Pengamen di Pasuruan Tewas Ditusuk Usai Pesta Miras

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Para tersangka pengeroyokan dan penusukan saat diamankan di mapolres Pasuruan Kota.
Para tersangka pengeroyokan dan penusukan saat diamankan di mapolres Pasuruan Kota.

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Polresta Pasuruan berhasil membekuk enam orang pelaku penikaman hingga menyebabkan Enek Hedriyanto (20), asal Desa Kedawung, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, tewas.

Keenam tersangka semuanya warga Kabupaten Pasuruan. Yaitu Lukman Hakim (23), warga Desa Karanganyar, Kecamatan Kraton serta M Subkhi (23), M Jainul (23), M Sidin (17), Ulil Azmi (17) dan M Jufri (20), semuanya warga Desa Branang, Kecamatan Lekok.

Pengeroyokan dan penusukan itu terjadi di depan SMPN 1 Lekok, Desa Branang, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, sekitar pukul 23.30 Wib, Rabu (28/10/2020).

"Korban tewas di TKP. Setelah penyelidikan, kami menangkap enam tersangka di rumahnya masing-masing kurang dari 24 jam," jelas Kapores Pasuruan Kota, AKBP Arman, Sabtu (31/10/2020).

Arman menyebut, kelompok tersangka dan korban awalnya bertemu tidak sengaja di Pemandian Sumber Umbulan, Desa Umbulan, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, sekitar pukul 11.00 Wib, Rabu (28/10/2020). Mereka akrab, karena beberapa dari tersangka sudah mengenal korban.

Mereka sepakat pergi bersama-sama ke Desa Branang untuk mentato tersangka Ulil. Setelah mentato sekitar pukul 20.00 Wib, mereka menggelar pesta minuman keras (miras) di lapangan desa setempat.

Dua jam setelahnya, tanpa pamit korban meninggalkan lokasi pesta dengan berjalan kaki menuju warung kopi. Sampai di situ korban meminjam motor milik Karnadi yang merupakan teman dari keenam tersangka. Korban beralasan mau pergi ke rumah Ulil. Padahal posisi Ulil sedang teler akibat pesta miras.

Beberapa waktu kemudian, para tersangka termasuk Ulil dan saksi Sona yang selesai mabuk miras sampai di warung kopi itu. Di sini mereka mendapat cerita jika korban meminjam motor Karnadi untuk ke rumah Ulil.

Setelah dicek oleh Ulil, korban tidak ada di rumahnya. Merasa curiga jika korban melakukan penggelapan motor, akhirnya tersangka Ulil, Jufri, Subkhi, M Sidin, Jainul mencari korban ke menuju TPI Lekok. Sedangkan tersangka Lukman Hakim, saksi Sona dan Karnadi menunggu di warkop.

Satu jam berselang, aksi kejar-kejaran antara para tersangka dan korban berlangsung dari arah utara menuju ke selatan, dengan posisi korban diteriaki maling oleh para tersangka.

Namun apes, korban dihadang di depan SMPN 1 Lekok, hingga aksi pengeroyokan, Enek ditikam bagian perut dan pahanya, saat itu juga tumbang.

"Keenam tersangka awalnya mengaku marah karena korban diduga menggelapkan motor saksi Karnadi. Setelah kita gali motifnya, ternyata pengaruh miras," jelas Arman.

Sementara di hadapan polisi, tersangka Lukman mengaku jengkel dengan korban. Sehingga dalam keadaan mabuk dia langsung menusukkan badik yang kebetulan dibawanya dari rumah.

"Saya jengkel dan saat itu mabuk minum alkohol 70 persen bersama teman-teman di lapangan," ucap Lukman.

Dari tersangka Lukman Hakim (23) yang merupakan pelaku utama, diamankan sebilah pisau badik, yang sebelumnya sempat dibuang dan pakaian, dijadikan barang bukti. Para tersangka dijerat Pasal 338 KUHP yakni merampas nyawa orang lain subs Pasal 170 ayat (1), (2) ke (3), ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Berita Terbaru

Diduga Mengantuk, Xenia Terjun ke Sungai di Ponorogo

Diduga Mengantuk, Xenia Terjun ke Sungai di Ponorogo

Selasa, 20 Okt 2026 12:07 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 12:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo – Sebuah minibus Daihatsu Xenia berwarna putih ringsek parah setelah terjun ke sungai kecil di Jalan Raya Ponorogo-Wonogiri, Desa K…

Wabup Madiun Dorong Kader PKK Siapkan Generasi Berkualitas Menuju Indonesia Emas 2045

Wabup Madiun Dorong Kader PKK Siapkan Generasi Berkualitas Menuju Indonesia Emas 2045

Selasa, 20 Okt 2026 11:50 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 11:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Wakil Bupati Madiun dr. Purnomo Hadi menekankan pentingnya peran kader PKK dalam menyiapkan generasi berkualitas untuk menyongsong I…

Hoaks di Media Sosial Mengancam, Empat Pilar Kebangsaan Dinilai Jadi Benteng Generasi Muda

Hoaks di Media Sosial Mengancam, Empat Pilar Kebangsaan Dinilai Jadi Benteng Generasi Muda

Selasa, 20 Okt 2026 10:37 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 10:37 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Arus informasi di media sosial semakin memudahkan masyarakat terhubung dari Sabang hingga Merauke. Namun, kemudahan tersebut juga m…

Bos BPI Divonis 2 Bulan 10 Hari, Edward Raimond: Fair Trial Harus Dijaga sampai Tingkat Terakhir

Bos BPI Divonis 2 Bulan 10 Hari, Edward Raimond: Fair Trial Harus Dijaga sampai Tingkat Terakhir

Selasa, 20 Okt 2026 08:04 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 08:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Direktur Utama PT Bentang Persada Internusa (BPI), Santoso Utomo Tjioe, dijatuhi pidana dua bulan sepuluh hari penjara dalam p…

PLN UIT JBM Tanam 16.500 Bibit Mangrove di Bali, Perkuat Komitmen Pelestarian Ekosistem Pesisir

PLN UIT JBM Tanam 16.500 Bibit Mangrove di Bali, Perkuat Komitmen Pelestarian Ekosistem Pesisir

Senin, 19 Okt 2026 20:35 WIB

Senin, 19 Okt 2026 20:35 WIB

SurabayaPagi, Bali – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) terus memperkuat komitmennya terhadap pelestarian lingkungan m…

UM dan UNESA Lolos ke Final Futsal Putra Campus League Surabaya, Sektor Putri UM Menang 9-0

UM dan UNESA Lolos ke Final Futsal Putra Campus League Surabaya, Sektor Putri UM Menang 9-0

Senin, 19 Okt 2026 20:32 WIB

Senin, 19 Okt 2026 20:32 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Universitas Negeri Malang (UM) dan Universitas Negeri Surabaya (UNESA) memastikan tempat di final putra Campus League 2026 Futsal R…