RS PHC Konversi Tempat Tidur untuk Tangani Pasien Covid-19

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Caption foto: Perawatan pasien covid-19 di RS PHC. SP/Sem
Caption foto: Perawatan pasien covid-19 di RS PHC. SP/Sem

i

SURABAYAPAGI, Surabaya -Rumah Sakit Primasatya Husada Citra (PHC) mengkonversi 100 tempat tidur baru dalam rangka penanganan Coronavirus Disease (Covid-19).

 Vice President (VP) PR PT.PHC Prita Pinastiningtyas menjelaskan konversi 100 tempat tidur tersebut merupakan tempat tidur yang biasanya dipakai oleh pasien umum atau non covid.

 "Jadi satu cluster itu, benar-benar kita khususkan untuk pasien covid," kata Prita, Selasa (15/12/2020). 

Selain menambah tempat tidur, pihak rumah sakit juga menurunkan 20 petugas dalam membantu pasien covid-19 setiap harinya.

Sebelumnya sebanyak 15 rumah sakit di Kota Surabaya ditunjuk oleh Kementerian Kesehatan RI sebagai rujukan dalam penanganan virus corona jenis baru atau COVID-19.

 Peraturan ini tertulis tentang Penetapan Rumah Sakit Umum Daerah yang Sepenuhnya Menyelenggarakan Pelayanan Penanggulangan Penyakit Coronavirus Disease 2019 (COVID-19). 

Sebagai salah satu rumah sakit yang ditunjuk lanjut Prita, RS PHC berupaya memberikan layanan yang semaksimal mungkin kepada masyarakat terkhususnya para penderita covid-19.

 "Jadi kita sudah all out dari awal pandemi," pungkasnya.Sem

 

 

Berita Terbaru

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp154,79 miliar di tengah kebijakan efisiensi anggaran …

Sidang Kasus Maidi: Sekda Soeko Akui Minta Rp.50 Juta ke Thariq Megah 

Sidang Kasus Maidi: Sekda Soeko Akui Minta Rp.50 Juta ke Thariq Megah 

Jumat, 10 Jul 2026 19:11 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:11 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Madiun Soeko Dwi Handiarto mengakui pernah meminta uang sebesar Rp50 juta kepada mantan Kepala Dinas …

APROKI Ungkap Tantangan Sektor Konstruksi Jatim Serap hingga 210 Ribu Pekerja

APROKI Ungkap Tantangan Sektor Konstruksi Jatim Serap hingga 210 Ribu Pekerja

Jumat, 10 Jul 2026 18:47 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Industri konstruksi di Jawa Timur tak hanya menjadi penggerak pembangunan infrastruktur, tetapi juga berperan besar dalam menciptakan…

APCI Tolak Kemasan Rokok Seragam, Sebut Ancam Nasib 1,5 Juta Petani Cengkeh

APCI Tolak Kemasan Rokok Seragam, Sebut Ancam Nasib 1,5 Juta Petani Cengkeh

Jumat, 10 Jul 2026 18:44 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:44 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Rencana pemerintah menerapkan kebijakan penyeragaman kemasan rokok kembali menuai penolakan. Kali ini, keberatan datang dari Asosiasi…

Reputasi Digital Tak Boleh Jadi Alasan Menghapus Karya Jurnalistik

Reputasi Digital Tak Boleh Jadi Alasan Menghapus Karya Jurnalistik

Jumat, 10 Jul 2026 18:42 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Upaya menjaga reputasi digital semakin marak dilakukan di tengah mudahnya informasi ditemukan melalui mesin pencari. Namun, permintaan …

Direktur PT Uler Raya Indonesia Disebut Kumpulkan Fee Proyek dalam Sidang Tipikor Maidi

Direktur PT Uler Raya Indonesia Disebut Kumpulkan Fee Proyek dalam Sidang Tipikor Maidi

Jumat, 10 Jul 2026 18:33 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:33 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Nama Direktur PT Uler Raya Indonesia, Moch Rofieq Noerhidayat, turut disebut dalam sidang lanjutan perkara dugaan korupsi yang men…