Eri-Armuji Bikin Kerumunan, Undang Polisi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Acara sosialisasi paslon Eri-Armuji pada Sabtu malam (19/9/2020) tidak mematuhi aturan protokol kesehatan. SP/SP
Acara sosialisasi paslon Eri-Armuji pada Sabtu malam (19/9/2020) tidak mematuhi aturan protokol kesehatan. SP/SP

i

SURABAYAPAGI, Surabaya –Sosialisasi pasangan bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota Surabaya, Eri Cahyadi dan Armuji pada Sabtu malam (19/9/2020) terjadi situasi yang tidak mengenakkan, sempat terdapat aksi ketegangan yang terjadi antara aparat kepolisian polsek Pakal dengan para warga terjadi di Kelurahan Sumberejo Kecamatan Pakal Surabaya . Acara ini bertempat di lapangan depan Gelora Bung Tomo.

Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Pakal Ahmad Shuhaeb mengatakan, pihak panitia penyelenggaraan tidak mematuhi surat izin keramaian diberikan pihak kepolisian. Dalam surat izin tersebut tercantum, pihak panitia dibatasi dengan jumlah undangan 100 orang tamu. Selain pembatasan kapasitas tamu undangan, dalam surat inipun dihimbau agar acara tetap tetap dalam koridor protokol kesehatan.

"Dari pihak PDIP itu mengadakan sosialisasi paslon Eri Cahyadi dan Armuji. Disana di saat acara. Mereka mengadakan acara dapat ijin keramaian itu dapat izin 100 orang tamu pada kenyataannya melebihi kapasitas undangan yang disetujui oleh pihak polsek kecamatan pakal. Disana juga diwajibkan jaga jarak," ungkap Shuhaeb.

Akibat kondisi yang terjadi, sosialisasi tersebut akhirnya di jaga ketat pihak kepolisian. Undangan yang baru datangpun tidak diperkenankan masuk ke lokasi acara. Hal ini untuk mengantisipasi kerumunan massa karena sudah melebihi kapasitas undangan yang telah ditentukan.

Shuhaeb menuturkan sempat ada lobying salah satu anggota dewan DPRD Kota Surabaya dengan kapolsek setempat, untuk memperbolehkan tamu undangan yang diluar masuk ke lokasi acara. Tapi pihak kepolisian tetap kekeh tidak membolehkan tamu undangan yang baru datang memasuki tempat acara.

"Panitia belum bisa mengatur jaraknya, Akhirnya terjadi kerusuhan. Memang dari panitia khusunya bapak Syaifuddin Zuhri salah satu DPRD dari PDIP sempat ngomong dengan Pak Kapolsek untuk memperoleh tamu untuk masuk ke dalam. Tapi pihak kapolsek tidak mau untuk memaskukkan tambahan tamu sebab didalam tidak ada jarak," lanjutnya.

Meski begitu, acara sosialisasi paslon Eri-Armuji tetap berjalan meski dengan jumlah tamu yang terbatas dan berada dibawah pengawasan kepolisian. Sampai berita ini dimuat belum ada konfirmasi lanjutan dari pihak kepolisian. An

 

Berita Terbaru

Peringati Mayday, Bupati Lamongan Perkuat Komitmen Kesejahteraan Pekerja

Peringati Mayday, Bupati Lamongan Perkuat Komitmen Kesejahteraan Pekerja

Sabtu, 02 Mei 2026 09:56 WIB

Sabtu, 02 Mei 2026 09:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Selalu perkuat komitmen kesejahteraan bagi para pekerja, menjadi upaya skala prioritas Pemerintah Daerah Kabupaten Lamongan, dalam…

Dorong Tata Kelola Pengadaan yang Transparan dan Berintegritas, PLN UIT JBM Perkuat Kolaborasi Mitra Kerja

Dorong Tata Kelola Pengadaan yang Transparan dan Berintegritas, PLN UIT JBM Perkuat Kolaborasi Mitra Kerja

Jumat, 01 Mei 2026 20:40 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 20:40 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Dalam upaya memperkuat sinergi dan meningkatkan kualitas tata kelola pengadaan, PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali…

Khofifah Perkuat Komitmen di May Day 2026, Hadirkan Kebijakan Nyata untuk Kesejahteraan Buruh

Khofifah Perkuat Komitmen di May Day 2026, Hadirkan Kebijakan Nyata untuk Kesejahteraan Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 20:34 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 20:34 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 dengan menggelar syukuran bersama ribuan pekerja d…

Diduga Terjatuh dari Balkon, Bocah 7 Tahun Tak Tertolong Meski Dirawat di ICU

Diduga Terjatuh dari Balkon, Bocah 7 Tahun Tak Tertolong Meski Dirawat di ICU

Jumat, 01 Mei 2026 19:46 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 19:46 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Peristiwa tragis terjadi di Rumah Sakit Hermina Madiun. Seorang bocah laki-laki berusia tujuh tahun meninggal dunia diduga setelah t…

SPSI Jatim Desak Revisi UU Ketenagakerjaan dan Tolak Syarat Buruh Miskin

SPSI Jatim Desak Revisi UU Ketenagakerjaan dan Tolak Syarat Buruh Miskin

Jumat, 01 Mei 2026 14:49 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 14:49 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Jawa Timur, Ahmad Fauzi, menyampaikan sejumlah tuntutan buruh dalam peringatan Hari B…

Viral! Plafon Kelas Poltek Madiun Ambrol, Mahasiswa Berhamburan 

Viral! Plafon Kelas Poltek Madiun Ambrol, Mahasiswa Berhamburan 

Jumat, 01 Mei 2026 13:44 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 13:44 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Insiden ambruknya plafon terjadi di Kampus 2 Politeknik Negeri Madiun, Kamis (30/4/2026) sore, viral di media sosial. Dalam video y…