Mengaku Polisi, Bawa Kabur Motor Pemilik Warung

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Motor pelaku saat di periksa petugas di depan warung Mbah Misti, di saksikan korban (baju merah). SP/Les
Motor pelaku saat di periksa petugas di depan warung Mbah Misti, di saksikan korban (baju merah). SP/Les

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Ada ada saja ulah pelaku kejahatan, seperti peristiwa yang terjadi Rabu (11/11) sekitar pukul 10.00 di alami oleh Bu Misti (60) warga Desa Salamrejo Kec.Binangun Kab.Blitar ini, harus kehilangan motor Jenis Honda Scoopy dengan nomor Polisi AG 4508 OAL setelah diperdaya seseorang yang mengaku Polisi.

Kejadian tersebut seperti laporan Mbok Misti ke Polsek Binangun, bermula  warungnya di datangi seseorang pria dengan mengendarai motor jenis Suzuki Satria dengan nomor Polisi S 4611 TA, membeli rokok dengan Merk tertentu.

"Karena mencari rokok yg di maksud tidak ada, pelaku sempat memesan kopi kepada Korban, saat minum kopi seharga Rp.5 ribu itu, pelaku menerima telepon dengan nada Sirine pada Ponselnya." Kata Kasat Reskrim Polres Blitar AKP.Doni seijin Kapolres Blitar AKBP.Ahmad Fanani Eko Prasetya S.IK.

Dalam aksinya pelaku mengaku sebagai Anggota Polsek Ponggok  yang sedang operasi Yustisi di daerah Binangun, untuk membuat korban mbah Misti percaya, dalam percakapan telepon itu, seakan akan pelaku membawa kontak mobil dinas untuk diantarkan ke tempat Operasi, dengan suara keras untuk didengar korban.

"Selanjutnya, pelaku seolah olah pelaku menerima telepon dari kawannya yang sedang melakukan giat Operasi Yustisi Protokol kesehatan, dan segera merapat di tempat Operasi untuk menyerahkan kontak Mobil." Ungkap AKP.Doni.

Setelah membayar Kopi, pelaku menstater motor yang dibawa pelaku, namun sulit dihidupkan, seakan akan tergesa gesa pelaku pinjam motor milik korban untuk menuju temanya yang katanya sedang Operasi.

"Dengan percaya Korban Bu Misti meminjami motor miliknya, dengan diantar oleh Riska 14 cucunya, karena korban percaya pelaku seorang Polisi, sementara Riska di bonceng pelaku." Tambah AKP.Doni didampingi Kasubag Humas AKP.Imam Subechi.

Dalam keterangan saksi Riska, sekitar 200-300 meter dari rumah Neneknya, Riska dan pelaku berhenti di sebuah Pos Kamling di pinggir jalan, alasan pelaku akan membeli rokok, sedang Riska disuruh menunggu.

" Kenyataanya hampir dua jam lebih Riska di tinggal di Pos kamling, pelaku tidak kembali, akhirnya Riska pulang berjalan kaki, dan menceritakan kepada keluarganya." AKP.Doni menambahkan.

Kini pihak Polres Blitar menyelidiki kejadian tersebut, apalagi pelaku dengan modus mengaku Polisi, sehingga Nenek Misti harus kehilangan motornya Honda Scoopy dengan nomor Polisi AG 4508 OAL.

"Jadi modus pelaku mengaku sebagai Polisi, untuk kelabui korban, kini kita masih melakukan penyelidikan, dengan ciri ciri khusus pelaku seperti yang disampaikan korban, sedang motor Suzuki yang ditinggal pelaku kita amankan untuk menambah penyelidikan, termasuk nomor Polisi motor yang di tinggal pelaku. Pungkas AKP.Doni. Les

Berita Terbaru

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

SurabayaPagi, Bandung — Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta merebut gelar juara beregu Campus League Badminton 2026 - The Nationals setelah m…

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Adanya peredaran beras bantuan pangan yang berubah warna di wilayah Semanding Tuban, langsung ditanggapi oleh Bulog Cabang B…

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Penyaluran pupuk bersubsidi di Jawa Timur hingga 21 September 2026 baru mencapai 73,64 persen. Dari total alokasi 2.115.951 ton,…

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai bagian dari duka atas tragedi kecelakaan pekerjaan yang menewaskan 4 karyawan dan 3 lainya masih perawatan, semua karyawan…

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemkot Madiun ingin memperjelas peran forum yang mengoordinasikan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Untuk itu, Pemkot m…