Komisi C Belum Keluarkan Rekomendasi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sekretaris Komisi C DPRD Jombang, Maya Novita. 
Sekretaris Komisi C DPRD Jombang, Maya Novita. 

i

 

Pencemaran Limbah Tahu di Jombang

 

SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Komisi C DPRD Jombang, Jawa Timur, menggelar rapat dengar pendapat (RDP) terkait adanya pencemaran limbah yang dibuang secara langsung ke sungai. 

Dalam RDP tersebut, wakil rakyat memanggil Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jombang, Satpol PP serta dari pihak Kecamatan Jogoroto.  Pencemaran limbah yang dibuang ke sungai, mendapat keluhan warga Kecamatan Jogoroto hingga Peterongan. 

Sekretaris Komisi C DPRD Jombang, Maya Novita mengatakan, bahwa RDP ini untuk mengetahui penyebab pembuangan limbah dan tidak difungsikannya IPAL yang dibangun pemerintah dengan anggaran APBD Jombang, yang mencapai 1,2 milyar. 

“Tadi yang saya dengar ada 71 pengusaha tahu ya, dan ada 3.000 pekerja. Ini kalau kita memutuskannya tidak dengan hati-hati, tidak dengan pelan-pelan, akan mengganggu semuanya. Intinya harus ada kenyamanan dan penyampaian tentang pola hidup yang baik,” katanya kepada jurnalis, usai RDP, Selasa (24/11/2020). 

Menurut penjelasan Maya, jika dalam waktu dekat akan ada rapat dengar pendapat (RDP) dengan pihak-pihak yang merasa dirugikan atas adanya limbah tahu tersebut. 

“Kita akan masih ada RDP lanjutan lebih lengkap lagi untuk membahas izin, terkait dengan pertanian, termasuk teman-teman yang terdampak maupun pengusaha sendiri,” jelasnya. 

Maya mengungkapkan, bahwa sebelumnya sudah ada pembinaan dari pihak kecamatan untuk mengatasi persoalan limbah. Termasuk koordinasi dengan pihak Pemkab Jombang. 

“Seminggu lalu sudah dipanggil pak sekda dan melakukan rapat bersama. Dan nanti akan kita adakan sidak ke sana. Jadi kita tidak bisa menyalahkan ini tidak berfungsi karena tidak diajari, ini tidak berfungsi karena ada suatu alat yang mati, kita kan tidak tahu," ungkapnya. 

Menurut keterangan Maya, ini informasinya sepihak. Pihaknya belum mendengarkan informasi dari pengusaha tahu. 

"Kami akan melakukan penjadwalan terkait agenda sidak Komisi C ke lokasi sentra pengolahan tahu. Nanti kita akan jadwalkan, masih nunggu ya,” tukasnya.

Sementara itu, Kabid Penegakan Perda Satpol PP Jombang, Wiko F. Diaz mengatakan,  bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan mendampingi Komisi C untuk meninjau ke lapangan. 

“Selanjutnya akan ada tinjauan ke lapangan. Jadi minggu depan kita akan mendampingi untuk memetakan seperti apa kondisi di lapangan sebenarnya,” katanya.  

Wiko menjelaskan, bahwa ini tadi informasinya dari pimpinan rapat, bahwa disampaikannya masih sepihak dari dinas dan sebagainya. Ingin mendengar juga langsung dari pengusaha tahu. 

"Apakah mereka sulit diajak ngomong atau bagaimana, biar beliau-beliau akan melihat sendiri. Jadi rekomendasi dari Komisi C belum ada. Masih akan ditindaklanjuti pada pertemuan berikutnya," pungkasnya. 

Hasil RDP tersebut belum ada rekomendasi yang bisa dikeluarkan. Hal ini karena Komisi C masih mendengar penjelasan dari dinas terkait dan belum ada pengusaha tahu. Selanjutnya, Komisi C berencana akan melakukan RDP kembali dan meninjau ke lokasi. suf

 

Berita Terbaru

Salah Sasaran Kritik, Pensiunan Satpol PP Gresik Klarifikasi dan Sampaikan Permintaan Maaf kepada Kadishub Khusaini

Salah Sasaran Kritik, Pensiunan Satpol PP Gresik Klarifikasi dan Sampaikan Permintaan Maaf kepada Kadishub Khusaini

Selasa, 17 Mar 2026 14:51 WIB

Selasa, 17 Mar 2026 14:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Polemik video kritik terkait banjir di Terminal Bunder yang sempat ramai di media sosial akhirnya berujung klarifikasi. Muhammad A…

Siap Meluncur di Pasar Eropa, Yamaha Tricity 300 Kini Dilengkapi Sistem Keamanan 'Airbag'

Siap Meluncur di Pasar Eropa, Yamaha Tricity 300 Kini Dilengkapi Sistem Keamanan 'Airbag'

Selasa, 17 Mar 2026 14:14 WIB

Selasa, 17 Mar 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Yamaha, pabrikan otomotif ternama asal Jepang kini baru saja meluncurkan model teranyarnya Yamaha ‘Tricity 300’ yang bekerja sama de…

Kapolres Gresik Tinjau Pasar Jelang Lebaran, Pastikan Stok Bahan Pokok Terkendali

Kapolres Gresik Tinjau Pasar Jelang Lebaran, Pastikan Stok Bahan Pokok Terkendali

Selasa, 17 Mar 2026 14:02 WIB

Selasa, 17 Mar 2026 14:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah p…

Gegara Ngaku Cucu Menteri, BGN Hentikan Sementara 2 Dapur MBG di Ponorogo

Gegara Ngaku Cucu Menteri, BGN Hentikan Sementara 2 Dapur MBG di Ponorogo

Selasa, 17 Mar 2026 13:52 WIB

Selasa, 17 Mar 2026 13:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Baru-baru ini, Badan Gizi Nasional (BGN) merilis penghentian sementara dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di kawasan…

Sambut Malam 27 Ramadhan, Tradisi Unik ‘Bi-Bi’ Berebut Jajan-Angpau di Probolinggo Tampak Meriah

Sambut Malam 27 Ramadhan, Tradisi Unik ‘Bi-Bi’ Berebut Jajan-Angpau di Probolinggo Tampak Meriah

Selasa, 17 Mar 2026 13:41 WIB

Selasa, 17 Mar 2026 13:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Dalam rangka menyambut malam ke-27 Ramadhan, Warga Kota Probolinggo, memiliki tradisi unik yang dikenal dengan sebutan Bi-Bi-Bi…

Sosok Haji Her 'Sultan Madura', Gelontorkan Zakat Rp 45 Miliar hingga Beri Santunan di 13 kecamatan Pamekasan

Sosok Haji Her 'Sultan Madura', Gelontorkan Zakat Rp 45 Miliar hingga Beri Santunan di 13 kecamatan Pamekasan

Selasa, 17 Mar 2026 13:24 WIB

Selasa, 17 Mar 2026 13:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Banyak yang bertanya-tanya siapa Haji Khairul Umam atau Haji Her? beliau adalah 'Sultan Madura' pemilik PT Bawang Mas yang viral…