Tolak Omnibus Law, Mahasiswa dan Polisi di Blitar Adu Poster

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Adu poster mewarnai aksi unjuk rasa omnibus law di Kota Blitar. SP/ JT
Adu poster mewarnai aksi unjuk rasa omnibus law di Kota Blitar. SP/ JT

i

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Aksi demo kali ini dipusatkan di depan Kantor DPRD Kota Blitar oleh ratusan mahasiswa dari lintas organisasi dan kampus di Blitar yang menolak Omnimbus Law Undang-undang Cipta Kerja dengan unjuk rasa turun ke jalan. Selain mahasiwa, unjuk rasa ini juga diikuti buruh dan pekerja seni di Kota Blitar. 

Aksi tersebut diwarnai adu poster antara massa aksi dan petugas kepolisian yang melakukan pengamanan. Bedanya, massa aksi membawa poster berisi penolakan terhadap Omnibus Law Undang-undang Cipta Kerja.

Sementara personel polisi membawa poster yang berisi imbauan agar massa aksi mematuhi protokol kesehatan. Imbauan tersebut disampaikan polisi karena negara masih dalam situasi pandemi Covid-19. 

Kabag Humas Polres Blitar Kota Iptu Acmad Rochan mengatakan, 175 personel diterjunkan Polres Blitar Kota untuk mengamankan jalannya aksi unjuk rasa. Dalam melaksanakan pengamanan, personel dibagi menjadi tiga ring. Ring 1 melakukan pengamanan di dalam gedung DPRD Kota Blitar, ring 2 di luar pagar gedung DPRD Kota Blitar dan ring 3 melaksanakan  pengamanan di ruas Jalan Merdeka Kota Blitar.

"Selain tim yang melakukan pengamanan di tiga ring ini, juga ada tim pendisiplinan protokol kesehatan. Nah, tim pendisiplinan prokes ini tugasnya membawa poster berisi imbauan. Mereka juga membagikan masker kepada peserta aksi yang melakukan unjuk rasa," terang Rochan.

Sekedar diketahui, unjuk rasa penolakan Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja di Kota Blitar dimulai sekitar pukul 10.00 WIB. Massa aksi melakukan long march dari Istana Gebang di Jalan Sultan Agung menuju Kantor DPRD Kota Blitar di Jalan Merdeka Kota Blitar yang jaraknya sekitar 2 kilometer. Dsy10

 

Berita Terbaru

Pemkab Bojonegoro terima penghargaan EPPD 2025 Status Kinerja Tinggi

Pemkab Bojonegoro terima penghargaan EPPD 2025 Status Kinerja Tinggi

Senin, 27 Apr 2026 22:30 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:30 WIB

SurabayaPagi.com : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menerima penghargaan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) Tahun 2025 dengan Status …

Disita, 420 Bungkus cartridge Berisi Cairan Narkotika Jenis Etomidate

Disita, 420 Bungkus cartridge Berisi Cairan Narkotika Jenis Etomidate

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

SURABAYAPAGI : Awak pekan ini polisi menangkap tersangka inisial MH (29) berikut barang bukti 420 cartridge Etomidate.Ditrektur Reserse Narkoba Polda Riau…

Hai! Gubernur Jangan Berorientasi Pada Fasilitas

Hai! Gubernur Jangan Berorientasi Pada Fasilitas

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

SURABAYAPAGI : Wamendagri Bima Arya Sugiarto mengatakan Kemendagri menurunkan tim Inspektorat Jenderal (Itjen) untuk memantau aktivitas Gubernur Kaltim.…

Didemo Gunakan Anggaran Rumah Dinas Rp 25 M, Mobil Mewah Rp 8,5 M dan Konsumsi Rp 10 Miliar

Didemo Gunakan Anggaran Rumah Dinas Rp 25 M, Mobil Mewah Rp 8,5 M dan Konsumsi Rp 10 Miliar

Senin, 27 Apr 2026 22:05 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:05 WIB

SURABAYAPAGI : Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud, menggunakan anggaran jumbo hingga berujung aksi demo mahasiswa pada 21 April lalu.Aksi 21 April Rakyat…

Oknum Polisi Main dengan Markus, Greedy

Oknum Polisi Main dengan Markus, Greedy

Senin, 27 Apr 2026 22:03 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:03 WIB

Institusi Polri diguncang anggotanya lagi. Terbaru, mantan Kanit Narkoba Polresta Pulau Ambon berinisial IT ditangkap atas kasus penyalahgunaan narkoba. Pelaku…

Berebut Mahasiswa Baru, PTN Jadi Lembaga Pelatihan Kerja

Berebut Mahasiswa Baru, PTN Jadi Lembaga Pelatihan Kerja

Senin, 27 Apr 2026 22:00 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:00 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemdiktisaintek, Badri Munir Sukoco ancang ancang hentikan prodi yang kurang peminat. Badri Munir, berharap…