2024, BKKBN Jatim Targetkan Angka Stunting Turun 14%

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Surabaya - Melalui Rapat Kerja Daerah (Rakerda), Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Timur (Jatim) menargetkan penurunan stunting di angka 14 persen pada 2024.

Kepala BKKBN Jatim, Maria Ernawati mengatakan, untuk mewujudkan percepatan target tersebut, perlu sinergi antar berbagai pihak, mulai dari instansi terkait, akademisi, hingga masyarakat itu sendiri.

"Kita ingin membuat satu komitmen tentang bagaimana pelaksanaan program bangga kencana, pembangunan keluarga dan kependudukan keluarga berencana, serta percepatan penurunan stunting ini, harus kita selesaikan 14 persen di tahun ini. Amanahnya Perpres kan 14 persen tahun ini," jelas Maria dalam Rakerda di Surabaya, Rabu (3/4).

Menurut Maria, untuk mewujudkan target itu, akan dilakukan dengan membentuk satya gatra, pusat pelayanan keluarga sejahtera di berbagai kecamatan dan balai penyuluh keluarga berencana.

"Pelayanannya ini ada sembilan kegiatan, mulai dari konseling hingga KB, konselingnya macam-macam, untuk keluarga dan sebagainya," katanya.

Dalam Rakerda program bangga kencana dan percepatan penurunan stunting di Jatim itu, juga akan dilakukan upaya memetik bonus demografi untuk mendukung Indonesia Emas 2045.

"Jadi, bonus demografi ini kalau di level provinsi sudah mau selesai. Namun, ada di 38 kabupaten yang baru akan, sedang, dan sudah akan selesai. Dan ini tentu saja, cara memetiknya dan aksinya berbeda," beber Maria.

Seluruh upaya itu, kata dia, harus dibarengi juga dengan edukasi kepada masyarakat lewat berbagai instrumen, mulai dari sektor pendidikan hingga media.

"InsyaAllah, mudah-mudahan kita bisa, kalau kita bergerak bersama-sama mengharmoniskan langkah mitra-mitra bersama dalam satu tujuan," harap Maria.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Jatim, Erwin Astha Triyono menyatakan dukungan atas langkah penurunan stunting dari BKKBN Jatim tersebut.

"Memberikan support yang maksimal kepada BKKBN perwakilan Jatim. Yang jelas, stunting ini adalah progam bersama menuju Indonesia emas 2045," terang dia.

Seperti diketahui, di Jatim pada Tahun 2022 prevalensi stunting berada di angka 19,2 persen. Sedangkan di Tahun 2023 masih dalam tahap perhitungan resmi. Dan Tahun 2024 ini, ditargetkan berada di angka 14 persen sesuai dengan amanah Perpres terkait stunting.sb/ana

 

Berita Terbaru

Sentuhan Humanis Kapolres Gresik di SLB

Sentuhan Humanis Kapolres Gresik di SLB

Kamis, 09 Apr 2026 19:40 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Suasana penuh kehangatan dan haru menyelimuti kegiatan kunjungan Kapolres Gresik Ramadhan Nasution di SLB Kemala Bhayangkari 2 G…

SK Palsu Berkedok Rekrutmen PNS, Belasan Warga Datangi Kantor Pemkab Gresik

SK Palsu Berkedok Rekrutmen PNS, Belasan Warga Datangi Kantor Pemkab Gresik

Kamis, 09 Apr 2026 19:13 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 19:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Dugaan penipuan rekrutmen pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mulai terkuak setelah b…

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Satu unit handphone dibawa Komisi Pemberantasan Korupsi dari hasil penggeledahan di rumah pengusaha event organizer Faizal Rachman d…

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya baru-baru ini mencatat terjadi lonjakan kasus terhadap suspek penyakit campak yang mana…

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Perihal rencana dua koridor baru Bus Trans Jatim Malang Raya, saat ini masih menunggu anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur…

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Status Gunung Semeru masih berada di level tiga atau siaga pasca hujan deras yang mengguyur kawasan Gunung Semeru mengakibatkan…