Diajak Nonton Dangdut, Gadis SMP Digilir 4 Pemuda

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Polisi menunjukkan barang bukti dan keempat pemuda pelaku pemerkosaan.
Polisi menunjukkan barang bukti dan keempat pemuda pelaku pemerkosaan.

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Kuningan – Nahas menimpa Bunga (bukan nama sebenarnya). Gadis yang baru berusia 13 tahun itu digilir sang pacar dan ketiga temannya di sebuah gubuk kosong.

Para pelaku yakni WS (17) pacar korban, HP (20), C (21) dan RS (20) kini telah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka.

Kapolres Kuningan AKBP Lukman SD Malik mengatakan, peristiwa pemerkosaan terhadap korban terjadi pada rabu (30/9) malam sekitar pukul 19.30 WIB. Saat itu, tersangka WS yang merupakan pacar korban mengajak korban menonton hiburan dangdut.

"Pelaku WS ini mengajak korban menonton acara dangdut. Namun kenyataannya korban malah membawa korban ke sebuah gubuk kosong di Desa Sukamaju Cibingbin," ungkap AKBP Lukman, Kamis (8/10).

Saat dalam perjalanan bersama korban, kata Lukman, tersangka WS bertemu dengan tiga orang temannya yakni HP (20), C (21) dan RS (20) yang tengah minum-minuman keras di lokasi dekat gubuk tersebut.

Karena berada di bawah pengaruh alkohol, ketiga teman WS kemudian merencanakan ingin memperkosa korban. Kemudian pelaku HP, C dan RS meminta WS untuk membujuk korban dengan rencana yang telah dibuat ketiganya.

"Ketiga tersangka ini merencanakan bagaimana caranya korban bisa disetubuhi, kemudian WS diminta untuk membohongi korban dengan berpura-pura memiliki hutang kepada salah satu dari tiga temannya itu," ucap Lukman.

"Sebagai penebus hutangnya pelaku WS memohon kepada korban agar mau disetubuhi oleh pelaku Inisial HP untuk membayar hutang itu," lanjutnya.

Korban kemudian menyetujui permintaan pelaku WS yang juga pacarnya itu untuk memenuhi nafsu bejat HP. Sebelum disetubuhi, korban terlebih dahulu diberi minuman beralkohol hingga mabuk dan tidak sadarkan diri.

"Setelah tidak sadarkan diri pelaku Inisial WS membawa korban ke sebuah gubuk dan secara bergantian keempat pelaku menyetubuhi korban," pungkas Lukman.

Aksi keji tersebut kemudian terbongkar setelah orang tua korban yang mengetahui peristiwa itu membuat laporan ke Polres Kuningan.

"Korban sempat tidak pulang ke rumah selama dua hari dan dicari orang tuanya. Saat pulang ditanya oleh orang tua dan korban menceritakan semua kejadiannya," jelas Kasatreskrim Polres Kuningan AKP Danu Raditya.

Danu juga menjelaskan, korban dan pelaku WS sebelumnya berkenalan melalui media sosial facebook. Bahkan keduanya juga pernah melakukan hubungan suami istri sebelumnya.

"Keempat pelaku ini masih tetangga, sebelumnya pelaku WS dan korban sudah pernah berhubungan badan," tegas Danu.

Akibat perbuatannya tiga pelaku yakni HP, C dan RS terancam hukuman penjara paling lama 15 tahun. Sedangkan pelaku WS, tidak ditahan karena masih berstatus dibawah umur.

Berita Terbaru

Tingkatkan Literasi Finansial Sejak Dini, KWEBS Berbagi Santunan di Tiga Panti Asuhan Surabaya

Tingkatkan Literasi Finansial Sejak Dini, KWEBS Berbagi Santunan di Tiga Panti Asuhan Surabaya

Sabtu, 14 Mar 2026 23:45 WIB

Sabtu, 14 Mar 2026 23:45 WIB

SURABAYAPAGI, Surabaya – Tingkat literasi keuangan di kalangan pelajar sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Indonesia masih perlu d…

Kunjungi KPK, Pemkab Mojokerto Matangkan Rencana Relokasi Pusat Pemerinahan ke Mojosari

Kunjungi KPK, Pemkab Mojokerto Matangkan Rencana Relokasi Pusat Pemerinahan ke Mojosari

Sabtu, 14 Mar 2026 23:42 WIB

Sabtu, 14 Mar 2026 23:42 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kabupaten Mojokerto terus mematangkan rencana kesiapan pemindahan pusat pemerintahaanya ke wilayah Mojosari. Salah …

Golkar Gresik Optimistis Raih 9 Kursi DPRD pada Pemilu 2029

Golkar Gresik Optimistis Raih 9 Kursi DPRD pada Pemilu 2029

Sabtu, 14 Mar 2026 23:38 WIB

Sabtu, 14 Mar 2026 23:38 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Gresik menargetkan peningkatan perolehan kursi di DPRD pada Pemilu 2029. Partai b…

Patroli Dini Hari, Polisi Amankan 21 Pelajar Konvoi Sahur on the Road di Kebomas

Patroli Dini Hari, Polisi Amankan 21 Pelajar Konvoi Sahur on the Road di Kebomas

Sabtu, 14 Mar 2026 23:37 WIB

Sabtu, 14 Mar 2026 23:37 WIB

SURABAYAPAGI, Gresik – Aparat kepolisian dari Kepolisian Resor Gresik mengamankan puluhan pemuda yang melakukan konvoi Sahur on the Road (SOTR) di wilayah K…

Buka Puasa Bersama, Gerindra Surabaya Tegaskan Komitmen Perjuangkan Kepentingan Rakyat

Buka Puasa Bersama, Gerindra Surabaya Tegaskan Komitmen Perjuangkan Kepentingan Rakyat

Sabtu, 14 Mar 2026 23:36 WIB

Sabtu, 14 Mar 2026 23:36 WIB

SURABAYAPAGI, Surabaya – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Surabaya menggelar silaturahmi dan buka puasa bersama para pejuang politik Partai G…

Usung Konsep Historis, Kawasan Kuliner Bogowonto Bakal Ditata Ulang

Usung Konsep Historis, Kawasan Kuliner Bogowonto Bakal Ditata Ulang

Sabtu, 14 Mar 2026 23:36 WIB

Sabtu, 14 Mar 2026 23:36 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.com, Madiun - Pemerintah Kota Madiun mengkaji ulang penataan kawasan kuliner Bogowonto. Rencananya kawasan tersebut akan dikembangkan dengan kon…