Program Bantuan Seragam Gratis di Pasuruan Timbulkan Masalah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua dewan saat pimpin sidang
Ketua dewan saat pimpin sidang

i

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Program bantuan seragam  gratis bagi siswa SD-SMP negeri maupun swasta se-Kota Pasuruan memunculkan masalah. 

Bantuan hibah pemerintah Kota Pasuruan yang di lelang tahun 2019 dan berakhir gagal lelang tersebut dinilai memojokan institusi DPRD Kota Pasuruan. 

Hal itu diungkap Ketua DPRD Kota Pasuruan, H. Ismail Marzuki Hasan dalam rapat Badan Anggaran (Banggar)DPRD Kota Pasuruan dan Tim Anggaran (Timgar) Pemerintah Kota Pasuruan, Jumat (09/10) malam. 

Ismail mengklarifikasi pesan tertulis di media sosial instagram milik Raharto Teno yang menjadi biang masalah ini. Dalam tulisan di instagramnya, Raharto Teno menyebut, salah satu alasan program bantuan seragam sekolah tersebut gagal masuk di APBD tahun 2020, karena ada fraksi di DPRD Kota Pasuruan yang  sengaja menahan untuk tidak dilaksanakan dulu dengan alasan tahun politik. 

Ismail menanyakan hal tersebut kepada timgar yang dipimpin Pj. Sekda Anom Surahno. Menurut Ismail, tulisan tersebut memojokan institusi wakil rakyat yang berdampak buruk terhadap proses pembangunan di Kota Pasuruan. 

"Saya bertanya kepada timgar yang hadir disini, siapa yang menjadi pembisik Teno (Raharto Teno Prasetyo), karena Teno tidak ikut dalam pembahasan program bantuan seragam gratis itu, " tanyanya dengan nada tinggi. 

Padahal, lanjut Ismail, seluruh fraksi mendukung dan mendorong program tersebut yang dinilai bisa meringankan beban orang tua murid. 

"Tidak satupun fraksi menolak usulan tersebut. Malah mendorong program yang bisa meringankan beban orang tua murid ini untuk segera terwujud. Sbab, untuk urusan membangun Kota Pasuruan, kita tanggalkan dulu baju partai. Ayo kita bersama-sama membangun kota tercinta ini, "jlentreh Ismail. 

Ismail menambahkan, tidak hanya program seragam gratis yang didukung, program bantuan untuk dampak ekonomi wabah Covid-19 pun legislatif mendukung program pemkot Pasuruan. 

"Mestinya, dana tunai diberikan sebesar Rp 600 ribu perbulan selama tiga bulan sesuai dengan kebijakan pusat, oleh Pemkot Pasuruan bantuan uang tunai itu diberikan sebesar Rp 200 ribu setiap bulan selama sembilan bulan. Karena pertimbangan untuk kebaikan warga Kota Pasuruan, kami setujui dan kami dukung program tersebut, "ucap Ketua DPRD Kota Pasuruan ini. 

Mendapat pertanyaan klarifikasi Ismail, Pj. Sekda Kota Pasuruan, Anom Surahno mengatakan, permasalahan seperti ini kedepan tidak akan ada lagi. " Mari kita bangun komunikasi dengan baik. Kalau komunikasi terjalin dengan baik, tidak akan ada masalah seperti ini lagi," jelas Anom.

Berita Terbaru

Dukung Hemat Energi dan Beralih ke Kendaraan Listrik, Pemkot Surabaya Sediakan SPKLU di 5 Lokasi Strategis

Dukung Hemat Energi dan Beralih ke Kendaraan Listrik, Pemkot Surabaya Sediakan SPKLU di 5 Lokasi Strategis

Rabu, 06 Mei 2026 10:16 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 10:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya mendukung kebijakan Pemerintah Pusat dalam menghemat eneri dan mulai beralih ke kendaraan listrik, Pemerintah Kota…

Transisi ke Era Digitalisasi, Pemkot Surabaya Berlakukan Voucher Parkir di Tepi Jalan Umum

Transisi ke Era Digitalisasi, Pemkot Surabaya Berlakukan Voucher Parkir di Tepi Jalan Umum

Rabu, 06 Mei 2026 10:04 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 10:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Memasuki era digitalisasi, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, Jawa Timur, melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mulai memberlakukan…

Jusuf Kalla, Bareskrimkan Grace, Ade dan Abu

Jusuf Kalla, Bareskrimkan Grace, Ade dan Abu

Rabu, 06 Mei 2026 05:50 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 05:50 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla , tak terima pemotongan ceramahnya di Masjid Universitas Gadjah Mada (UGM) dilakukan…

Bupati Bersama Ayahnya Disidang Bareng Korupsi Rp 12,4 miliar

Bupati Bersama Ayahnya Disidang Bareng Korupsi Rp 12,4 miliar

Rabu, 06 Mei 2026 05:45 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 05:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Terdakwa bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang, bersama ayahnya, HM Kunang, resmi bergulir di meja hijau, kemarin.Pasangan bapak dan…

Sempat Jadi Perdebatan Hakim, Jaksa dan Advokat, Ternyata Nadiem Sakit Sangat Subyektif

Sempat Jadi Perdebatan Hakim, Jaksa dan Advokat, Ternyata Nadiem Sakit Sangat Subyektif

Rabu, 06 Mei 2026 05:43 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 05:43 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Mantan Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim, Selasa (5/5) memancing perdebatan keluhan sakit, sehingga gak bisa hadiri sidang. Usut punya…

Ade Armando, Merasa Diserang

Ade Armando, Merasa Diserang

Rabu, 06 Mei 2026 05:41 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 05:41 WIB

SURABAYAPAGI : Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ade Armando mengundurkan diri dari PSI. Ade menyebut pengunduran dirinya demi kebaikan bersama."Melalui…