Pj Bupati Bersihkan Monumen Jayandaru Alun-Alun

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kegiatan bersih-bersih lewat program Jogo Taman Delta dilakukan rutin oleh Cak Hud tiap hari Jum'at. SP/ Sugeng Purnomo
Kegiatan bersih-bersih lewat program Jogo Taman Delta dilakukan rutin oleh Cak Hud tiap hari Jum'at. SP/ Sugeng Purnomo

i

SURABAYAPAGI, Sidoarjo - Monumen Jayandaru yang berada di Alun-Alun menjadi ikon kota Sidoarjo. Monumen Jayandaru yang dibangun tahun 2017 itu sempat viral karena adanya beberapa patung petani dan nelayan. Selain itu, Jayandaru menjadi ikonik kota delta karena di puncak monumen ada patung lambang Sidoarjo, Udang dan Bandeng.

Sejak awal dibangun, Jayandaru belum pernah dibersihkan dengan disemprot sampai atas. Banyak debu yang menempel bahkan cukup tebal. Pembersihannya pun akhirnya tidak bisa langsung, perlu beberapa kali di semprot air dengan tekanan tinggi.

Termasuk area halaman Jayandaru yang nampak terlihat lama sekali belum pernah dibersihkan. Debu cukup tebal menempel di tembok dan lantai.

Pj Bupati Hudiyono yang biasa dipanggil Cak Hud bersama DLHK dibantu oleh masyarakat menyemprot menggunakan mobil tangki air dan menggosok tembok sekeliling monumen hingga bersih. Termasuk tanaman yang tumbuh di pucuk monumen ikut dibersihkan.

" Ini perubahan luar biasa ya, ini kami bertiga ada kepala DLHK dan Kabidnya, ikut turun dan ternyata kalau kita hadir langsung cepat bersih. Dan masyarakat disini ikut membantu kerja bakti. Tadi endapan kotoran cukup tebal, dan sekarang sudah kelihatan bersih", kata Cak Hud, Jumat (6/11/2020) di Alun-alun Sidoarjo.

Cak Hud menilai kinerja bagian kebersihan di lapangan kurang optimal. Kotoran debu hampir setengah sentimeter. "Ini artinya ada kinerja teman-teman kebersihan di lapangan kurang optimal, maka tadi sudah saya sentuh hatinya, saya ajak kerja ikhlas dan kerja bersama-sama. Kita ajak masyarakat bersama-sama peduli menjaga kebersihan ikon kota Sidoarjo", ujar Cak Hud.

Dengan merawat dan menjaga Alun-alun serta kebersihan monumen Jayandaru, Cak Hud yakin banyak masyarakat yang ikut senang dan pengunjung alun-alun merasa nyaman.

Kegiatan bersih-bersih lewat program Jogo Taman Delta dilakukan rutin oleh Cak Hud tiap hari Jum'at. Cak Hud juga berharap kebiasaan ini diikuti sampai tingkat kecamatan dan desa/keluaran dengan melibatkan masyarakat.

"Ini menjadi role model ya, apakah ada pengaruhnya ketiga pimpinan turun. Seperti ini tadi kita turun langsung jadi langsung bersih. Nanti di setiap kecamatan sampai kepala desa kita harapkan seperti itu. Se intensif mungkin se sering mungkin bahwa ini merupakan tanggung jawab pemerintah dan masyarakat, memang ada masyarakat yang kurang peduli, nah ini tugas kita, kita tidak akan diam, terus memberikan pengertian dan pemahaman, bahwa ini kemanfaatnya untuk kita bersama", pungkas Cak Hud. Sg

 

 

 

 

Berita Terbaru

Luncurkan Program ELSINDUK GEMES, PLN UIT JBM Dorong Ekonomi Sirkular dari Pengelolaan Bank Sampah

Luncurkan Program ELSINDUK GEMES, PLN UIT JBM Dorong Ekonomi Sirkular dari Pengelolaan Bank Sampah

Selasa, 21 Jul 2026 23:16 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 23:16 WIB

SurabayaPagi, Gresik – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan b…

Aktivis Pemuda Apresiasi Upaya Sinergi Komdigi Berantas Judol

Aktivis Pemuda Apresiasi Upaya Sinergi Komdigi Berantas Judol

Selasa, 21 Jul 2026 23:02 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 23:02 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Upaya pemerintah dalam memberantas praktik judi online (judol) terus mendapatkan dukungan dari berbagai elemen masyarakat. Kalangan…

2 Hektar Hutan Perhutani di Sampung Ponorogo Terbakar, Diduga Sengaja Dibakar OTB

2 Hektar Hutan Perhutani di Sampung Ponorogo Terbakar, Diduga Sengaja Dibakar OTB

Selasa, 21 Jul 2026 21:18 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 21:18 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kebakaran hutan melanda kawasan perhutani di Petak 62 RPH Ngangsiran, BKPH Sampung, KPH Madiun, yang masuk dalam wilayah Kecamatan…

Sensus Ekonomi Ponorogo Capai 58,62 Persen, BPS Beber Faktor Penghambat 

Sensus Ekonomi Ponorogo Capai 58,62 Persen, BPS Beber Faktor Penghambat 

Selasa, 21 Jul 2026 21:10 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 21:10 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 di Kabupaten Ponorogo menunjukkan progres positif. Berdasarkan data Aplikasi FASIH Pendataan SE…

BEM Nusantara Jatim Kirim Karangan Bunga ke Kejati, Protes Penanganan Kasus Eks Jampidsus

BEM Nusantara Jatim Kirim Karangan Bunga ke Kejati, Protes Penanganan Kasus Eks Jampidsus

Selasa, 21 Jul 2026 20:06 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 20:06 WIB

‎ ‎SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – BEM Nusantara Jawa Timur mengirim karangan bunga ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur, Selasa (21/7/2026), sebagai aksi simb…

Persidangan Ungkap PT JPC Tidak Miliki Perjanjian Kontraktual Langsung Dengan Pemilik Lahan  ‎

Persidangan Ungkap PT JPC Tidak Miliki Perjanjian Kontraktual Langsung Dengan Pemilik Lahan ‎

Selasa, 21 Jul 2026 20:03 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 20:03 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sidang gugatan perdata sengketa pengelolaan lahan parkir yang melibatkan PT Jatim Parkir Center (JPC) kembali bergulir di Pen…