Rumah Sakit Rujukan Pasien Covid Kabupaten Blitar Penuh

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Suasana RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. SP/ DECOM
Suasana RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. SP/ DECOM

i

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kondisi semua rumah sakit rujukan pasien Covid-19 di wilayah Kabupaten Blitar terisi penuh. Satgas Covid-19 terpaksa merujuk pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dengan gejala ke rumah sakit di luar kota, Minggu (6/12/2020).

Jubir Satgas Covid-19 Kabupaten Blitar, Krisna Yekti mengatakan, sebelumnya, hanya tiga rumah sakit rujukan penanganan Covid-19 di wilayah Kabupaten Blitar. Salah satunya rumah sakit tersebut adalah RSUD Ngudi Waluyo Wlingi dengan kapasitas 38, RS Srengat dengan 8 ruangan isolasi dan RS Medika Utama dengan 17 ruang isolasi. Selain itu, rumah sakit rujukan yang berada di wilayah Kota Blitar, yakni RSUD Mardi Waluyo dengan 13 ruang isolasi.

Satgas Covid-19 Kabupaten Blitar kemudian menambah Puskesmas Sutojayan sebagai rumah sakit rujukan dengan kapasitas 18 ruangan. Namun tambahan ini, ternyata belum mencukupi untuk menampung pasien terkonfirmasi positif dengan gejala berat.

"Ini ada penumpukan di IGD sambil nunggu ruang kosong. Jika masih ada kasus baru, terpaksa kami rujuk keluar Blitar. Semalam itu sampai rumah sakit Banyuwangi penuh. Tapi kemudian ada ruangan kosong di Surabaya, jadi kami rujuk ke sana," jelasnya.

Overload beberapa rumah sakit rujukan ini diakui Dirut RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, Endah Woro Utami. Sesuai prosedur, rumah sakit bisa menerima pasien Corona dengan prosentase maksimal 80 persen. Tujuannya, ada jeda untuk membersihkan setiap ruangan lain sebelum diisi pasien baru.

"Kami tidak bisa menolak pasien dari kota lain. Kami tidak bisa diskriminasi. Kemarin ada dari Surabaya dan Malang kami terima di sini. Supaya ketika disini kehabisan ruangan, warga Blitar juga bisa ditampung di rumah sakit kota lain," aku Woro.

Meskipun begitu, Woro mengaku memberikan solusi dengan membuka lagi ruangan bertekanan negatif. Walaupun itu bukan solusi instan, setidaknya bisa mengurangi beban Satgas Covid-19 Kabupaten Blitar. Dsy9

 

Berita Terbaru

Sidak SPPG Grogol, DLH Ponorogo Temukan IPAL Tak Standar dan Larang Hasilkan Limbah 

Sidak SPPG Grogol, DLH Ponorogo Temukan IPAL Tak Standar dan Larang Hasilkan Limbah 

Jumat, 17 Jul 2026 19:43 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 19:43 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Ponorogo bergerak cepat merespons keluhan masyarakat terkait dugaan pencemaran lingkungan oleh…

Wujudkan Pasar Pangan Aman, Balai POM di Bima Gandeng Pengelola Pasar dan Saka POM Sisir Pasar Amahami

Wujudkan Pasar Pangan Aman, Balai POM di Bima Gandeng Pengelola Pasar dan Saka POM Sisir Pasar Amahami

Jumat, 17 Jul 2026 17:19 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, BIMA – Dalam upaya memberikan jaminan perlindungan kesehatan bagi masyarakat dari bahaya pangan yang tidak memenuhi syarat, Balai Pengawas O…

Bapenda Surabaya Periksa Pajak Rumah Makan Ny Suharti, Minta Dokumen Keuangan selama Setahun

Bapenda Surabaya Periksa Pajak Rumah Makan Ny Suharti, Minta Dokumen Keuangan selama Setahun

Jumat, 17 Jul 2026 17:16 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 17:16 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya– Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Surabaya mulai mengintensifkan pemeriksaan kepatuhan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) t…

PLN UIT JBM Tegaskan Komitmen Hadirkan Sistem Transmisi Andal pada Surabaya Electric Forum 2026

PLN UIT JBM Tegaskan Komitmen Hadirkan Sistem Transmisi Andal pada Surabaya Electric Forum 2026

Jumat, 17 Jul 2026 16:41 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 16:41 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) turut mendukung penyelenggaraan Surabaya Electric Forum 2…

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Penetapan Perwalian Serentak di 38 Kabupaten dan Kota Disebut Pertama di Indonesia

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:49 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya – Sebanyak 447 anak di Jawa Timur kini memiliki kepastian hukum yang menjadi pintu masuk untuk memperoleh berbagai hak dasar sebagai …

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP  ‎

DPRD Minta Pemkot Madiun Kejar Lagi Opini WTP Usai BPK Beri WDP ‎

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 14:21 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya SILPA Tahun Anggaran 2025 yang mencapai sekitar Rp210 miliar menjadi perhatian DPRD Kota Madiun. Ketua DPRD Kota Madiun Arm…