Dinkes Kota Malang Prioritaskan Vaksin Covid Untuk Nakes

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Plt Kepala Dinkes Kota Malang Sri Winarni. SP/ JT
Plt Kepala Dinkes Kota Malang Sri Winarni. SP/ JT

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang telah menyelesaikan pendataan awal bagi Nakes di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Malang dan akan memprioritaskan Tenaga Kesehatan (Nakes) untuk mendapatkan vaksin Covid-19 terlebih dahulu. Hal tersebut dkarenakan Nakes merupakan orang yang menangani langsung vrus Covid-19 dan mudah terangkit virus, Minggu (15/11/2020).

Meski proses pendistribusian masih belum diketahui kapan akan mulai dilaksanakan, Setidaknya, di tahap pendataan awal ini tercatat sebanyak 1.034 Nakes yang dipastikan mendapat vaksin dari pemerintah pusat.

Menanggapi hal tersebut, Plt Kepala Dinkes Kota Malang Sri Winarni mengatakan, jumlah tersebut merupakan para Nakes yang bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dan di seluruh Puskesmas di Kota Malang. "Untuk data awal, Nakes dari RSUD ada 202 dan dari puskesmas-puskesmas itu sejumlah 832," ujarnya.

Sementara itu, berkaitan dengan sistem pendistribusian vaksin Covid-19 dijelaskannya masih menunggu Juknis (petunjuk teknis) dari pemerintah pusat.

"Ini masih akan dilakukan penyesuaian jika sudah ada Juknis dari Kemenkes (Kementerian Kesehatan) tentang pelaksanaan vaksinasi Covid-19 terkait prioritas dan kriteria Nakes," jelasnya.

Selain itu, Sri Winarni juga menyampaikan bahwa penerima vaksin Covid-19 untuk kelompok prioritas lainnya juga masih akan dilakukan pendataan secara bertahap.

Prioritas itu di antaranya akan diberikan kepada TNI, Polri, Petugas Perhubungan, hingga petugas penyelenggara publik lainnya. "Berdasar informasi itu prioritas pertama Nakes, ke dua kepada aparat. Tapi, juknisnya belum keluar jadi kita masih menunggu. Yang saat ini disiapkan daerah khususnya di Kota Malang adalah data-data, apabila nanti pelaksanaan vaksinasi dilaksanakan kita sudah siap," tandasnya.

Untuk informasi lebih lanjut, jika telah mendapat persetujuan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Pemerintah Pusat bakal memulai vaksinasi massal di akhir tahun 2020 mendatang. Dsy8

 

Berita Terbaru

Trump, Ancam Pengusaha SPBU Turunkan BBM

Trump, Ancam Pengusaha SPBU Turunkan BBM

Selasa, 30 Jun 2026 21:08 WIB

Selasa, 30 Jun 2026 21:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberikan ultimatum tegas kepada para pengecer BBM atau Stasiun Pengisian Bahan Bakar…

Kejaksaan Kalah Praperadilan Lawan Mantan Pj Gubernur

Kejaksaan Kalah Praperadilan Lawan Mantan Pj Gubernur

Selasa, 30 Jun 2026 21:06 WIB

Selasa, 30 Jun 2026 21:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Hakim tunggal Pengadilan Negeri Makassar menerima permohonan praperadilan yang diajukan mantan Pj Gubernur Sulawesi Selatan…

Puan Minta Difokuskan Pelatihan Manajerial

Puan Minta Difokuskan Pelatihan Manajerial

Selasa, 30 Jun 2026 21:05 WIB

Selasa, 30 Jun 2026 21:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPR RI Puan Maharani, mulai bicara pelatihan calon manajer yang telah dilakukan. "Pertama-tama, kami di DPR menyampaikan…

BPK Prihatin Belanja Negara Meningkat

BPK Prihatin Belanja Negara Meningkat

Selasa, 30 Jun 2026 21:03 WIB

Selasa, 30 Jun 2026 21:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Isma Yatun menyoroti peningkatan kebutuhan belanja negara di tengah ruang fiskal yang semakin…

Kapten Timnas Belanda Akui di Injury Time, Terdesak

Kapten Timnas Belanda Akui di Injury Time, Terdesak

Selasa, 30 Jun 2026 21:02 WIB

Selasa, 30 Jun 2026 21:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Belanda dikalahkan Maroko lewat adu penalti 2-3 setelah bermain 1-1 sepanjang 120 menit. Tiga penendang penalti Belanda gagal…

Menkeu Janji tak akan Pajaki eks Lahan PT Lippo Cikarang Tbk

Menkeu Janji tak akan Pajaki eks Lahan PT Lippo Cikarang Tbk

Selasa, 30 Jun 2026 21:00 WIB

Selasa, 30 Jun 2026 21:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan hibah lahan di kawasan Meikarta seluas 30 hektare (Ha) dari PT Lippo Cikarang Tbk…