Lulusan IT Berbisnis Kopi, Kini Sukses Raup Omzet Miliaran

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Togu pendiri PT. JPW Indonesia. SP
Togu pendiri PT. JPW Indonesia. SP

i

SURABAYAPAGI, Jakarta - Sebelum berbisnis dibidang kopi, Togu merupakan salah satu Sarjana IT Togu Panandaditya Siregar. Sarjana IT lulusan Universitas Bina Nusantara itu awalnya mendirikan perusahaan Jasa Pembuat Website (JPW). Togu awalnya berprofesi sebagai web developer sejak masih duduk di bangku kuliah tahun 2008.

Cukup bermodalkan Rp 10 juta, Togu mengawali bisnisnya dengan membeli mesin giling dan sealer kemasan, serta untuk membeli stok kopi.

Togu kini sukses mendirikan perusahaan yang bergerak di bidang penjualan kopi, kemasan kopi, mesin barista, dan alat membuat kopi, dengan bendera perusahaan PT. JPW Indonesia.

Seperti apa kisah sukses Togu membuka bisnis kopi dengan bendera PT JPW Indonesia hingga sukses meraih omzet Rp 1 miliar.

Sebelum usaha kopi di bawah bendera PT JPW Indonesia berdiri, Togu menceritakan, awalnya dia bersama salah seorang konsumen mengawali bisnis tersebut dengan membuka brand lain.

“Dulu saya gak suka kopi, ngerti kopi juga nggak. 2011 ada customer minta dibikinin web kopi, setelah web jadi, dia minta tolong dipasarkan di internet, lalu dia ngajak kerja sama bisnis kopi. Dulu brand-nya bukan JPW, tapi Premium Luwak Coffee. 2013 pecah kongsi, saya bikin brand akhirnya saya namakan JPW Coffee,” ungkapnya.

Sebelum melebarkan usaha hingga memproduksi aneka minuman kopi, Togu lebih dulu berjualan kemasan produk.

Selain menjual kemasan kopi, JPW juga menjual jasa printing yang menyebabkan perusahaanya itu memiliki link luas dari Aceh sampai Papua. Mulai dari petani hingga pengepul.

Sukses mendapat pasar kopi, JPW diminta untuk menyediakan mesin dan alat barista. Togu pun mengikuti permintaan pasar tersebut.

Togu mengungkapkan, pasar lokal masih menarik dibanding ekspor. Selama menjalani usaha kopi belum merasakan masa-masa sulit yang begitu signifikan.

Saat ini, JPW sudah menjual kopi sekitar 700 kilogram hingga 1 ton untuk tiap bulannya untuk biji kopi matang. Kemasannya sendiri mulai 250 gram hingga 1 kilogram.

JPW paling laku menjual kopi Gayo, Toraja, Wamena dan Bali. Perusahaan ini juga menjual kopi best seller, yakni kopi racikan sendiri berharga Rp150 ribu per kilogram.

Untuk penjualan kopi 800 kilogram, untuk 500 kilogramnya adalah kopi blend racikan sendiri. Togu mengaku bisa laris menjual kopi blend karena murah dan kualitasnya bagus.

Seiring berjalannya waktu, Togu mengembangkan bisnisnya dengan membeli ruko tiga lantai di kawasan bisnis Grand Depok City yang sudah mulai beroperasi sejak 15 Desember 2018.

Di ruko tiga lantai itu, Togu membuat kafe di lantai 2 dan 3, sedangkan lantai satu untuk showroom dan kantor. Kafe ini jadi satu-satunya di Indonesia yang menggabungkan kafe dan showroom, roastery.

Togu sengaja memilih tempat usaha di dalam komplek perumahan karena sebelum membuka usaha kopi sudah memiliki keahlian memasarkan produk lewat internet atau internet marketing konsultan. Dsy2

Berita Terbaru

Tanah Sitaan Polda Jatim Milik H. Sugianto Mangkrak, Advocat Minta Pemkab Sumenep Segera Ambil Alih

Tanah Sitaan Polda Jatim Milik H. Sugianto Mangkrak, Advocat Minta Pemkab Sumenep Segera Ambil Alih

Minggu, 07 Jun 2026 20:25 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 20:25 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep- Advokat sekaligus pelapor penggelapan tanah kas desa (TKD) di Kab. Sumenep, H. Mohammad Siddik mendesak Pemerintah Kabupaten Sumenep …

Kejar Target Puskesmas Sidoarjo Gencarkan Cek Kesehatan Gratis

Kejar Target Puskesmas Sidoarjo Gencarkan Cek Kesehatan Gratis

Minggu, 07 Jun 2026 17:06 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 17:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Demi meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya menjaga kesehatan, Puskesmas Sidoarjo gencar menyelenggarakan kegiatan Cek…

Kasus HIV AIDS Kecamatan Sidoarjo Tembus 548 Penderita

Kasus HIV AIDS Kecamatan Sidoarjo Tembus 548 Penderita

Minggu, 07 Jun 2026 17:03 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 17:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, dari 18 kecamatan dengan angka kasus penderita HIV/AIDS tertinggi…

Pembeli Mulai Sepi Imbas Gula Pasir di Lamongan Tembus Rp 17.500 per Kg

Pembeli Mulai Sepi Imbas Gula Pasir di Lamongan Tembus Rp 17.500 per Kg

Minggu, 07 Jun 2026 15:29 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Harga komoditas gula pasir di wilayah Lamongan mengalami lonjakan harga dalam beberapa hari terakhir hingga dikeluhkan para…

Peternak Kota Batu Sumringah, Harga Susu Sapi Perah Naik Tembus Rp8 per Liter

Peternak Kota Batu Sumringah, Harga Susu Sapi Perah Naik Tembus Rp8 per Liter

Minggu, 07 Jun 2026 15:18 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Para peternak sapi perah di Kota Batu, Jawa Timur kini sumringah melihat harga susu sapi segar di tingkat peternak lokal wilayah Kota…

Atasi Sampah Sungai Kali Tebu, Pemkot Surabaya Terjun Langsung Tekan Pencemaran

Atasi Sampah Sungai Kali Tebu, Pemkot Surabaya Terjun Langsung Tekan Pencemaran

Minggu, 07 Jun 2026 15:02 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti kepungan sampah plastik, kaleng, sampai rumah tangga terperangkap di trash boom Sungai Kali Tebu yang saat ini…