Edward Tirtanata, Berbisnis Kopi Millenial dengan Sejuta Menu Kenangan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Edward Tirtanata, co-founder dan CEO Kopi Kenangan
Edward Tirtanata, co-founder dan CEO Kopi Kenangan

i

SURABAYAPAGI, Jakarta - Edward Tirtanata, co-founder dan CEO Kopi Kenangan, melihat kekosongan produk kopi berkualitas yang tidak terlalu murah dan tidak terlalu mahal di pasar ini sebagai peluang. Untuk kemudian mengembangkan bisnis kedai kopi dengan produk kopi yang berkualitas, namun terjangkau.

Bersama temannya, James Prananto dan Christian Sutardi, Edward membangun bisnis tersebut. Mereka bertiga menggunakan dana pribadi untuk mendanai bisnis pada mulanya. Dengan modal tidak sampai 200 juta rupiah, mereka membeli peralatan dan membuka kedai kopi pertamanya di menara Standard Chartered, Jakarta.

Dalam setahun terakhir nama Kopi Kenangan begitu populer di Indonesia. Kedai kopi lokal ini sukses merebut lidah masyarakat Jakarta, khususnya kalangan milenial. Gerai Kopi Kenangan tumbuh cepat di sejumlah titik strategis ibu kota, terutama di sekitar area perkantoran dan mal.

"Saya memulai Kopi Kenangan karena ketika itu saya melihat tidak ada pilihan bagi masyarakat di Indonesia. Apabila mau minum kopi, maka opsinya hanya beli kopi instan atau kopi mahal yang seharga Rp 35.000–Rp 40.000 per cup," ungkap Edward.

Kemudian, ia melihat adanya produk es kopi susu yang mulai menjamur dan bakal menjadi tren. Namun sayangnya, saat itu belum ada pemain kedai kopi lokal yang berani membawa es kopi susu ke area perkantoran atau mal. Melihat peluang tersebut, Edward pun memberanikan diri membuka gerai Kopi Kenangan pertama di Menara Standard Chartered, Jakarta Selatan dengan modal sekitar Rp 150 juta.

Keberanian menggarap peluang baru dalam bisnis kopi di area perkantoran ternyata membuahkan hasil yang cukup memuaskan. Edward bilang gerai pertama Kopi Kenangan berhasil balik modal dalam waktu tiga bulan. "Dari pengembalian modal tersebut, saya buka lagi gerai kedua Kopi Kenangan dan sama, bisa balik modal cepat juga, sekitar empat bulan. Respon pasar sangat baik," tuturnya.

Kopi Kenangan meluncur tahun lalu dengan menawarkan menu andalan Kopi Kenangan Mantan yang dibanderol Rp 18.000 per cup. Ada pula beberapa menu lain dengan nama yang tak kalah unik, seperti Kopi Mantan Menikah, Kopi Kenangan Masa Lalu, Kopi Lupakan Dia, Kopi Teh AnDi Lau, Teh Susu Kenangan Terindah, Minuman Selingkuhan, dan Es Teh Nostalgia. Aneka menu tersebut dibanderol mulai Rp 15.000–Rp 42.000 per cup.

Bermula dari delapan gerai, kini Kopi Kenangan sudah memiliki 90 gerai di sekitar Jakarta dan Surabaya. "Dalam sehari, gerai Kopi Kenangan rata-rata bisa menjual lebih dari 1.000 cup. Ada juga gerai terbaik yang penjualannya bisa 2.000 cup per hari," kata Edward.

Menurut pria kelahiran Bandung ini, bisnis kedai kopi tanah air masih menarik untuk digarap, terutama bagi kalangan anak muda.

"Apabila tertarik untuk terjun ke bisnis ini, jangan lupa untuk membuat diferensiasi. Karena kalau kita tidak berbeda, tidak ada value proposition yang bisa diberikan kepada customers," ujarnya. Dsy1

 

Berita Terbaru

Dinilai Lakukan Kebohongan Publik, Pedagang Pasar Bakal Laporkan Kuasa Hukum Pemkot Madiun

Dinilai Lakukan Kebohongan Publik, Pedagang Pasar Bakal Laporkan Kuasa Hukum Pemkot Madiun

Jumat, 24 Jul 2026 21:32 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 21:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Paguyuban Pedagang Pasar Seluruh Kota Madiun (P3SKM) menilai keterangan kuasa hukum Pemerintah Kota Madiun, Ika Puspitaria, dalam p…

Sidang Maidi, Rofieq Minta Rochim Hapus Video Yang Berjudul "Menguak Siapa Raja Proyek di Kota Madiun"

Sidang Maidi, Rofieq Minta Rochim Hapus Video Yang Berjudul "Menguak Siapa Raja Proyek di Kota Madiun"

Jumat, 24 Jul 2026 21:30 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 21:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menampilkan bukti percakapan WhatsApp antara antara terdakwa Rochim R…

Tuan Rumah Adu Wani Wali Kota Cup 2026, IBCA BFC MMA Kota Madiun Turunkan 35 Atlet Bidik Juara Umum

Tuan Rumah Adu Wani Wali Kota Cup 2026, IBCA BFC MMA Kota Madiun Turunkan 35 Atlet Bidik Juara Umum

Jumat, 24 Jul 2026 21:25 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 21:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – IBCA BFC MMA Kota Madiun menurunkan 35 atlet untuk memburu gelar juara umum pada ajang Adu Wani Wali Kota Cup 2026. Kejuaraan MMA p…

Rampungkan Pemeriksaan Saksi, Kejaksaan Mulai Hitung Kerugian Kasus Tunjangan DPRD Ponorogo 

Rampungkan Pemeriksaan Saksi, Kejaksaan Mulai Hitung Kerugian Kasus Tunjangan DPRD Ponorogo 

Jumat, 24 Jul 2026 21:22 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 21:22 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo tancap gas untuk merampungkan penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi penentuan dan…

Hakim Minta Sujarno Jadi Tersangka di Sidang Korupsi Tanah Kas Desa Jenangan Ponorogo

Hakim Minta Sujarno Jadi Tersangka di Sidang Korupsi Tanah Kas Desa Jenangan Ponorogo

Jumat, 24 Jul 2026 21:10 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 21:10 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya mendesak Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Ponorogo untuk…

Dukung Transisi Energi Nasional, PLN UIT JBM Hadirkan Program TJSL Produksi RDF Biomassa

Dukung Transisi Energi Nasional, PLN UIT JBM Hadirkan Program TJSL Produksi RDF Biomassa

Jumat, 24 Jul 2026 18:28 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 18:28 WIB

SurabayaPagi, Banyuwangi – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung p…