Pelatihan Pengadaan Barang/Jasa Berbasis TIK Dibuka Bupati Jombang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Jombang, Mundjidah Wahab. SP/ M. Yusuf
Bupati Jombang, Mundjidah Wahab. SP/ M. Yusuf

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Badan Kepegawaian Daerah Pendidikan Pelatihan (BKD PP) mengadakan pelatihann pengadaan barang/jasa berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), Selasa (03/11/2020).

Pelatihan yang dibuka langsung oleh Bupati Jombang itu, diselenggarakan di Hotel Jawa Dwipa, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, pada Senin (02/11/2020) kemarin.

Peserta yang mengikuti pelatihan sebanyak 90 Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemkab Jombang. Pembukaan kegiatan ini ditandai dengan penyematan tanda peserta secara simbolis oleh Bupati Jombang kepada dua orang perwakilan.

Bupati Jombang, Mundjidah Wahab mengatakan, bahwa kegiatan pelatihan ini begitu penting, karena dengan adanya pelatihan ini bisa menjadi salah satu momentum dalam membangun komitmen bersama mewujudkan Kabupaten Jombang yang bersih dan bebas KKN.

"Pelatihan dan ujian sertifikasi ini memiliki makna yang sangat penting terkait seringnya terjadi perbedaan persepsi dalam pengadaan barang/jasa," katanya.

Sehingga, terang Mundjidah, pemerintah berkewajiban untuk memfasilitasi para pejabat pembuat komitmen, pejabat pengadaan dan pengelola pengadaan pada masing masing OPD dalam memahami atau melaksanakan pengadaan barang/jasa, untuk dapat terlaksana sesuai jadwal serta tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Yang menjadi masalah utama dalam setiap pelatihan ini adalah, adanya peserta yang ikut karena terpaksa hanya karena tugas. Bukan karena panggilan atau kemauan yang kuat dari ASN, bahkan sudah terbentuk opini banyak ASN yang sengaja tidak serius untuk lulus saat mengikuti pelatihan, dengan maksud apabila dirinya tidak memiliki sertifikat maka tidak bisa ditunjuk menjadi PPK ataupun pejabat pengadaan," terangnya.

Bupati mengimbau kepada peserta pelatihan agar bisa mengikuti pelatihan dengan baik dan dapat lulus ujian sertifikasi. "Sekali lagi saya minta seluruh peserta mengikuti kegiatan ini dengan serius tulus ikhlas untuk mensukseskan program pemerintah, mengendalikan pelaksanaan program/ kegiatan pembangunan serta upaya meminimalkan permasalahan yang akan muncul dikemudian hari," tukasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Pendidikan Pelatihan (BKD PP) Kabupaten Jombang, Senen mengungkapkan, peserta yang ikut dalam kegiatan tersebut berjumlah 90 orang. Mereka yaitu 39 pejabat pelaksana/staf, 28 pejabat pengawas, dan 23 pejabat administrator.

"Puluhan ASN Pemkab Jombang ini menerima pelatihan pengadaan barang/jasa dengan model pembelajaran E-learning, yaitu pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi," ungkapnya.

Senen menegaskan, diklat ini sangat penting untuk diadakan. "Selain faktor kekurangan SDM yang bisa mengurusi pengadaan barang/jasa, tentunya juga agar terjadi kesamaan visi dan misi lintas OPD," pungkasnya.

Perlu diketahui, bahwa jumlah aparatur Pemerintah Kabupaten Jombang yang telah memiliki Sertifikat Keahlian Tingkat Dasar sebanyak 276 orang. Terdiri dari 77 pejabat pelaksana, 121 Pejabat Pengawas dan 82 Pejabat Administrator..

Jumlah ASN yang memiliki sertifikat tersebut tidak merata pada perangkat daerah. Bahkan ada perangkat daerah tidak ada sama sekali PNS-nya yang memiliki sertifikat keahlian barang/jasa. suf

Berita Terbaru

Dukung Transformasi Industri, PLN Gelar Courtesy Meeting Dengan PT Gudang Garam Tbk

Dukung Transformasi Industri, PLN Gelar Courtesy Meeting Dengan PT Gudang Garam Tbk

Senin, 06 Jul 2026 17:44 WIB

Senin, 06 Jul 2026 17:44 WIB

SurabayaPagi, Kediri – PT PLN (Persero) menggelar Courtesy Meeting bersama PT Gudang Garam Tbk bertempat di Gedung Kantor PT Gudang Garam Tbk, Kediri. P…

Mengenal Leverage Crypto Trading, Strategi Memaksimalkan Peluang

Mengenal Leverage Crypto Trading, Strategi Memaksimalkan Peluang

Senin, 06 Jul 2026 17:00 WIB

Senin, 06 Jul 2026 17:00 WIB

SURABAYA PAGI, Jakarta- Trading crypto menawarkan berbagai strategi yang dapat disesuaikan dengan tujuan dan profil risiko masing-masing investor. Selain…

Eksepsi Kasus Dugaan Penipuan Rp 5 Miliar, Terdakwa Sebut Dakwaan Jaksa Kabur

Eksepsi Kasus Dugaan Penipuan Rp 5 Miliar, Terdakwa Sebut Dakwaan Jaksa Kabur

Senin, 06 Jul 2026 16:49 WIB

Senin, 06 Jul 2026 16:49 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya – Dua terdakwa perkara dugaan penipuan investasi senilai Rp 5 miliar, Agustin Widyawati dan Ranto Hensa Barlin Sidauruk, mengajukan e…

DPRD Lamongan Setujui Pertanggungjawaban APBD 2025, Berikan Rekom Solutif Minta PAD Dioptimalkan

DPRD Lamongan Setujui Pertanggungjawaban APBD 2025, Berikan Rekom Solutif Minta PAD Dioptimalkan

Senin, 06 Jul 2026 16:40 WIB

Senin, 06 Jul 2026 16:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan – Melalui berbagai tahapan rapat maraton, akhirnya DPRD Kabupaten Lamongan menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), P…

Tetap Hidup Bersama Panasnya Surabaya, Kisah Teknisi AC Berjuang di Tengah Kondisi Ekonomi Sekarang

Tetap Hidup Bersama Panasnya Surabaya, Kisah Teknisi AC Berjuang di Tengah Kondisi Ekonomi Sekarang

Senin, 06 Jul 2026 16:36 WIB

Senin, 06 Jul 2026 16:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Cuaca panas yang terjadi surabaya yang menyebabkan banyak masyarakat yang gerah dan merasa kepanasan. Dalam kasus ini alat…

Viral di Media Sosial, Ketua Komisi A DPRD Surabaya Desak Pemkot Usut Dugaan Pungutan RT/RW di Sememi

Viral di Media Sosial, Ketua Komisi A DPRD Surabaya Desak Pemkot Usut Dugaan Pungutan RT/RW di Sememi

Senin, 06 Jul 2026 16:35 WIB

Senin, 06 Jul 2026 16:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Viral di media sosial dugaan pungutan yang dilakukan RT dan RW di Kelurahan Sememi, Kecamatan Benowo, setelah dokumen berisi d…