Pembacok Ustadz di Aceh Pecatan Polisi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapolres Aceh Tenggara, Aceh, AKBP Wanito Eko Sulistyo memberikan keterangan pers terkait dugaan penyerangan kepada seorang ustadz kepada sejumlah pewarta, Jumat (30/10/2020).
Kapolres Aceh Tenggara, Aceh, AKBP Wanito Eko Sulistyo memberikan keterangan pers terkait dugaan penyerangan kepada seorang ustadz kepada sejumlah pewarta, Jumat (30/10/2020).

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Meulaboh – Polisi mengungkap fakta baru terkait tersangka MA, pembacok ustadz Muhammad Zaid bin Maulana saat berdakwah dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di sebuah masjid di kawasan Aceh Tenggara beberapa waktu yang lalu.

Kapolres Aceh Tenggara, AKBP Wanito Eko Sulistyo menyebut, tersangka MA merupakan pecatan polisi. Ia menyebut pelaku yang merupakan warga desa Kandang Mbelang Mandiri, kecamatan Lawe Bulan, kabupaten Aceh Tenggara itu dipecat dari kepolisian secara tidak hormat.

“Tersangka merupakan pecatan polisi yang sudah diberhentikan secara tidak hormat tiga tahun lalu,” kata Kapolres Aceh Tenggara, AKBP Wanito Eko Sulistyo, Senin (2/11).

Dia menjelaskan, tersangka MA dipecat dari institusi kepolisian karena terbukti bersalah tidak melaksanakan tugasnya sebagai pelindung dan pengayom masyarakat yang menjadi tugas pokoknya sebagai anggota polisi. Tak hanya itu, tersangka juga kerap bermasalah hingga akhirnya diberhentikan secara tidak hormat.

Terkait kasus pembacokan, ia megatakan pihaknya masih terus menyelidiki penyebab tersangka melakukan aksi tersebut.

Diketahui sebelumnya, ustad Zaid Maulana dibacok tersangka berinisial MA saat berceramah pada peringatan Maulin Nabi Muhammad SAW di masjid Al Husna, desa Kandang, Mbelang Mandiri, kecamatan Lawe Bulan, kabupaten Aceh Tenggara pada Kamis (29/10) lalu.

Ia juga memastikan proses hukum terhadap kasus tersebut akan terus dilakukan untuk memastikan penyebabnya.

“Kasus ini masih kita selidiki, masih terus cob akita gali apa motifnya, sejauh ini tersangka masih banyak diam,” kata Kapolres Wanito Eko Sulistyo.

Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Berangkatkan 3.000 Peserta Mudik Gratis Kapal Laut dari Pelabuhan Jangkar

Gubernur Khofifah Berangkatkan 3.000 Peserta Mudik Gratis Kapal Laut dari Pelabuhan Jangkar

Senin, 16 Mar 2026 03:48 WIB

Senin, 16 Mar 2026 03:48 WIB

SurabayaPagi, Situbondo – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberangkatkan 3.000 peserta Program Mudik-Balik Gratis Angkutan Lebaran Tahun 2026 m…

Bupati PKB Peras Staf untuk THR

Bupati PKB Peras Staf untuk THR

Minggu, 15 Mar 2026 20:50 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:50 WIB

Bupati Cilacap Tugaskan Sekda, Cari Dana ke Setiap Perangkat Daerah Sebesar Rp 515 juta     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK resmi menahan Bupati Cilacap S…

Bupati "Setor" THR ke Forkopimda, Terjadi Dimana-mana

Bupati "Setor" THR ke Forkopimda, Terjadi Dimana-mana

Minggu, 15 Mar 2026 20:43 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:43 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kasus Bupati Cilacap yang diduga meminta sejumlah uang dari tiap perangkat daerah di Kabupaten Cilacap dengan "target setoran"…

Presiden Perintahkan Kapolri Usut Tuntas dan Transparan

Presiden Perintahkan Kapolri Usut Tuntas dan Transparan

Minggu, 15 Mar 2026 20:42 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen Polri menuntaskan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS,…

Aktivis KontraS, Teriak Kesakitan

Aktivis KontraS, Teriak Kesakitan

Minggu, 15 Mar 2026 20:39 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:39 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Andrie sontak berteriak kesakitan hingga menjatuhkan motornya. Berdasarkan kronologi dari KontraS, Andrie Yunus sedang mengendarai…

Bahlil Gertak Penjual Minyak di Singapura

Bahlil Gertak Penjual Minyak di Singapura

Minggu, 15 Mar 2026 20:37 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:37 WIB

Kini Stok BBM dan LPG Aman Jelang Lebaran 2026     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kebutuhan BBM menjelang Lebaran 2026 diproyeksikan meningkat signifikan, m…