Aksi Mahasiswa Gresik Diwarnai Ricuh

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Aksi unjuk rasa mahasiswa menolak UU Omnibuslaw Cipta Kerja di depan Kantor DPRD Gresik. SP/M Aidid
Aksi unjuk rasa mahasiswa menolak UU Omnibuslaw Cipta Kerja di depan Kantor DPRD Gresik. SP/M Aidid

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Aksi unjuk rasa mahasiswa menolak UU Omnibuslaw Cipta Kerja di depan Kantor DPRD Gresik sempat ricuh dengan aparat kepolisian, Kamis siang (8/10).

Kericuhan dipicu oleh tindakan petugas memadamkan api yang disulut para pendemo di ban bekas. Bentrokan saling dorong antara mahasiswa dan petugas tak terelakkan. Saling lempar botol mineral juga terjadi. 

Akibat ricuh sesaat itu, seorang mahasiswa menjadi korban. Dia terjatuh saat berorasi dari atas mobil komando. Meski korban tidak mengalami luka serius, namun dia segera dilarikan ke puskesmas terdekat dengan menggunakan mobil ambulance milik Dokkes Polres Gresik.

Demonstrasi yang diikuti ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi dan organisasi ekstra kampus sejatinya sejak awal berlangsung tertib dan terkendali. Selain membawa berbagai poster berisi penolakan atas pengesahan RUU Cipta Kerja, pendemo juga mengibarkan bendera organisasi ekstra kampus, seperti HMI, PMII, IMM dan LMND.

Korlap Aksi, Khoirul Alim mengatakan, massa menginginkan DPRD Gresik ikut andil menolak disahkannya RUU Cipta Kerja yang dinilai sangat merugikan buruh dan rakyat kecil. Sebagai buktinya, massa mahasiswa menginginkan agar wakil rakyat menandatangani pakta integritas penolakan.

“Ayo pak DPRD keluar, kita rakyatmu, dengarkan aspirasi kami,” teriaknya di tengah-tengah peserta aksi.

Dikatakannya, pasal yang tertera di Omnibuslaw sangat merugikan masyarakat. Dan hanya menguntungkan dan melancarkan investor dan pemodal asing merampas lahan petani dan kekayaan alam di Indonesia.

“Ini sangat bertentangan dengan Pasal 33 ayat 3 UUD 45.  Kekayaan alam negeri Indonesia dikuasai oleh investor asing, petani dirampas lahannya, dan buruh digaji murah,” tegasnya. 

Aksi gabungan elemen mahasiswa se-Kabupaten Gresik berakhir setelah Ketua DPRD M Abdul Qodir dan beberapa anggota dewan lainnya menemui mereka. 

Pada kesempatan ini Qodir menunjukkan  selembar surat yang sudah diteken kepada para pengunjuk rasa.

Surat itu merupakan pakta integritas atas penolakan disahkannya UU Omnibuslaw Cipta Kerja. Dalam surat tersebut ada beberapa poin tuntutan, diantaranya meminta pemerintah pusat untuk segera mengeluarkan Perppu tentang pembatalan UU Cipta Kerja. did

 

Berita Terbaru

Kali Ditutup, Tambak Warga Terancam: Petambak Mengare Minta JIIPE Jangan Korbankan Wong Cilik

Kali Ditutup, Tambak Warga Terancam: Petambak Mengare Minta JIIPE Jangan Korbankan Wong Cilik

Senin, 02 Nov 2026 19:11 WIB

Senin, 02 Nov 2026 19:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Pengembangan kawasan industri semestinya membawa manfaat bagi masyarakat. Namun, ketika pembangunan justru membuat saluran air m…

MilkLife Strikers Tembus Final Singa Cup 2026, Tantang Wakil Malaysia

MilkLife Strikers Tembus Final Singa Cup 2026, Tantang Wakil Malaysia

Senin, 02 Nov 2026 18:57 WIB

Senin, 02 Nov 2026 18:57 WIB

SurabayaPagi, Singapura – MilkLife Strikers memastikan tiket ke final Singa Cup 2026 setelah finis sebagai pemuncak klasemen Grup A. Meski menelan kekalahan 0…

Dapat Anggaran Rp50,8 M, Pengelolaan Sampah di Dinas Lingkungan Hidup Tidak Optimal

Dapat Anggaran Rp50,8 M, Pengelolaan Sampah di Dinas Lingkungan Hidup Tidak Optimal

Senin, 02 Nov 2026 18:05 WIB

Senin, 02 Nov 2026 18:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Komisi D DPRD Jawa Timur menilai rancangan anggaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jatim tahun 2027 belum sesuai dengan kondisi…

BeautyFest Asia Surabaya 2026 Perluas Pengalaman Kecantikan lewat Workshop, Wellness dan Lifestyle

BeautyFest Asia Surabaya 2026 Perluas Pengalaman Kecantikan lewat Workshop, Wellness dan Lifestyle

Senin, 02 Nov 2026 17:46 WIB

Senin, 02 Nov 2026 17:46 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- BeautyFest Asia Surabaya 2026 by Popbela.com sukses digelar selama tiga hari, pada 30 Oktober–1 November 2026, di Convention Hall, T…

Sah!! Ning Ita Resmi Jabat Ketua DPC Gerindra Kota Mojokerto

Sah!! Ning Ita Resmi Jabat Ketua DPC Gerindra Kota Mojokerto

Senin, 02 Nov 2026 17:05 WIB

Senin, 02 Nov 2026 17:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita resmi menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota…

Luas Tanam Naik 2.000 Hektare, Produksi Tembakau di Ngawi Tembus 3.420 Ton

Luas Tanam Naik 2.000 Hektare, Produksi Tembakau di Ngawi Tembus 3.420 Ton

Senin, 02 Nov 2026 15:42 WIB

Senin, 02 Nov 2026 15:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Kondisi kemarau panjang mendorong sejumlah petani memanfaatkan lahan  pertanian mereka untuk membudidayakan tembakau. Sehingga, Dinas …