Bejat, Oknum PNS Setubuhi Anak Angkat Hingga Hamil lalu Diaborsi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kasatreskrim Polres Blitar AKP Donny Kristian Bara Langi.
Kasatreskrim Polres Blitar AKP Donny Kristian Bara Langi.

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Blitar – Kasus pemerkosaan terhadap gadis di bawah umur kembali terjadi. Seorang oknum pegawai negeri sipil (PNS) yang merupakan pegawai Dinas perhubungan Kabupaten Blitar tega menyetubuhi anak angkatnya.

Mirisnya, bukannya bertanggung jawab, pelaku yang diketahui berisial F alias AAG malah menyuruh korban untuk menggugurkan kandungannya dengan cara aborsi.

"Dari fakta yang kami dapat di lapangan, korban berinisial AY berusia 16 tahun ini disetubuhi oleh ayah angkatnya yang seorang PNS di Pemkab Blitar. Yang bersangkutan adalah petugas di Dinas Perhubungan Kabupaten Blitar," ujar Kasatreskrim Polres Blitar AKP Donny Kristian Bara Langi, Sabtu (3/10/2020).

Perbuatan bejat F terhadap anak angkatnya tebongkar saat korban sakit dan mengaku baru keguguran kepada kakak kandungnya.  Setelah didesak, korban mengaku jika telah dihamili oleh ayah angkatnya sendiri. Setelah hamil, dia diminta untuk menggugurkan kandungannya dengan cara aborsi.

AKP Donny menjelaskan, korban diangkat sebagai anak pelaku saat masih duduk di bangku kelas 3 SMP. "Korban diangkat sebagai anak oleh pelaku sejak kelas 3 SMP. Nah sekarang si anak ini sudah kelas 1 SMA," terangnya.

Ia menambahkan, kronologis kejadian berawal saat pelaku pulang ke rumah dalam kondisi mabuk sekitar bulan Juli lalu. Saat itu pelaku langsung masuk ke kamar korban, dan memaksa untuk melakukan hubungan badan.

"Akhirnya si anak hamil, sudah tahu hamil akhirnya diaborsi atas keputusan bersama. Janin yang diaborsi itu usianya sekitar satu setengah bulan," pungkasnya.

Kasus ini telah dilaporkan ke Polsek Wlingi. Namun karena korban masih di bawah umur, kasus ini selanjutnya dilimpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Blitar.

"Jadi ada laporan pertama di Polsek Wlingi. Kemudian karena korban masih di bawah umur kemudian dilimpahkan ke unit PPA," imbuhnya.

Sementara Kepala Dishub Kabupaten Blitar, Toha Mashuri ketika dikonfirmasi mengenai hal ini mengaku belum menerima surat resmi dari kepolisian terkait hal itu.

"Iya memang benar ada staf pengujian di PKB Unit II Wlingi yang bernama itu. Tapi saya belum menerima surat resmi pemberitahuan dari polisi mengenai kasus tersebut," ujar Toha.

Toha mengaku, pihaknya masih menunggu surat atau pemberitahuan mengenai status F alias AAG dari kepolisian.

"Apakah ditahan atau tidak, lalu proses hukumnya sudah sejauh mana. Setelah itu baru kami akan lapor ke atasan (bupati) untuk tindak lanjut berikutnya," tegasnya.

Berita Terbaru

Haier dan AQUA Bidik Pasar Jawa Timur, Perdana Tampil di PRJ Surabaya 2026

Haier dan AQUA Bidik Pasar Jawa Timur, Perdana Tampil di PRJ Surabaya 2026

Kamis, 08 Okt 2026 19:28 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 19:28 WIB

SURABAYAPAGI, Surabaya- Pasar elektronik rumah tangga di Jawa Timur menjadi salah satu sasaran penguatan bisnis Haier dan AQUA. Untuk mendekatkan diri dengan…

Penggeledahan Beruntun KPK di Madiun, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Disasar

Penggeledahan Beruntun KPK di Madiun, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Disasar

Kamis, 08 Okt 2026 18:13 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 18:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggeledah lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Kamis (8/10/2026). Kali i…

Pemkab Lumajang Gelontorkan Rp10 Miliar untuk Perbaiki Ruas Jalan Rowokangkung-Kalipepe

Pemkab Lumajang Gelontorkan Rp10 Miliar untuk Perbaiki Ruas Jalan Rowokangkung-Kalipepe

Kamis, 08 Okt 2026 15:30 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 15:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Dalam rangka perbaikan ruas jalan Rowokangkung-Kalipepe sepanjang kurang lebih 6 kilometer, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang…

Rampung Dibangun, Operasional 252 KDKMP Ponorogo Masih Tunggu Verifikasi Lapangan

Rampung Dibangun, Operasional 252 KDKMP Ponorogo Masih Tunggu Verifikasi Lapangan

Kamis, 08 Okt 2026 15:15 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 15:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Meski sebanyak 252 dari 307 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Ponorogo, telah rampung dibangun, namun untuk…

Beri Kepastian Hukum, Pemkab Banyuwangi Tetapkan Perda Perlindungan Pekerja Migran

Beri Kepastian Hukum, Pemkab Banyuwangi Tetapkan Perda Perlindungan Pekerja Migran

Kamis, 08 Okt 2026 15:05 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 15:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Guna menjamin perlindungan hukum, ekonomi, dan sosial bagi pekerja migran serta keluarganya, DPRD dan Pemerintah Kabupaten…

Kekeringan hingga Krisis Air Bersih, Warga di Jombang Rela Ambil Air Irigasi

Kekeringan hingga Krisis Air Bersih, Warga di Jombang Rela Ambil Air Irigasi

Kamis, 08 Okt 2026 14:58 WIB

Kamis, 08 Okt 2026 14:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Melihat fenomena kekeringan di musim kemarau mengakibatkan pasokan air menipis bahkan hingga krisis air bersih, salah satunya yang…