Sebar Surat Ajakan Coblos Eri, Kiai Mansur Sebut Risma Dzolim

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kiai Mansur mengajak masyarakat sudah saatnya berganti pemimpin, bukan penerus Risma. SP/ Al Qomaruddin
Kiai Mansur mengajak masyarakat sudah saatnya berganti pemimpin, bukan penerus Risma. SP/ Al Qomaruddin

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya -  Drama Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang mengaku didzolimi dengan menyebar spanduk dan karangan bunga yang mengajak masyarakat untuk membela Risma di berbagai jalan protokol dan Balai Kota Surabaya. Menurut Ketua Yayasan Masjid Rahmat Kiai Mansur, Risma dzolim .

"Yang sebenarnya dzolim kepada masyarakat, adalah walikota surabaya tri Rismaharini, banyak pegawai kecamatan dan outsorcing dipecat sepihak, sudahlah jangan main drama terus, kalau kata anak sekarang drama korea," ujar Ketua Yayasan Masjid Rahmat Kiai Mansur, Jumat (4/12).

Kiai Mansur juga menyoroti surat Risma untuk warga Surabaya. Surat yang bermuatan politik itu banyak ditolak oleh warga. Bahkan warga akan ramai-ramai mengembalikan surat itu kepada Tri Rismaharini.

"Saya dengar warga akan mengembalikan surat itu ke bu Risma. Fuad Putranya Risma sudah mengakui surat itu dari ibunya," ungkapnya.

Kiai Mansur menyampaikan pesan mantan Rois Syuriah Jamaah Thoriqoh Annahdliyah almarhum KH Mukti Nurhadi bahwa Risma akan suul khotimah atau mengakhiri jabatan dengan buruk. Sebab, Taman Bungkul yang menjadi makam wali Allah justru disulap sebagai tempat rekreasi.

"Yang datang ziarah kalah sama yang main gitar dan pacaran. Apalagi bu Risma berjanji akan merevitalisasi Makam Bungkul, tapi sampai saat ini nggak terealisasi," ungkapnya.

Karenanya, Kiai Mansur mengajak masyarakat sudah saatnya berganti pemimpin, bukan penerus Risma. Paslon Machfud-Mujiaman dinilai sebagai pemimpin yang tepat untuk membawa Surabaya lebih maju. 

"Surat itu jadi boomerang bagi bu Risma. Ini saatnya masyarakat memilih pak Machfud-Mujiaman. Bahkan (Risma) juga menghalalkan segala cara, secara etika surat itu nggak pantas, apalagi dari aturan, itu sudah melanggar," tambahnya. 

Menurutnya, dengan program Machfud-Mujiaman Rp 150 juta per RT akan membawa kemajuan untuk Surabaya, dan Rp 1 juta per KK akan membawa kemakmuran terhadap masyarakat. Alq

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…