Budidaya Lobster Air Tawar Bergairah di Era Pandemi Covid-19

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Caption : Budidaya lobster air tawar yang menggeliat di tengah pandemi covid -19.SP/DWI
Caption : Budidaya lobster air tawar yang menggeliat di tengah pandemi covid -19.SP/DWI

i

SURABAYA PAGI.com, Mojokerto - Usaha budidaya lobster air tawar menjadi bisnis yang menggiurkan di tengah pandemi covid-19. Betapa tidak, di tengah kondisi ekonomi lesu, bisnis ini mampu memberi income yang luar biasa, berikut liputannya.

Menjadi pengusaha muda bukanlah cita-cita Ayu Nandita. Belia berusia 24 tahun asal Jalan Anjasmoro, Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto ini sejatinya memimpikan menjadi seorang dokter.  

"Lulus SMA saya saat itu daftar kuliah kedokteran, tapi gagal," ujarnya, Senin (23/11/2020) siang.

Berbekal kegagalan tersebut, akhirnya membuat Ayu merubah pikirannya untuk menjadi wirausaha. Di tahun 2015, gadis berperawakan bongsor ini mencoba bisnis budidaya lobster air tawar.

"Dengan modal awal sebesar Rp. 5 juta, saya beli benih lobster sebanyak 500 ekor di Solo. Dan sialnya percobaan pertama saya gagal total, benih mungil itu banyak yang mati dan hilang akibat di kanibal lobster itu sendiri," keluhnya.

Gagal di percobaan pertama, tak membuat Ayu patah semangat. Ia lantas mencoba lagi membeli bibit serupa sebanyak 100 ekor. Dan walhasil, di percobaan kedua ini, Ayu mulai bisa memetik hasil atas jerih payahnya.

"Benih lobster yang saya kulak itu saya jual kembali, dari situlah saya sudah bisa meraih untung. Dan labanya saya putar kembali untuk membeli berbagai bahan untuk membuat kolam ternak lobster," urainya.

Setelah terus menggeluti usaha ini, jebolan SMA Taman Siswa Kota Mojokerto ini baru memetik hasilnya setahun kemudian. Di tahun 2016, putri pasangan Yulita Hari Listyowati dan Alm. R. Edi Prastowo ini mampu menggaet ribuan mitra bisnisnya.

"Sampai dengan hari ini sudah ada 1320 orang mitra yang tersebar di seluruh indonesia. Bahkan ada yang dari Papua dan Sumatera," ujarnya.

Ayu menyebut, budidaya lobsternya ini tak goyah dihimpit pandemi. Bahkan ia mengaku omsetnya naik drastis hingga tiga kali lipat saat musim corona. Ia mengaku dalam sebulan ia berhasil meraih untung hingga Rp. 200 juta.

"Sebelum corona omset saya hanya berkisar 75 juta hingga 100 jutaan saja, tapi saat pandemi omsetnya malah naik menjadi 200 jutaan," bangganya.

Ia mengatakan, banyaknya korban PHK di Indonesia saat pandemi menjadikan bisnis ini mulai di lirik konsumen. Karena sejatinya bisnis ini tak perlu modal dan lahan besar, tapi hasilnya luar biasa besar. 

"Di lahan sempit berukuran minimal 1 x 1 meter pun bisa dikerjakan. Asal pola perawatannya benar, pasti hasilnya sangat luar biasa. Karena harga lobster juga tidak murah, per kilo bisa mencapai 100 ribu hingga 200 ribu," ungkapnya. dwy

Berita Terbaru

Tetap Genjot PAD, Pemkot Malang Pastikan Tak Naikkan Pajak Kendaraan 2026

Tetap Genjot PAD, Pemkot Malang Pastikan Tak Naikkan Pajak Kendaraan 2026

Senin, 08 Jun 2026 15:34 WIB

Senin, 08 Jun 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Terkait isu kenaikan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) maupun Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) pada tahun 2026, Pemerintah…

Dinilai Lebih Untung, Petani Bawang Merah di Nganjuk Pilih Jadikan Hasil Panen Sebagai Bibit

Dinilai Lebih Untung, Petani Bawang Merah di Nganjuk Pilih Jadikan Hasil Panen Sebagai Bibit

Senin, 08 Jun 2026 15:28 WIB

Senin, 08 Jun 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Nganjuk - Baru-baru ini memasuki musim kemarau, sejumlah petani bawang merah di Desa Sumengko, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, memilih…

Pemkab Probolinggo Percepat Izin Operasional PAUD, Dukung Wajib Belajar Pra Sekolah

Pemkab Probolinggo Percepat Izin Operasional PAUD, Dukung Wajib Belajar Pra Sekolah

Senin, 08 Jun 2026 15:18 WIB

Senin, 08 Jun 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Sebagai bagian dari dukungan terhadap program wajib belajar satu tahun pra sekolah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo…

Dibangun Terpadu, Sekolah Rakyat Jatim 1 Surabaya Gabungkan SD-SMA Dalam Satu Kawasan

Dibangun Terpadu, Sekolah Rakyat Jatim 1 Surabaya Gabungkan SD-SMA Dalam Satu Kawasan

Senin, 08 Jun 2026 15:09 WIB

Senin, 08 Jun 2026 15:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan, saat ini Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengungkapkan Sekolah Rakyat Jawa Timur…

Jadi Magnet Studi Tiru, Produksi Cengkeh di Jombang Tembus 363 Ton per Tahun

Jadi Magnet Studi Tiru, Produksi Cengkeh di Jombang Tembus 363 Ton per Tahun

Senin, 08 Jun 2026 15:03 WIB

Senin, 08 Jun 2026 15:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Menyikapi keberhasilan komoditas perkebunan yang bernilai ekonomi tinggi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang semakin mengukuhkan…

Anggarkan Rp3,7 Miliar, Disperkim Fokuskan Pembenahan Ribuan Ruas Jalan Kelurahan di Magetan

Anggarkan Rp3,7 Miliar, Disperkim Fokuskan Pembenahan Ribuan Ruas Jalan Kelurahan di Magetan

Senin, 08 Jun 2026 14:54 WIB

Senin, 08 Jun 2026 14:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) setempat mulai menyoroti…