Aksi Tolak UU Omnibus Law, Polisi Amankan Massa dari Pelajar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Para pelajar yang ditangkap berada dihalaman Mapolres Jombang. (SP/M. Yusuf)
Para pelajar yang ditangkap berada dihalaman Mapolres Jombang. (SP/M. Yusuf)

i

 

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Ditengah aksi demonstrasi mahasiswa menolak UU Omnibus Law Cipta Karya di depan gedung DPRD Jombang, polisi dikejutkan dengan kedatangan massa liar yang hendak masuk ke area demonstrasi mahasiswa.

Dari pantauan dilapangan, sekitar pukul 09.30 WIB, rombongan liar yang berada di Jalan KH Wahid Hasyim, tepatnya di sebelah selatan Polres Jombang, dihalau oleh polisi untuk membubarkan diri.

Dalam kejadian itu, rombongan liar yang berasal dari pelajar SMK terlihat melarikan diri ketika polisi hendak mendekati mereka. Dan dua pemuda berhasil diamankan oleh polisi.

Selang beberapa menit, massa liar kembali berulah di Jalan Otto Iskandar Muda. Bahkan para pelajar sempat melemparkan batu bata ke arah polisi dan wartawan yang meliput. Beruntung lemparan tersebut tidak mengenai sasaran.

Di jalan tersebut, sekitar puluhan pelajar diamankan polisi. Kemudian mereka diangkut ke Mapolres Jombang menggunakan mobil patroli untuk dilakukan penyelidikan dan pendataan.

Kasat Sabhara Polres Jombang, AKP Dwi Basuki Nugroho mengatakan, bahwa massa liar itu dari anak-anak pelajar STM dan SMA.

"Pelajar ini berusaha masuk ke barisan massa aksi mahasiswa di depan kantor DPRD Jombang. Untuk menghindari aksi anarkis, kami menghalau rombongan massa liar tersebut," katanya, kepada jurnalis, Jumat (09/10/2020).

Dari pelajar yang diamankan, terang Basuki, polisi tidak menemukan senjata tajam di dalam tas ransel yang dibawa pelajar yang ditangkap.

"Mereka katanya diajak oleh kakak kelasnya melalui WA. Kita bawa ke kantor dulu untuk kita periksa. Tidak ada senjata tajam," tukasnya.

Sementara itu, Kapolres Jombang, AKBP Agung Setyo Nugroho menerangkan, bahwa aksi dari teman-teman mahasiswa berjalan aman dan tertib. Tetapi ada beberapa adik-adik dari SMA ini berusaha masuk ke rombongan mahasiswa.

"Nanti kitabakan melakukan penyelidikan. Apa tujuannya dan lain sebagainya. Tadi kita razia, lokasi disterilkan tapi masih berusaha masuk. Karena pelajar ini bukan rombongan mahasiswa di depan DPRD tadi," terangnya.

Terkait sanksi, Kapolres Jombang belum bisa memastikan. Pihaknya akan melihat dan melakulan penyelidikan, diperiksa para pelajar tersebut.

"Makanya kita lihat dulu ya, apabila mereka berbuat anarkhis dan sebagainya, maka akan kita tindak sesuai aturan yang berlaku," pungkasnya.

Perlu diketahui, rombongan massa liar dari para pelajar yang tertangkap dan diamankan di Polres Jombang, sebanyak 43 orang.(suf)

Berita Terbaru

Uber Indonesia -Taiwan Imbang 2-2

Uber Indonesia -Taiwan Imbang 2-2

Selasa, 28 Apr 2026 22:00 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 22:00 WIB

SURABAYAPAGI : Kemenangan Rachel/Febi membuat kedudukan Indonesia vs Taiwan imbang menjadi 2-2, semalam. Saat berita ini dibuat, partai kelima, di mana Ester …

Khofifah Dorong Penguatan Industri substitusi impor sektor Farmasi

Khofifah Dorong Penguatan Industri substitusi impor sektor Farmasi

Selasa, 28 Apr 2026 21:55 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 21:55 WIB

SURABAYAPAGI :  Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendorong penguatan industri substitusi impor khususnya di sektor farmasi, demi mengurangi …

Presiden Janji Perbaiki Semua Perlintasan KA Sebesar Rp 4 triliun

Presiden Janji Perbaiki Semua Perlintasan KA Sebesar Rp 4 triliun

Selasa, 28 Apr 2026 21:50 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 21:50 WIB

SURABAYAPAGI : Presiden Prabowo Subianto mengatakan akan memperbaiki semua perlintasan KA. Hal tersebut disampaikan Prabowo usai menjenguk korban kecelakaan…

Presiden Prabowo, Jenguk Korban Didampingi Sekab Teddy

Presiden Prabowo, Jenguk Korban Didampingi Sekab Teddy

Selasa, 28 Apr 2026 21:49 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 21:49 WIB

SURABAYAPAGI : Presiden RI Prabowo Subianto menjenguk korban kecelakaan kereta api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4).…

19 Perjalanan Kereta Dibatalkan, Termasuk Argo dan Gumarang

19 Perjalanan Kereta Dibatalkan, Termasuk Argo dan Gumarang

Selasa, 28 Apr 2026 21:45 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 21:45 WIB

Tabrakan Maut antara Kereta Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line rute, Diduga Disebabkan Taksi Listrik yang Mogok di Lintasan KA…

Taksi Listrik Green SM asal Vietnam, Diduga Pemicu Insiden

Taksi Listrik Green SM asal Vietnam, Diduga Pemicu Insiden

Selasa, 28 Apr 2026 21:40 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 21:40 WIB

SURABAYAPAGI : Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi buka suara soal insiden tabrakan antara KRL Commuter Line dengan KA Argo Bromo Anggrek. Insiden tersebut…