Abu Yazid, Akan Ungkap Mafia Pasar Ganding

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Foto : Abu Yazid saat dikonfirmasi Surabaya pagi (ft. Ainur Rahman/SP)
Foto : Abu Yazid saat dikonfirmasi Surabaya pagi (ft. Ainur Rahman/SP)

i

SURABAYAPAGI, Sumenep - Pembangunan Pasar Ganding, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, yang direalisasikan tahun 2018 dan 2019 hingga kini masih menyisakan berbagai persoalan. Bahkan, pembangunan pasar itu dikeluhkan karena tak sesuai Site Plan.

 

“Dengan anggaran kurang lebih 5,4 Miliar itu, keberadaan pasar tetap dikeluhkan konsumen karena tidak adanya penataan parkir yang hendak berbelanja, selain itu ada banyak permainan di dalam pasar tersebut” kata Abu Yazid kepada Surabaya pagi Kamis (15/10).

 

Bahkan setelah di renovasi, kurang lebih ada 23 pedagang yang tadinya berjualan di los pasar sekarang tidak memiliki tempat berjualan. “Rata-rata yang tidak memiliki tempat berjualan itu adalah pedagang kain” jelasnya.

 

Abu Yazid mengaku, sebelumnya pernah  mendapat mandat langsung oleh Kadisprindaq Kabupaten Sumenep, sebagai koordinator pembangunan los pasar waktu itu, setelah itu, dirinya mengaku sudah melakukan musyawarah dengan para pedagang di pasar sampai pada akhirnya mencapai kesepakatan.

 

Namun mengejutkan sambungnya, ketika tiba-tiba di tengah rencana pembangunan los pasar,  ada oknum pasar dengan inisial (F) bersama kepala UPT Pasar Ganding Tohawi, datang ke rumahnya, kedatangan mereka bermaksud untuk mempertanyakan pembangunan los Pasar Ganding.

 

"Kita arahkan ke Kiai Fathor, namun yang terjadi (F) bersama kepala Pasar Ganding Tohawi itu menyatakan kesiapannya untuk membangun Los pasar tersebut” urainya

 

“Terus saya kaget keluhnya, padahal sebelumnya saya yang ditunjuk oleh Dinas kok tiba-tiba diserobot oleh oknum dengan inisial (F)” tudingnya. Padahal dia tidak pernah mengikuti musyawarah dalam rapat pembangunan Los Pasar Ganding tersebut.

 

Makanya lanjut dia, berencana akan mengungkap persoalan mafia Pasar Ganding, termasuk penjualan los Pasar Ganding, sebab pembangunan Los dengan ukuran 2x2 Meter dengan hanya memakai tiang kayu itu dijual dengan harga 3 Juta.

 

"Tinggal di jumlah kalau 100 los dengan harga 3 Juta dikalikan 100 los, padahal kalau kita hitung pembikinan los dengan satu tiangnya dengan harga 120 x 4 tiang berarti, 480 per los, kalau sampai 3 Jt, bagi saya sangat kemahalan, tapi pedagang tetap membelinya hanya tidak berkwitansi, tapi saya cukup bukti" pungkasnya

 

Secara terpisah, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumenep, Agus Dwi Saputra belum bisa dikonfirmasi, saat hendak dikunjungi di ruang kerjanya yang bersangkutan sedang ada diluar, kata salah satu stafnya. Ar

 

Berita Terbaru

Anggaran Puluhan Miliar, Perbaikan Jalan Baik di Ponorogo Hanya Bertambah 2,5 Hingga 4 Persen

Anggaran Puluhan Miliar, Perbaikan Jalan Baik di Ponorogo Hanya Bertambah 2,5 Hingga 4 Persen

Rabu, 15 Jul 2026 17:31 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 17:31 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo mengalokasikan anggaran jumbo berkisar Rp 80 hingga Rp 90 miliar untuk proyek perbaikan…

Dugaan Korupsi Anggaran Desa Mliriprowo, Kejari Sidoarjo Sudah Kantongi Bakal Calon Tersangka

Dugaan Korupsi Anggaran Desa Mliriprowo, Kejari Sidoarjo Sudah Kantongi Bakal Calon Tersangka

Rabu, 15 Jul 2026 16:48 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 16:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo memastikan sudah mengantongi nama bakal calon tersangka dalam kasus dugaan korupsi anggaran…

TMMD di Lamongan Fokus Pada Percepatan dan Pemerataan Pembangunan Desa

TMMD di Lamongan Fokus Pada Percepatan dan Pemerataan Pembangunan Desa

Rabu, 15 Jul 2026 16:45 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 16:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun 2026 resmi dibuka oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi melalui upacara, Rabu…

Rokok Ilegal di Lamongan Terus Diburu, Petugas Berhasil Sita 3.040 Batang

Rokok Ilegal di Lamongan Terus Diburu, Petugas Berhasil Sita 3.040 Batang

Rabu, 15 Jul 2026 16:43 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 16:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Peredaran rokok ilegal di Lamongan menjamur. Hal itu terbukti dengan keberhasilan petugas mengamankan 3.040 rokok tanpa cukai itu…

Bank Madiun Tinggal Tunggu Izin Dari OJK Untuk Bertranformasi Ke Perseroda 

Bank Madiun Tinggal Tunggu Izin Dari OJK Untuk Bertranformasi Ke Perseroda 

Rabu, 15 Jul 2026 16:23 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 16:23 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Transformasi Bank Madiun dari Perumda menjadi Perseroda ( PT BPR Bank Daerah Kabupaten Madiun) tinggal tunggu izin operasional dari …

Masih Tunggu Sarana dari Pusat, 159 KDKMP di Ponorogo Belum Beroperasi

Masih Tunggu Sarana dari Pusat, 159 KDKMP di Ponorogo Belum Beroperasi

Rabu, 15 Jul 2026 15:46 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 15:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Meski sejumlah ratusan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Ponorogo rampung di bangun, namun Pemerintah…