Dr. Tjuk Kasturi Sukiadi Dampingi FASS untuk Apresiasi Ketegasan Polri

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
FASS didampingi oleh penasehat FASS sekaligus pengamat politik senior, Dr. Tjuk Kasturi Sukiadi apresiasi ketegasan Polri. Selasa (15/12/2020). SP/ MOCHAMMAD KASYFI FAHMI 
FASS didampingi oleh penasehat FASS sekaligus pengamat politik senior, Dr. Tjuk Kasturi Sukiadi apresiasi ketegasan Polri. Selasa (15/12/2020). SP/ MOCHAMMAD KASYFI FAHMI 

i

SURABAYAPAGI,Surabaya - Forum Alumni SMA Surabaya (FASS) apresiasi ketegasan Polri dalam memberantas kelompok masyarakat yang berpotensi memecah belah NKRI. Gerakan itu didampingi oleh penasehat FASS sekaligus pengamat politik senior, Dr. Tjuk Kasturi Sukiadi. Selasa (15/12/2020).

Bersama Dr. Tjuk Kasturi Sukiadi, Pengurus Forum Aliansi Alumni SMA Surabaya berkunjung ke Mapolda Jatim dengan membawa karangan bunga. Bersamaan dengan menyerahkan karangan bunga, Dr. Tjuk Kasturi Sukiadi menyampaikan, "Ini adalah bentuk dukungan dan penghargaan kepada Polri yang telah bertindak tegas kepada anasir pemecah belah persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia serta mengancam keutuhan negara," papar pengamat politik itu. 

Dr. Tjuk Kasturi Sukiadi menerangkan bahwa Negara Indonesia rawan sekali dipecah belah jika pihak keamanan negara kurang tegas. "Sudah muncul beberapa fenomena. Kasus Habib Rizieq Shihab misalnya. Lalu seperti yang terjadi di Pamekasan, rumah dari ibunda Menkopolhukam Mahfud MD di kepung oleh golongan FPI, ini kan sangat berpotensi memecah belah negara," tuturnya. 

Dirinya menilai, fenomena itu adalah bukti bahwa di Negara Demokrasi ini masih ada 'Kelompok yang ingin menang sendiri'. Dengan adanya dukungan yang diberikan pada Polri, pihak kepolisian diharapkan semakin tegas dan bijaksana dalam mempertahankan keutuhan NKRI. 

Karena harus tetap menerapkan protokol kesehatan yang ada, Gerakan yang berlokasi di Mapolda Jatim itu juga hanya dilakukan oleh perwakilan FASS. Oktavianto selaku ketua FASS juga hadir dalam penyerahan karangan bunga itu.

"Harapan saya, setelah bentuk dukungan ini terlaksana di Provinsi Jawa Timur, kawan kawan lain yang memiliki pemikiran yang sama juga melakukan hal serupa di masing-masing kawasan," pungkas penasehat FASS, Dr. Tjuk Kasturi Sukiadi. mbi

 

Berita Terbaru

Silpa Rp154 Miliar, Pemkot Madiun Diminta Benahi Perencanaan Anggaran

Silpa Rp154 Miliar, Pemkot Madiun Diminta Benahi Perencanaan Anggaran

Selasa, 30 Jun 2026 07:54 WIB

Selasa, 30 Jun 2026 07:54 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun –Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) Tahun 2025 yang menembus Rp154 miliar menjadi perhatian DPRD Kota Madiun. Besarnya dana Sil…

30 Penyedia Mamin Melakukan Penandatangan Kontrak Payung Harga Konsolidasi

30 Penyedia Mamin Melakukan Penandatangan Kontrak Payung Harga Konsolidasi

Selasa, 30 Jun 2026 06:11 WIB

Selasa, 30 Jun 2026 06:11 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Sebanyak 30 penyedia makan minum melakukan penandatanganan kontrak payung harga konsolidasi bersama Pemerintah Kota …

Prabowo, Terbuka Masukan Lewat TikTok

Prabowo, Terbuka Masukan Lewat TikTok

Senin, 29 Jun 2026 20:38 WIB

Senin, 29 Jun 2026 20:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Presiden Prabowo Subianto menegaskan terbuka dengan masukan apa pun, termasuk dari anak-anak di desa. Bahkan, yang disampaikan…

Jokowi Injak Kepala Kerbau, Tokoh PDIP Malah Remehkan

Jokowi Injak Kepala Kerbau, Tokoh PDIP Malah Remehkan

Senin, 29 Jun 2026 20:35 WIB

Senin, 29 Jun 2026 20:35 WIB

Jokowi, hanya tengah menunjukkan ambisi kekuasaan tanpa batas." Guntur RomliJuru Bicara PDIP SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejadian kepala kerbau diinjak…

Pendukung Eks Bupati Pati, Tarik Seragam Petugas KPK

Pendukung Eks Bupati Pati, Tarik Seragam Petugas KPK

Senin, 29 Jun 2026 20:31 WIB

Senin, 29 Jun 2026 20:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sidang dugaan korupsi yang menjerat eks Bupati Pati, Sudewo, di Pengadilan Tipikor Semarang berakhir ricuh. Ini usai majelis hakim…

PB IDI "Kejar" Menkes yang Tebar Kesenjangan Gaji Dokter

PB IDI "Kejar" Menkes yang Tebar Kesenjangan Gaji Dokter

Senin, 29 Jun 2026 20:28 WIB

Senin, 29 Jun 2026 20:28 WIB

"Memang teman-teman variasi besaran penghasilan berbeda, dan jauh sekali. Saya nggak enak menyampaikan di Jakarta, ada yang dapatnya, orderan sebulan…