dikejutkan dengan penemuan sesosok jasad wanita yang mengambang di alirang…

Forum Konsultasi Publik Ranwal RKPD Kota Mojokerto Tahun 2027, Wali Kota Tekankan Pentingnya Aspirasi Bottom-Up

Forum Konsultasi Publik Ranwal RKPD Kota Mojokerto Tahun 2027, Wali Kota Tekankan Pentingnya Aspirasi Bottom-Up

Minggu, 22 Feb 2026 16:18 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 16:18 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto menggelar Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal (Ranwal) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun…

Ayo Ramaikan! Pasar Takjil Ramadhan 2026 Kembali Hadir di Pasar Ketidur Kota Mojokerto

Ayo Ramaikan! Pasar Takjil Ramadhan 2026 Kembali Hadir di Pasar Ketidur Kota Mojokerto

Minggu, 22 Feb 2026 16:16 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 16:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Pasar Takjil Ramadhan kembali hadir menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 di Pasar Rakyat Ketidur, Kecamatan Prajurit…

Pesona Sumber Takir, Destinasi Wisata di Tempeh yang Dikelilingi Pepohonan Hijau

Pesona Sumber Takir, Destinasi Wisata di Tempeh yang Dikelilingi Pepohonan Hijau

Minggu, 22 Feb 2026 15:03 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 15:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Destinasi wisata Sumber Takir, yang merupakan sebuah pemandian alami yang terletak di Dusun Krajan Barat, Desa Jokarto, Kecamatan…

Suasana Sejuk Pemandian Selokambang di Lumajang Jadi Spot Favorit Liburan Keluarga

Suasana Sejuk Pemandian Selokambang di Lumajang Jadi Spot Favorit Liburan Keluarga

Minggu, 22 Feb 2026 14:54 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 14:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Pemandian Selokambang yang terletak di Desa Purwosono, Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, menyimpan keindahan…

Bumi Perkemahan Glagaharum Bakal Jadi Wisata Baru di Lereng Gunung Semeru Lumajang

Bumi Perkemahan Glagaharum Bakal Jadi Wisata Baru di Lereng Gunung Semeru Lumajang

Minggu, 22 Feb 2026 14:47 WIB

Minggu, 22 Feb 2026 14:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumjang - Saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang tengah menyiapkan Bumi Perkemahan Glagaharum seluas sekitar 10 hektare yang berada…