Guru TK dan ART Ditemukan Simpan Sabu 6 Kilogram

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Rumah mewah di Jombang yang digerebek Polrestabes Surabaya. Dari rumah tersebut, petugas mengamankan barang bukti sabu seberat 6 kg dan ratusan ekstasi.
Rumah mewah di Jombang yang digerebek Polrestabes Surabaya. Dari rumah tersebut, petugas mengamankan barang bukti sabu seberat 6 kg dan ratusan ekstasi.

i

 

Digrebek Polrestabes Surabaya di Rumah Mewah di Jombang

 

SURABAYAPAGI.COM, Jombang – Tim Satres Narkoba Polrestabes Surabaya terus memburu beberapa bandar dan pengedar narkoba. Hal ini dibuktikan dengan mengamankan dua orang bandar narkoba hingga Kabupaten Jombang, yang merupakan diluar wilayah hukum Polrestabes Surabaya. Patut diduga, dua bandar narkoba itu merupakan pengembangan dari tangkapan bandar narkoba yang pernah ditembak mati oleh tim Satreskoba Polrestabes Surabaya.

Polrestabes Surabaya bersama Polsek Diwek, menggerebek sebuah rumah mewah di Dusun Pengkol, Desa Ceweng, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Rabu (30/9/2020) kemarin. Dari informasi yang dihimpun tim Surabaya Pagi di lokasi, penggerebekan terkait pengembangan ungkap kasus jaringan narkoba jenis sabu-sabu yang dibekuk oleh Polrestabes Surabaya.

Alhasil, dari penggerebekan itu, dua orang diamankan, yakni NF (pemilik rumah) dan TA (pembantu rumah tangga).  Dari keterangan warga sekitar rumah tersebut dihuni pasutri SA dan NF. Namun saat penggerebekan, SA tidak berada di lokasi.

Kepala Desa Ceweng, Imam Subata saat ditemui wartawan membenarkan hal tersebut. Selain mengamankan NF dan TA, polisi juga mengamankan barang bukti berupa sabu dengan berat sekitar 6 kg dan ratusan ekstasi serta kendaraan milik penghuni rumah. “Benar ada penggerebekan di rumah Saudara SA, istrinya dan seorang pembantu juga dibawa petugas beserta dengan bukti sabu. Yang saya tahu, ada enam kilogram sabu, lima kilo masih dibungkus teh cina, yang satu kilogram sudah dibungkusi plastik kecil, sama ekstasi 600 butir, serta 6 sepeda motor,” ujar Imam Subata, kepada kontributor Surabaya Pagi di Jombang, Kamis (1/10/2020).

Ia mengatakan, NF tercatat sebagai penduduk asli Dusun Pengkol, sementara suaminya SA adalah pendatang.  "Istrinya itu guru TK. Kalau suaminya katanya bekerja di bidang permebelan. Saya kurang tahu pasti karena jarang ketemu, dia juga tertutup," kata Imam.

Ia juga kaget rumah pasutri tersebut menjadi tempat penyimpanan sabu sebanyak itu. Dia menduga SA lah yang terkait jaringan bandar narkotika. “Kalau istrinya kan guru TK, kemungkinan yang bandar adalah suaminya. Informasinya peredarannya di Surabaya,” ungkapnya.

Usai penggerebekan tersebut, rumah mewah tersebut kini tampak sepi. Dan terlihat telah dipasangi garis polisi.

Sementara itu, Kapolsek Diwek AKP Achmad Choiruddin membenarkan adanya penggerebekan di rumah milik NF dan SA di Dusun Pengkol, Ceweng, Diwek, Jombang. Namun, ia enggan menjelaskan lebih lanjut terkait hal itu. "Itu pengembangan dari Polrestabes. Kami hanya diminta memasang police line saja setelah mereka menyelesaikan penggeledahan sekitar jam 9 kemarin (Rabu 30 September, red). Yang disita sabu dan ekstasi, jumlahnya kami kurang tahu," tandasnya.

Hal yang sama juga diungkapkan Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya AKBP Memo Ardian. Saat dimintai keterangan terkait penggerebekan sabu 6 kg di sebuah rumah mewah di Jombang itu, ia memilih bungkam. “No Comment, hasilnya tunggu rilis langsung dari pak Kapolrestabes, mas. Sabar,” ujar AKBP Memo, kepada Surabaya Pagi, Kamis (1/10/2020). suf/tyn/ham/rmc

 

 

 

Berita Terbaru

Balai POM Bima Perkuat Peran Kader Sekolah dalam Mewujudkan Budaya Keamanan Pangan

Balai POM Bima Perkuat Peran Kader Sekolah dalam Mewujudkan Budaya Keamanan Pangan

Jumat, 08 Mei 2026 07:40 WIB

Jumat, 08 Mei 2026 07:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bima -  Balai POM di Bima, Nusa Tenggara Barat kembali mempertegas komitmennya dalam menciptakan ekosistem sekolah yang sehat dan mandiri. …

Aturan Baru SPMB di Jember, Dispendik Tekankan Sistem Transparan Anti Curang

Aturan Baru SPMB di Jember, Dispendik Tekankan Sistem Transparan Anti Curang

Jumat, 08 Mei 2026 05:20 WIB

Jumat, 08 Mei 2026 05:20 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Jember menggelar sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran…

Bos Blueray Cargo, Didakwa Suap Pejabat BC Rp 61 Miliar

Bos Blueray Cargo, Didakwa Suap Pejabat BC Rp 61 Miliar

Jumat, 08 Mei 2026 05:15 WIB

Jumat, 08 Mei 2026 05:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Pimpinan Blueray Cargo (Grup), John Field, didakwa menyuap sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dengan uang sejumlah Rp61 …

Kereta Cepat di Makkah

Kereta Cepat di Makkah

Jumat, 08 Mei 2026 05:10 WIB

Jumat, 08 Mei 2026 05:10 WIB

Minggu ini, ribuan jemaah haji Indonesia telah tiba dan berkumpul di Makkah dari Madinah untuk melaksanakan umrah wajib dan menanti puncak haji. Sudah sekitar…

Tersangka Dugaan Pemerkosaan Santriwati, Ditangkap di Rumah Juru Kunci Petilasan

Tersangka Dugaan Pemerkosaan Santriwati, Ditangkap di Rumah Juru Kunci Petilasan

Jumat, 08 Mei 2026 05:10 WIB

Jumat, 08 Mei 2026 05:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah (Jateng), Kombes Muhammad Anwar Nasir, mengatakan AS ditangkap Kamis pagi pukul 04.45 WIB…

Urus Dokumen di Era Bupati Gus Fawait, Warga Desa Cukup Datangi MPP Mini

Urus Dokumen di Era Bupati Gus Fawait, Warga Desa Cukup Datangi MPP Mini

Jumat, 08 Mei 2026 05:09 WIB

Jumat, 08 Mei 2026 05:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Pemerintah Kabupaten Jember terus melakukan terobosan untuk mendekatkan layanan publik kepada masyarakat di wilayah pinggiran. Di bawah…