SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Kasus Covid-19 di Kota Probolinggo tak kunjung mereda. Ditemukan adanya cluster Covid-19 oleh 17 Staf Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Probolinggo yang dinyatakan reaktif. Saat ini 17 staf tersebut diperintahkan untuk melakukan isolasi mandiri dan sementara pelayanan hanya dilayani secara online, Kamis (19/11/2020).
Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Probolinggo ditutup sementara selama 14 hari ke depan terhitung sejak Senin (16/11/2020) hingga Senin (30/11/2020).
Sambil menunggu hasil swab yang dilakukan pada Kamis (12/11/2020), 17 staf tersebut diperintahkan untuk melakukan isolasi mandiri. Untuk sementara pelayanan hanya dilayani secara online.
Sementara itu, khusus bagi PPAT (Pejabat Pembuat Akta Tanah) melalui aplikasi: mitra.atrbpn.go.id, loket.atrbpn.go.id dan htl.atrbpn.go.id, untuk pemohon perorangan dapat melakukan permohonan melalui nomor WhatsApp.
Plt Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Probolinggo Ririn Meiriat menyampaikan bahwa nomor 081231152888 untuk pengurusan peralihan hak, 081330221963 untuk pengurusan roya, HTeL dan CEK- eL, 081233854420 untuk pengurus pendaftaran tanah pertama kali, 081335792727 untuk pengurusan pengukuran dan pemecahan dan 0816680056 dan untuk pengurusan validasi, SU, persil.
"Penutupan pelayanan tatap muka sementara selama 14 hari karena 17 staf kantor BPN Kota Probolinggo reaktif. Sambil menunggu hasil swab turun, dan yang staf negatif akan dilakukan bergantian WFH dan WFO," ujar Ririn.
Salah satu warga, Bahtiar, mengaku sudah mengetahui perihal penutupan sementara pelayanan tatap muka. Hanya saja ia belum tahu pelayanan secara online. Jadi Bahtiar datang ke BPN untuk minta arahan dari petugas jaga.
"Sudah tahu kalau kantor pelayanan tatap muka ditutup sementara. Namun saya datang ke kantor BPN ingin tahu cara pelayanan online ke petugas jaga," kata Bahtiar. Dsy10
Editor : Redaksi