Asah Life Skill di Tengah Pandemi, Generasi Berencana Jatim Siap Berkarya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Generasi Berencana Jatim menunjukkan hasil karya pembuatan kerajinan keset.SP/PATRIK CAHYO
Generasi Berencana Jatim menunjukkan hasil karya pembuatan kerajinan keset.SP/PATRIK CAHYO

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Mengisi waktu luang dengan mengekspresikan ide atau gagasan adalah hal positif remaja yang patut dikembangkan dalam kondisi pandemi yang melanda saat ini. Melihat peluang yang ada, menarik perhatian Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) Permata Kampung KB "Sri Asih" Kelurahan Kanigoro Kota Madiun untuk melakukan kegiatan berkreasi dalam pembuatan keset. Tidak sendirian, turut ikut belajar bersama, PIK-R Jendela Remaja Kota Madiun yang juga bertujuan untuk menjalin silaturahmi dengan aksi "GenRe Dedolan".

Di tempat yang berbeda, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, Drs. Sukaryo Teguh Santoso, M.Pd menyampaikan bahwa Pusat Informasi dan Konseling Remaja atau yang biasa disingkat PIK-R merupakan wadah yang dikelola dari, oleh, dan untuk remaja yang bertujuan untuk memberikan informasi dan konseling mengenai PKBR (Penyiapan Kehidupan Berkeluarga bagi Remaja) dan kegiatan penunjang lain.

Senada dengan hal tersebut, kegiatan penunjang lain yang dimaksud salah satunya adalah dengan peningkatan life skill yang pendekatannya ramah dengan remaja dan juga merupakan salah satu dari substansi GenRe yang sangat penting bagi remaja.

Salah satu contoh peningkatan life skill tersebut adalah pembuatan keset ini. Kegiatan pembuatan kerajinan ini biasanya dilakukan di akhir pekan tepatnya pada hari minggu dan sudah berjalan selama 1 bulan. Diawali dengan mengumpulkan kain-kain bekas dan membeli beberapa kebutuhan kain lainnya dan dilanjutkan dengan membentuk potongan-potongan kecil yang nantinya akan disatukan dengan alas untuk membentuk keset yang siap pakai.

Sembari memotong kain-kain tersebut,dibuat juga motif atau pola pada alas yang digunakan untuk acuan memasang kain agar nantinya terlihat rapi dan indah. Jika sudah semua,maka tinggal tahap pemasangan sesuai pola dan jadilah sebuah keset yang menarik.

"Hingga saat ini,keset yang kami buat sudah sekitar 5 buah keset dan akan terus diperbanyak. Dan rencananya keset-keset ini akan kami pasarkan sementara di area lingkungan Kampung KB" ujar Anggun, Anggota PIK-R Permata.

Inovasi ini sangat menarik tentunya apabila terus dikembangkan oleh remaja. Apalagi ditambah banyak kelompok remaja yang ikut meliput,belajar bersama,atau hanya sekedar untuk menjalin silaturahmi. Peningkatan pada pelaksanakan ataupun pemasaran juga sangat diperlukan terutama pada dunia jagad maya yang banyak digandrungi remaja bisa dijadikan lahan pemasaran barang,termasuk keset ini.

Kegiatan semacam ini perlu ada pengembangannya ke depan, baik dari segi pembuatan ditingkatkan maupun pemasaran yang harus diperluas. Tentunya teman-teman kita khususnya di PIK-R Permata membutuhkan partisipasi kita untuk ikut mendukung dan juga menyebarkan informasi mengenai peningkatan life skill salah satunya adalah pembuatan keset ini.

Semoga kedepannya bisa terus berlangsung pembuatannya dan dipasarkan secara luas bisa dikenal sebagai produk asli anak PIK-R/anak GenRe," pungkasnya Dhefara Hersaning Djati, Wakil Ketua PIK-R Jendela Remaja dan Duta GenRe Jawa Timur 2020. Pat

Berita Terbaru

Dinding Kedap Suara hingga Tiga Bilik, Saksi Ungkap Temuan di Rumah Dharmahusada yang Diduga Dipakai Scamming

Dinding Kedap Suara hingga Tiga Bilik, Saksi Ungkap Temuan di Rumah Dharmahusada yang Diduga Dipakai Scamming

Kamis, 17 Sep 2026 21:34 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 21:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Sebuah rumah di kawasan Dharmahusada Permai, Surabaya, menjadi sorotan dalam persidangan perkara dugaan sindikat penipuan daring l…

Maidi Dituntut 7 Tahun 2 Bulan, Uang Pengganti Rp8 Miliar dan Denda Rp205 Juta

Maidi Dituntut 7 Tahun 2 Bulan, Uang Pengganti Rp8 Miliar dan Denda Rp205 Juta

Kamis, 17 Sep 2026 21:31 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 21:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun — Mantan Wali Kota Madiun Maidi menghadapi tuntutan berat dalam perkara dugaan pemerasan dan gratifikasi yang ditangani Komisi P…

KPK Tuntut Maidi 7 Tahun 2 Bulan, Sebut Rusak Kepercayaan Publik

KPK Tuntut Maidi 7 Tahun 2 Bulan, Sebut Rusak Kepercayaan Publik

Kamis, 17 Sep 2026 20:30 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 20:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK menuntut Maidi dengan pidana tujuh tahun dua bulan penjara dalam perkara dugaan pemerasan bermodus d…

SMK Budi Luhur Gandeng CBN dan Digdaya, Dorong Karya Siswa Masuk Industri Digital

SMK Budi Luhur Gandeng CBN dan Digdaya, Dorong Karya Siswa Masuk Industri Digital

Kamis, 17 Sep 2026 20:14 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 20:14 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Banten — SMK Budi Luhur Tangerang menjajaki kolaborasi dengan PT Cyberindo Aditama (CBN) dan PT Digdaya Duta Digital (Digdaya) untuk m…

Semarak Hari Pelanggan Nasional, PLN Tambah Dua SPKLU di Citraland Surabaya

Semarak Hari Pelanggan Nasional, PLN Tambah Dua SPKLU di Citraland Surabaya

Kamis, 17 Sep 2026 17:23 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 17:23 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Timur (UID Jatim) terus memperluas akses pengisian daya kendaraan listrik di S…

Karhutla di Ponorogo Makan Korban, Nenek 70 Tahun Tewas Terpanggang 

Karhutla di Ponorogo Makan Korban, Nenek 70 Tahun Tewas Terpanggang 

Kamis, 17 Sep 2026 17:18 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 17:18 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Ponorogo yang semakin kerap terjadi belakangan ini memakan korban. Ini setelah…