Tidak Semua Lembaga Pendidikan di Kab Sumenep Dapat Dana BOS Afirmasi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
CAP : Kepala Dinas Pendidikan Kab. Sumenep, Drs.Carto, MM, (SP/Ainur Rahman)
CAP : Kepala Dinas Pendidikan Kab. Sumenep, Drs.Carto, MM, (SP/Ainur Rahman)

i

SURABAYA PAGI, Sumenep - Kepala Dinas Pendidikan Kab Sumenep, Drs. Carto menjelaskan, mengenai BOS Afirmasi itu murni bantuan dari pusat tidak ada usulan dari sekolah. Jadi murni dari pusat, sasarannya adalah sekolah yang diberikan kepada sekolah minim siswa sesuai dengan Permendiknas No.  24 tahun 2019.

“BOS Afirmasi di prioritaskan kepada sekolah miskin, makanya diprioritaskan di daerah-daerah terpencil seperti di kepulauan, bahkan di daratan saja ada delapan kecamatan tidak dapat, termasuk kota, Batuan Manding, Kalianget, Bluto, Guluk-Guluk dan Ambunten, di Kecamatan Lenteng itu ada yang dapat tapi sedikit, ada yang empat ada dua sekolah yang dapat Dana BOS Afirmasi,” katanya kepada Surabaya pagi Kamis (24/09/2020).

Dikatakan Carto, tujuan dari Dana BOS Afirmasi  adalah karena kekhawatiran apabila  Dana BOS reguler yang tidak cukup, sehingga dikasihkan rata oleh pemerintah sebesar 60 juta, selain itu juga ada Kinerja Guru.

“Sebenarnya pemerintah memberikan hadiah kepada mereka karena sekolahnya bagus, kinerja gurunya cukup baik, makanya dinas pendidikan selalu memberikan gambaran kepada sekolah untuk memberikan kinerja dan pelayanan yang baik utamanya kepada siswa,” jelasnya.

Selain itu kata dia, dinas pendidikan Kab Sumenep, menyalurkan bantuan ke sejumlah lembaga yang ada kurang lebih ada 16 item tunjangan yang diberikan oleh pemerintah pusat.

“Setiap tahun dinas pendidikan Kab  Sumenep itu mengeluarkan dana kurang lebih 500 miliyar yang disalurkan kepada lembaga pendidikan di 27 kecamatan kab Sumenep,” tuturnya.

Carto mengharapkan yang sudah dibiayai Dana Bos reguler tidak boleh lagi dibiayai oleh Dana BOS Afirmasi.

“Saya hanya mengarahkan agar lembaga pendidikan itu benar-benar memaksimalkan bantuan Dana BOS Afirmasi itu minimal 30% untuk sarana prasarana sekolah (KBM) seperti pengadaan komputer, bahkan saya menyarankan agar pihak penerima Dana BOS Afirmasi itu lebih berhati-hati didalam mengelola keuangan ya utamanya pengembangan sekolah,” pungkasnya. Ar

 

 

 

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…