Dua Pelajar SMP Digilir 4 Pemuda Usai Pesta Miras

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
WS dan MN, pelaku persetubuhan yang berhasil diamankan polisi.
WS dan MN, pelaku persetubuhan yang berhasil diamankan polisi.

i

Korban Kenal dengan Salah Satu Tersangka Lewat Facebook

 

SURABAYAPAGI.COM, Nganjuk – Nahas menimpa, Mawar (15) (nama samara-red). Masa depannya hancur akibat ulah bejat empat pemuda yang baru dikenalnya. Aksi bejat tersebut dilakukan di rumah WS (20) salah satu tersangka warga Desa Sekaran, Kecamatan Loceret Kabupaten Nganjuk.

Kasubag Humas Polres Nganjuk, Iptu Rony Yunimantara  mengungkapkan peristiwa yang dialami Mawar, bermula dari WS yang mengajak korban untuk main ke rumahnya melalui pesan singkat yang dikirim melalui medsos (Facebook).

Mereka tidak pernah bertemu sebelumnya karena salah satu pelaku kenal WS lewat Facebook.

Ajakan bermain, disambut baik oleh korban dan tanpa berpikir panjang Mawar mengajak temannya, sebut saja Bunga (14) ke rumah WS dengan mengendarai sepeda motor.

Sesampai di rumah WS, dua remaja putri yang masih belia ini disambut oleh tiga rekan WS, diantaranya MN (24) warga Desa Batembat, Kecamatan Pace Kabupaten Nganjuk dan dua pemuda lainnya yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) yakni DE dan DK.

“Empat pemuda tersebut, diketahui pada waktu itu sedang mengadakan pesta miras atau arak Jowo,” ungkap Iptu Rony.

Lebih lanjut Iptu Rony mengatakan keempat pemuda tersebut tanpa menunjukkan gelagat yang mencurigakan mengajak bercanda kedua remaja belia ini sambil menenggak miras.

Sekitar pukul 15.00 WIB keempat pemuda itu yang kemungkinan telah terpengaruh miras jenis arak Jowo (arjo) memaksa kedua remaja putri ini untuk melayani nafsu syetannya.

“Mawar dipaksa melayani hubungan badan dengan MN dan Bunga dipaksa melayani tiga pemuda lainnya yakni WS dan dua temannya yang masih buron,” kata Iptu Rony.

Setelah keempat pemuda itu selesai menyalurkan hasratnya, kedua putri belia ini pulang kerumahnya masing-masing. Ketika sampai dirumah, kedua korban ini bercerita kepada orang tuanya.

Seakan disambar petir disiang bolong, kedua orang tua tersebut kaget dan marah saat mendengar cerita anak kesayangannya, serta tidak terima dengan apa yang telah diperbuat oleh empat pemuda dan akhirnya melaporkan kasus tersebut ke Polsek Loceret.

“Mendapati laporan tersebut, pihak Polsek Loceret langsung melakukan penangkapan pada tersangka. Dari penangkapan itu pihaknya berhasil mengamankan dua pelaku, sedangkan dua pelaku lainnya masih buron,” jelasnya.

Untuk kedua tersangka WS dan MN kini telah diamankan di Polres Nganjuk bersama barang bukti berupa satu buah baju dan celana dalam korban serta satu bukti visum. Sedangkan kedua tersangka yang masih DPO, pihaknya masih terus melakukan pengejaran.

Untuk para tersangka bakal dikenakan pasal 81 ayat (1) Undang-undang RI nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang RI No 35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

“Serta Undang undang nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan Perpu nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi Undang Undang,” pungkasnya.

Berita Terbaru

Tanah Sitaan Polda Jatim Milik H. Sugianto Mangkrak, Advocat Minta Pemkab Sumenep Segera Ambil Alih

Tanah Sitaan Polda Jatim Milik H. Sugianto Mangkrak, Advocat Minta Pemkab Sumenep Segera Ambil Alih

Minggu, 07 Jun 2026 20:25 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 20:25 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep- Advokat sekaligus pelapor penggelapan tanah kas desa (TKD) di Kab. Sumenep, H. Mohammad Siddik mendesak Pemerintah Kabupaten Sumenep …

Kejar Target Puskesmas Sidoarjo Gencarkan Cek Kesehatan Gratis

Kejar Target Puskesmas Sidoarjo Gencarkan Cek Kesehatan Gratis

Minggu, 07 Jun 2026 17:06 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 17:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Demi meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya menjaga kesehatan, Puskesmas Sidoarjo gencar menyelenggarakan kegiatan Cek…

Kasus HIV AIDS Kecamatan Sidoarjo Tembus 548 Penderita

Kasus HIV AIDS Kecamatan Sidoarjo Tembus 548 Penderita

Minggu, 07 Jun 2026 17:03 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 17:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, dari 18 kecamatan dengan angka kasus penderita HIV/AIDS tertinggi…

Pembeli Mulai Sepi Imbas Gula Pasir di Lamongan Tembus Rp 17.500 per Kg

Pembeli Mulai Sepi Imbas Gula Pasir di Lamongan Tembus Rp 17.500 per Kg

Minggu, 07 Jun 2026 15:29 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Harga komoditas gula pasir di wilayah Lamongan mengalami lonjakan harga dalam beberapa hari terakhir hingga dikeluhkan para…

Peternak Kota Batu Sumringah, Harga Susu Sapi Perah Naik Tembus Rp8 per Liter

Peternak Kota Batu Sumringah, Harga Susu Sapi Perah Naik Tembus Rp8 per Liter

Minggu, 07 Jun 2026 15:18 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Para peternak sapi perah di Kota Batu, Jawa Timur kini sumringah melihat harga susu sapi segar di tingkat peternak lokal wilayah Kota…

Atasi Sampah Sungai Kali Tebu, Pemkot Surabaya Terjun Langsung Tekan Pencemaran

Atasi Sampah Sungai Kali Tebu, Pemkot Surabaya Terjun Langsung Tekan Pencemaran

Minggu, 07 Jun 2026 15:02 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti kepungan sampah plastik, kaleng, sampai rumah tangga terperangkap di trash boom Sungai Kali Tebu yang saat ini…