Anggota PPK di Sumenep Diculik Mantan Kekasih

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pelaku penculikan diamankan polisi. Inzet : Senjata mainan yang digunakan pelaku untuk menodong korban.
Pelaku penculikan diamankan polisi. Inzet : Senjata mainan yang digunakan pelaku untuk menodong korban.

i

Sakit Hati Korban Memilih Rujuk dengan Suami Ketimbang Menikah dengan Pelaku

 

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Seorang anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Batang-batang, Kabupaten Sumenep diculik saat berada di halaman kantor PPK Batang-batang, Sabtu (5/12/2020).

Korban penculikan yakni Nur Imama (30) yang saat ini bertugas sebagai anggota PPK Batang-batang di Pilbup Sumenep 2020. Sementara pelaku diketahui bernama Atwari (40) warga Desa Dapenda, Kecamatan Batang-batang.

“Penculikan oleh seorang pria terhadap korban ini terjadi di halaman Kantor sekretariat PPK Batang-Batang, di Dusun Tangere, Desa Batang-Batang Daya, Kecamatan Batang-Batang,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Senin (07/12/2020).

Informasi di lapangan, penculikan itu terjadi ketika korban akan ke kantor KPU untuk mengambil logistik Pilkada 2020. Tiba-tiba di halaman kantor PPK, muncul seorang pria dan menarik tangan korban sambil menodongkan “pistol”.

“Informasi dari warga memang begitu. Pelaku menodongkan seperti pistol ke korban, kemudian membawa korban kabur menggunakan mobil Avanza ke arah barat,” ungkap Widiarti.

Anggota PPK yang lain kemudian langsung menghubungi suami korban, Sugiyanto. Dibantu masyarakat, suami korban mencari keberadaan istrinya yang dibawa kabur penculik. Sementara suami korban yang mendapati kabar tersebut langsung melapor ke polisi.

Di hari itu juga Sugiyanto dan sanak familinya dibantu petugas melakukan pencarian. Alhasil, sekitar pukul 10:00 WIB. Mobil yang digunakan oleh telapor untuk menculik korban ditemukan dan berhasil dihentikan oleh saudara Lamri.

“Korban kemudian diturunkan di jalan, dan pelaku kabur dengan mengendarai mobil Avanza itu ke arah timur,” terang Widiarti.

Setelah korban berhasil diamankan, polisi melanjutkan memburu pelaku. Keberadaan pelaku yang sering berpindah-pindah membuat petugas sedikit kesulitan, namun akhirnya pelaku menyerahkan dirinya ke polisi.

“Anggota kami sempat melacak keberadaan tersangka yang berpindah-pindah. Namun setelah kami berkoordinasi dan meminta tolong kepada keluarga, tersangka akhirnya menyerahkan diri tadi malam ke Polsek Batang-batang,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Senin (07/12/2020).

Usai pelaku menyerahkan diri, petugas langsung melakukan pemeriksaan terhadap pelaku. Dari hasil penyelidikan aparat kepolisian, penculikan itu berlatar belakang asmara.

“Motif penculikan itu murni karena asmara. Tidak berkait dengan Pilkada. Tersangka diduga sakit hati terhadap korban. Tersangka pernah menjalin asmara dengan korban yang berstatus janda. Ketika tersangka mengajak korban menikah, ternyata korban menolak dan justru memilih rujuk dengan Sugiyanto, mantan suaminya,” papar Widiarti.

Dari tangan tersangka, polisi berhasil menyita pistol mainan terbuat dari plastik yang mirip dengan postol asli. “Pistol mainan itu yang digunakan pelaku untuk menodong korban saat akan menculiknya di halaman kantor PPK Batang-batang,” terang Widiarti.

Pelaku saat ini diamankan di Polsek Batang-batang dan dibuatkan surat pernyataan mengamankan diri, sambil menunggu proses berikutnya. “Tersangka dijerat pasal 328 KUHP tentang penculikan,” ujarnya.

Berita Terbaru

Kesehatan Gigi Jadi Kunci Tumbuh Kembang Anak, Ketua TP PKK Madiun Ingatkan Peran Ibu

Kesehatan Gigi Jadi Kunci Tumbuh Kembang Anak, Ketua TP PKK Madiun Ingatkan Peran Ibu

Sabtu, 27 Jun 2026 20:14 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 20:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Kesehatan gigi dinilai menjadi salah satu faktor penentu untuk mencegah stunting dan mendukung tumbuh kembang anak. Karena itu K…

Komisi D Segera Turun Tangan Atasi Kelangkaan Solar di Tingkat Petani dan Nelayan

Komisi D Segera Turun Tangan Atasi Kelangkaan Solar di Tingkat Petani dan Nelayan

Sabtu, 27 Jun 2026 19:45 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 19:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – Komisi D DPRD Jawa Timur memastikan akan turun tangan menyikapi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Solar yang t…

KAI Daop 7 Madiun Pastikan Jalur Aman dan Operasional Normal Pasca-Gempa Pacitan

KAI Daop 7 Madiun Pastikan Jalur Aman dan Operasional Normal Pasca-Gempa Pacitan

Sabtu, 27 Jun 2026 19:02 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAI.com, Blitar – Gempa berskala 5.6 SR di Pacitan sore tadi ( Sabtu 27 Juni 2026), pihak PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun p…

Kode "PWL" Terungkap di Sidang, Saksi Sebut Proyek PL Dikonsultasikan ke Maidi

Kode "PWL" Terungkap di Sidang, Saksi Sebut Proyek PL Dikonsultasikan ke Maidi

Sabtu, 27 Jun 2026 16:33 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 16:33 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sidang dugaan korupsi berkedok CSR yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif Maidi mengungkap adanya kode “PWL” atau Petunjuk Pak Wali…

Rochim Kerjakan Urugan TPA Tanpa Kontrak, Saksi Sebut Atas Petunjuk Maidi

Rochim Kerjakan Urugan TPA Tanpa Kontrak, Saksi Sebut Atas Petunjuk Maidi

Sabtu, 27 Jun 2026 15:27 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 15:27 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Maidi disebut memberi petunjuk langsung terkait pengerjaan urugan di TPA Winongo senilai Rp600 juta yang diklaim sebagai CSR dari PT…

DPRD Jatim Soroti Serapan APBD Tidak Maksimal di Proyek Infrastruktur dan BTT

DPRD Jatim Soroti Serapan APBD Tidak Maksimal di Proyek Infrastruktur dan BTT

Sabtu, 27 Jun 2026 12:01 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 12:01 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – DPRD Jawa Timur menyoroti masih adanya anggaran daerah senilai Rp2,05 triliun tidak terserap hingga akhir Tahun Anggaran 2025. R…