Polisi Beberkan Motif Penusukan Usai Pesta Miras di Kota Madiun

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kasat Reskrim Polres Madiun Kota AKP Agus Riyadi.
Kasat Reskrim Polres Madiun Kota AKP Agus Riyadi.

i

SURABAYA PAGI, Madiun – Kasus penusukan yang berujung maut terjadi di wilayah Kota Madiun pada Kamis (1/1/2026) dini hari. Seorang pemuda dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami sejumlah luka tusuk dalam insiden yang diduga dipicu konsumsi minuman keras.

Kasat Reskrim Polres Madiun Kota AKP Agus Riyadi mengakui terjadinya peristiwa tersebut. Ia menyebut kejadian diketahui sekitar pukul 02.30 WIB, setelah pihak kepolisian menerima laporan dari masyarakat.

“Benar, pada Kamis dini hari sekitar pukul 02.30 WIB telah terjadi dugaan tindak pidana pembunuhan,” ujar AKP Agus Riyadi, Kamis (1/1/2026).

Kronologi bermula pada Rabu malam, 31 Desember 2025 sekitar pukul 23.30 WIB, saat sekelompok anak muda berkumpul dan diduga mengonsumsi minuman keras. Dalam pertemuan itu, terduga pelaku sempat menanyakan kepada korban apakah memiliki masalah pribadi. Meski korban menyatakan tidak ada, situasi justru memanas hingga terjadi pemukulan.

“Setelah sempat dipisahkan, terduga pelaku masuk ke dalam ruangan, kemudian keluar lagi dan kembali terjadi pemukulan yang berujung penusukan,” jelasnya.

Akibat penusukan tersebut, korban mengalami luka serius dan dinyatakan meninggal dunia. Polisi memastikan jumlah terduga pelaku satu orang dan hingga kini telah memeriksa enam orang saksi.

“Hubungan korban dan pelaku bukan keluarga. Mereka saling mengenal, tetapi tidak memiliki kedekatan khusus,” kata Agus.

Petugas menerima laporan sekitar pukul 03.30 WIB dan langsung melakukan penyelidikan. Dalam waktu kurang dari dua jam, polisi berhasil mengamankan terduga pelaku sekitar pukul 05.00 WIB beserta barang bukti.

“Barang bukti yang kami amankan antara lain satu bilah pisau lipat yang diketahui dibeli secara online serta celana yang dikenakan terduga pelaku, yang diduga terdapat bercak darah,” ungkapnya.

Meski saat petugas tiba di lokasi kondisi TKP sudah dibersihkan dari darah, Agus menegaskan hal tersebut tidak menghambat proses penyidikan.

Berdasarkan pemeriksaan awal, korban mengalami lebih dari tiga luka tusuk. Namun, penyebab pasti kematian masih menunggu hasil visum resmi dari pihak medis.

Karena terduga pelaku masih di bawah umur, penanganan perkara dilakukan sesuai mekanisme hukum anak. “Kami akan menggandeng dinas sosial untuk melakukan pendampingan selama proses hukum berlangsung,” pungkas AKP Agus Riyadi. (man)

Tag :

Berita Terbaru

Haul Raja-Raja Madura di Hari Jadi ke-757, Bupati Fauzi: Jangan Lupakan Sejarah di Tengah Kemajuan

Haul Raja-Raja Madura di Hari Jadi ke-757, Bupati Fauzi: Jangan Lupakan Sejarah di Tengah Kemajuan

Sabtu, 31 Okt 2026 17:47 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 17:47 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep-Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar Haul Raja-Raja Madura sebagai puncak rangkaian Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep, di depan…

Bupati Fauzi Ziarah ke Asta Tinggi: Hormati Jasa Leluhur, Warisan Harus Dijaga

Bupati Fauzi Ziarah ke Asta Tinggi: Hormati Jasa Leluhur, Warisan Harus Dijaga

Sabtu, 31 Okt 2026 15:03 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 15:03 WIB

Jelang Hari Jadi ke-757…

Pengamat Politik Ungkap Peluang Demokrat Bangkit di Pemilu 2029: Harus Terbuka dan Bersih dari Kader Terjerat Hukum

Pengamat Politik Ungkap Peluang Demokrat Bangkit di Pemilu 2029: Harus Terbuka dan Bersih dari Kader Terjerat Hukum

Sabtu, 31 Okt 2026 09:53 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 09:53 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - Kepengurusan lengkap DPD Partai Demokrat Jawa Timur (Jatim) periode 2026-2031 hingga kini belum diumumkan. Pengamat Politik Accurate…

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum BULOG memperkuat pengawasan distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui pembentukan Satuan Tugas…

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

  SURABAYA PAGI. com, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Malang menggelar Pekan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan Tahun 2026 untuk pekerja di P…

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Chester Jevelin Thaniago dan suaminya, Soecindro Halim terseret kasus dugaan eksploitasi anak. Salah satu pelapor dalam kasus arisan…