Satu Kali Positif, Tiga Kali Negatif

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Mey Chan
Mey Chan

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Baru-baru ini  Mey Chan mengungkapkan jika dirinya pernah terinfeksi Covid-19. Hal ini diungkapkan mantan anggota duo Maia ini di depan Maia Estianty. Awalnya Mey Chan menjalani PCR Tes sebagai syarat utama untuk pergi berlibur bersama teman-temannya.

Tak disangka, hasilnya pun menunjukkan kalau Meychan positif Covid-19. “Karena dia sempat kena positif palsu Covid-19. Kok bisa tuh Mey?” tanya Maia Estianty.

“Jadi gini waktu itu mau liburan. Syaratnya harus PCR Swab. Aku lakukan PCR, hasilnya positif. Gak ada gejala sama sekali," terang Meychan. "Cuman karena itu dapat positif langsung panas dingin. Ya aku jadi tau perasaan orang-orang yang divonis Covid.”

Karena tidak merasakan gejala, Mey Chan pun langsung menjalani PCR Tes lagi. Ia melakukannya di instansi kesehatan yang berbeda dan lebih terpercaya. Hanya berbeda 24 jam, Mey Chan dinyatakan negatif dari Covid-19. Tak hanya dua kali, Mey Chan mengaku menjalani empat kali tes untuk memastikan keadaannya.

Tak langsung percaya, ia pun kembali melakukan PCR tes lagi hingga empat kali untuk memastikan kondisinya. Sejak itulah ia tersadar kalau swab tes yang dijalaninya pertama kali palsu. "Terus aku lakukan PCR Swab lagi Bunda. Jadi total dalam 4 hari itu aku melakukan 4 kali PCR Tes. Satu kali positif, tiga kali negatif," terang Meychan.

Meychan pun merasa terpuruk karena dijauhi oleh teman-temannya gara-gara hasil swab test yang pertama. "Dan itu aku dijauhi teman-teman. Kayak, ‘eh sepedaan yuk’. Pada enggak mau dateng. Pokoknya semua lagi takut lah sama aku. Maksudnya, efek sampingnya luar biasa dari hasil yang salah itu,” tambah Meychan.

Sementara itu, perempuan pemilik nama asli Dita Anggraeni ini mengaku trauma dengan kejadian ayahnya yang meninggal karena Covid-19.

Maia Estianty juga sempat menyinggung penyebab kematian ayah Mey Chan pada 16 September 2020 lalu. Ibu dari Al, El, dan Dul ini menyatakan jika penyebab ayah Mey Chan meninggal karena Covid-19. Hal ini membuat Mey Chan sempat trauma dan khawatir menjalani hidup di tengah pandemi. dsy

Berita Terbaru

KEI Dorong Kelompok Rentan Pagerungan Besar Olah Sampah Jadi Produk Bernilai Ekonomi

KEI Dorong Kelompok Rentan Pagerungan Besar Olah Sampah Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Selasa, 18 Agu 2026 22:11 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI, Sumenep - SKK Migas-Kangean Energy Indonesia (KEI) bersama Pemuda Karang Taruna Laskar Obor menggelar pelatihan daur ulang sampah non-B3 bagi…

Dalang Cilik Naik Panggung, Petrokimia Gresik Dorong Regenerasi Seni Wayang

Dalang Cilik Naik Panggung, Petrokimia Gresik Dorong Regenerasi Seni Wayang

Selasa, 18 Agu 2026 19:45 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 19:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Upaya melestarikan seni dan budaya tradisional terus dilakukan PT Petrokimia Gresik (Persero). Di tengah pesatnya perkembangan z…

Warga Uji Transparansi Pergantian Pimpinan DPRD Magetan, Rekaman Paripurna Diminta Dibuka

Warga Uji Transparansi Pergantian Pimpinan DPRD Magetan, Rekaman Paripurna Diminta Dibuka

Selasa, 18 Agu 2026 19:22 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 19:22 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Magetan – Proses pergantian pimpinan DPRD Kabupaten Magetan kembali menjadi perhatian. Kali ini, publik meminta dokumen dan rekaman Rapat Par…

AUM Wealth Management Danamon Tumbuh 20 Persen, Bisnis Priority Banking Makin Diperkuat

AUM Wealth Management Danamon Tumbuh 20 Persen, Bisnis Priority Banking Makin Diperkuat

Selasa, 18 Agu 2026 19:10 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 19:10 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Bank Danamon Indonesia Tbk kembali memperkuat bisnis pengelolaan kekayaan (wealth management) setelah meraih dua penghargaan dalam A…

Jadi Alarm bagi Ketahanan Pangan, Harga Gabah di Magetan Nyaris Rp9 Ribu per Kg

Jadi Alarm bagi Ketahanan Pangan, Harga Gabah di Magetan Nyaris Rp9 Ribu per Kg

Selasa, 18 Agu 2026 15:33 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Baru-baru ini, harga komoditas gabah di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, sedang berada di level tinggi. Gabah kering giling (GKG)…

Peringati HUT ke 81 RI di Jawa Timur, PLN Jaga Pasokan Listrik Tanpa Kedip di Jawa Timur

Peringati HUT ke 81 RI di Jawa Timur, PLN Jaga Pasokan Listrik Tanpa Kedip di Jawa Timur

Selasa, 18 Agu 2026 15:30 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 15:30 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur sukses menjaga keandalan pasokan listrik tanpa kedip dalam puncak peringatan H…