ITS Sosialisasikan Metode Hidroponik, Guna Tingkatkan Nilai Ekonomi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tim Pengabdian Masyarakat (Abmas) dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ITS melakukan penelitian terkait metode hidroponik.SP/Byta Indrawati.
Tim Pengabdian Masyarakat (Abmas) dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ITS melakukan penelitian terkait metode hidroponik.SP/Byta Indrawati.

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Kondisi pandemi yang berimbas pada sektor pangan, khususnya harga sayur-sayuran, menjadi perhatian khusus bagi sivitas akademika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

Menjawab permasalahan tersebut, tim Pengabdian Masyarakat (Abmas) dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ITS melakukan penelitian terkait metode hidroponik yang paling efektif untuk dibagikan kepada masyarakat sekitar.

Selama satu bulan, Prof Dr Fahimah Martak MSi bersama dengan tim, melakukan serangkaian penelitian meliputi pembuatan instalasi hidroponik, proses persemaian, pembuatan pupuk cair, dan variasi penanaman dengan parameter yang berbeda.

“Yakni faktor cahaya terhadap kondisi persemaian, penggunaan media semai, faktor air baku dalam pupuk cair, dan faktor media tanam,” ujar guru besar Departemen Kimia, Fakultas Sains dan Analitika Data ITS ini.

Tidak hanya sekadar melakukan penelitian, lanjut Fahimah, diinovasikan pula media semai menggunakan kapas filter aquarium. Keputusan itu diambil lantaran dirasa akan lebih ekonomis ketimbang menggunakan media semai berupa rockwool.

“Kapas filter ini punya kemampuan aerasi air tinggi serta lebih tahan terhadap jamur,” tuturnya.

Selain itu, pupuk cair untuk hidroponik pun tidak lupa menjadi sorotan Fahimah dan timnya. Ia mencoba berinovasi menggunakan pupuk NPK produksi dalam negeri yang ternyata memiliki kadar kandungan yang baik untuk hidroponik.

Pupuk dalam negeri tersebut bisa bersaing dengan kualitas pupuk AB-Mix yang cenderung lebih mahal.

“Pupuk dalam negeri ini masih berbentuk padatan, perlu digerus terlebih dahulu agar lebih mudah larut,” imbuhnya.

 Semua penelitian tersebut, dimaksudkan untuk mencari metode hidroponik terbaik agar bisa diterapkan kepada masyarakat. Untuk itu, tim juga telah menggelar pelatihan bagi warga sekitar.

Pelatihan terkait metode hidroponik tersebut untuk mengupas seputar pengetahuan tentang hidroponik. Meliputi cara bercocok tanam, manfaat hidroponik, serta tanaman-tanaman yang cocok untuk hidroponik.“Kali ini kami menyasar warga RW 008 Keputih, Surabaya,” ungkapnya.

Dalam pelatihan itu, dikenalkan pula beberapa sistem hidroponik yakni sistem Deep Flow Technique (DFT) dan sistem wick yang memakai botol bekas.

“Sistem DFT yang menggunakan pipa itu memiliki hasil yang lebih baik karena sirkulasi oksigen dan zat hara secara terus menerus,” papar Fahimah.

Usai pelatihan, turut dibagikan instalasi pipa hidroponik untuk masing RT yang  hadir dan paket hidroponik berupa media semai, pupuk cair, TDS meter, berbagai benih tanaman hidroponik, hingga kain flanel.

“Paket ini diberikan untuk menunjang proses kegiatan hidroponik warga”, terang Fahimah.

Tim yang diketuai oleh Drs Agus Wahyudi MSi ini berharap agar budidaya menggunakan metode hidroponik ini bisa berlanjut, sehingga dapat meningkatkan nilai kampung RW 008 Keputih dalam program Surabaya Smart City yang diadakan oleh Pemerintah Kota Surabaya.

“Semoga tercipta kemandirian warga dalam bertanam hidroponik serta diharapkan hasilnya dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan dapur sehari-sehari ataupun dipasarkan guna meningkatkan perekonomian warga,” tandasnya. Byt

Berita Terbaru

Kuasa Hukum Minta Sugiri Bebas Murni

Kuasa Hukum Minta Sugiri Bebas Murni

Selasa, 21 Jul 2026 16:31 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 16:31 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya– Tim Penasihat Hukum Bupati nonaktif Ponorogo Sugiri Sancoko angkat suara mengenai konstruksi dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi P…

Bupati Gus Barra Salurkan Insentif bagi 1.661 Kepsek dan Guru PAUD

Bupati Gus Barra Salurkan Insentif bagi 1.661 Kepsek dan Guru PAUD

Selasa, 21 Jul 2026 15:41 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 15:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kabupaten Mojokerto mengucurkan bantuan insentif jasa pendidik tahun anggaran 2026 kepada 1.661 kepala sekolah dan…

Anggarkan Rp400 Miliar, Pemkab Sidoarjo Percepat Pembebasan Lahan Flyover Gedangan

Anggarkan Rp400 Miliar, Pemkab Sidoarjo Percepat Pembebasan Lahan Flyover Gedangan

Selasa, 21 Jul 2026 15:26 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 15:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sebagai langkah strategis mempercepat pembebasan lahan proyek Flyover Gedangan, saat ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo…

Tandai 182 Bangunan, Pemkot: Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Surabaya Masuki Tahap III

Tandai 182 Bangunan, Pemkot: Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Surabaya Masuki Tahap III

Selasa, 21 Jul 2026 15:20 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 15:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka mengembalikan fungsi sungai sekaligus mengurangi risiko banjir di wilayah Kecamatan Asemrowo dan Kecamatan…

Sambut HUT RI ke-81, Pemkot Surabaya Perbolehkan Tarik Sumbangan Tanpa Paksaan

Sambut HUT RI ke-81, Pemkot Surabaya Perbolehkan Tarik Sumbangan Tanpa Paksaan

Selasa, 21 Jul 2026 15:14 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 15:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya baru saja menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 100.3.4.3/16871/436.1.1/2026 terkait sumbangan…

Genjot Layanan Kependudukan, Disdukcapil Trenggalek Tuntaskan 100 Akta Kelahiran Anak

Genjot Layanan Kependudukan, Disdukcapil Trenggalek Tuntaskan 100 Akta Kelahiran Anak

Selasa, 21 Jul 2026 14:47 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 14:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Hingga Juni 2026, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Trenggalek mencatat capaian membanggakan dalam…