Maling Ketakutan, Ngumpet di Perumahan Bendul Merisi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Rumah mewah di daerah Bendul Merisi menjadi sasaran maling sejak Jumat (16/10/2020), hingga kini keberadaannya belum diketahui. SP/Anto
Rumah mewah di daerah Bendul Merisi menjadi sasaran maling sejak Jumat (16/10/2020), hingga kini keberadaannya belum diketahui. SP/Anto

i

 

 

Warga Bersama Sekuriti Ngepung Sejak Jumat Sore, baru Minggu Sore Nyerah 

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Cukup lihai pencuri satu ini yang beraksi di perumahan mewah Bendul Merisi Permai Surabaya. Sejak Jumat (16/10/2020), pencuri yang diduga seorang diri ini kepergok beberapa warga. Namun, selama dua hari, pencuri masih belum tertangkap. Sejumlah warga dan sekuriti perumahan pun sempat memblokade komplek perumahan. Bahkan, kepolisian dari Polsek Wonocolo mengerahkan drone untuk memantau kondisi pencuri dari udara.

Informasi yang dihimpun Surabaya Pagi di lapangan, pelaku dikepung sekuriti sejak Jumat pukul 16.00. Dari rekaman video ponsel salah satu warga, pelaku lari dan naik ke atap rumah warga dengan lincah.

Salah satu sekuriti Perumahan Bendul Merisi Permai Blok K, Misran, 67, mengatakan awalnya pelaku dipergoki ada di rumah Blok K 14-15. Saat dikejar sekuriti pelaku lompat naik ke atap rumah tersebut. "Saya kejar bersama teman, pelaku naik ke atap rumah lompat ke timur hilang," ungkapnya, kemarin.

Pria yang tinggal di Jalan Karah V itu menambahkan, pelaku berjumlah satu orang dan sudah dewasa.

Bahkan sekuriti setempat sempat memotret pelaku menggunakan kamera ponsel. Dari foto tersebut, diketahui ciri-ciri terduga pelaku mengenakan topi, kaus putih polos ditutupi jaket coklat dengan celana jeans hitam. Sedangkan ciri-ciri fisik fisik pelaku berkulit coklat dan berbadan kurus.

Sementara, Kanit Reskrim Polsek Wonocolo Ipda Pranoto mengatakan setelah dikepung hampir semalam pelaku tidak kunjung ditemukan. Menurutnya, Jumat malam hingga Sabtu pagi warga dan polisi sudah mengepun di Blok K dan mencari keberadaan pelaku di atap rumah warga.

 

Dicari Pakai Drone

Tak hanya itu, beberapa warga juga mendobrak rumah kosong untuk mencari tempat persembunyian pelaku. Namun pelaku masih belum ditemukan.

"Belum ditangkap masih kita lidik kita cari. Mungkin masih ngumpet di atas kalaupun belum turun duluan," ujar Pranoto dikonfirmasi lewat ponselnya, Minggu (18/10/2020) pagi.

Pranoto menambahkan, pelaku dikepung mulai sore hingga Sabtu pagi (17/10) sekitar pukul 06.00. Setelah itu, beberapa warga kembali naik ke atap rumah Blok K. Namun lagi-lagi usaha warga belum membuahkan hasil. "Siangnya kita cari kembali mutar pakai drone untuk melihat persembunyian pelaku di atas. Tapi belum ada (pelaku)," katanya.

 

Tertangkap Warga

Sementara, dari informasi beberapa warga yang didapat Surabaya Pagi, pencuri di kawasan Bendul Merisi Permai telah ditangkap Minggu sore sekitar 16:00 WIB. “Sudah tertangkap mas, sore tadi (Minggu sore kemarin, red). Sekitar jam 16:00 sore,” jawab salah satu warga di sekitar Bendul Merisi Permai yang memposting di akun media sosial Instagram @ayumm kepada Surabaya Pagi, Minggu (18/10/2020).

Warga pemilik akun @ayumm menceritakan, kronologi pencuri itu tertangkap diduga kelelahan karena pencuri itu turun sendiri dari atap dan menyerahkan sendiri. “Pencurinya turun sendiri. Dan warga langsung membawa ke polsek,” katanya.

Sementara, Kanit Reskrim Polsek Wonocolo Ipda Pranoto saat hendak dikonfirmasi Surabaya Pagi, Minggu malam tadi, masih belum mau memberikan informasi terkait penangkapan pencuri yang sudah dua hari bersembunyi di atap perumahan Bendul Merisi Permai Surabaya. nt/rmc

Berita Terbaru

Didampingi LPSK, Saksi Sebut Kelola Rp7 Miliar Atas Perintah Maidi 

Didampingi LPSK, Saksi Sebut Kelola Rp7 Miliar Atas Perintah Maidi 

Kamis, 23 Jul 2026 21:01 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 21:01 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Mantan orang dekat Wali Kota Madiun nonaktif Maidi, Aang Imam Subarkah alias Imam Pejel, mengaku mengelola dana sebesar Rp7 m…

Perkuat Sinergi Antar BPD, Bank Jatim dan Bank NTT Jalin Kerja Sama Layanan Jasa Remitansi Kemitraan

Perkuat Sinergi Antar BPD, Bank Jatim dan Bank NTT Jalin Kerja Sama Layanan Jasa Remitansi Kemitraan

Kamis, 23 Jul 2026 20:20 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 20:20 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus memperkuat transformasi digital dan kolaborasi strategis antar Bank…

Antusiasme Tinggi, Ribuan Pelanggan Jawa Timur Nikmati Promo Tambah Daya PLN

Antusiasme Tinggi, Ribuan Pelanggan Jawa Timur Nikmati Promo Tambah Daya PLN

Kamis, 23 Jul 2026 20:16 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 20:16 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Program promo tambah daya listrik bertajuk “Semangat Baru Makin Berdaya” mendapat sambutan positif dari masyarakat Jawa Timur. Hingga 2…

Putus Rantai Distribusi, Satpol PP Kota Kediri Edukasi Puluhan Pedagang Kelontong Soal Bahaya Rokok Ilegal

Putus Rantai Distribusi, Satpol PP Kota Kediri Edukasi Puluhan Pedagang Kelontong Soal Bahaya Rokok Ilegal

Kamis, 23 Jul 2026 18:59 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 18:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Kediri menggelar sosialisasi ketentuan di bidang cukai kepada puluhan pedagang kelontong…

Ratusan Petarung dari Berbagai Daerah Bakal Berlaga di Adu Wani MMA Piala Walikota Madiun 2026

Ratusan Petarung dari Berbagai Daerah Bakal Berlaga di Adu Wani MMA Piala Walikota Madiun 2026

Kamis, 23 Jul 2026 18:01 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 18:01 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - 200 petarung mixer martial arts (MMA) bakal berlaga dalam kejuaraan Adu Wani piala walikota Madiun 2026 pada tanggal 24-25 Juli di A…

10 Saksi Dihadirkan Dalam Persidangan Lanjutan Kasus Maidi, Sri Kayatin Kembali Dihadirkan 

10 Saksi Dihadirkan Dalam Persidangan Lanjutan Kasus Maidi, Sri Kayatin Kembali Dihadirkan 

Kamis, 23 Jul 2026 17:59 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 17:59 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- 10 saksi dari pihak swasta dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam sidang lanjutan kasus …