Penyelundupan Barang dari Luar Negeri Marak Terjadi di Selat Malaka

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Caption: Ilustrasi kapal pengangkut barang. Sp/pixabay
Caption: Ilustrasi kapal pengangkut barang. Sp/pixabay

i

SURABAYAPAGI,Surabaya  - Peredaran barang-barang ilegal di wilayah Selat Malaka, seringkali terjadi dan sulit dihapus tumpas. Dengan banyaknya pulau-pulau kecil, lalu lintas barang-barang ilegal pun sulit terhindarkan.

Barang yang selundupkan pun sangat beragam, mulai dari pakaian bekas sampai motor gede (moge), menjadi komoditas yang tak luput diselundupkan ke wilayah Selat Malaka.

"Banyak sekali, kebanyakan mereka gunakan pelabuhan tikus," kata Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi (PLI) Bea Cukai Tanjung Perak,Sulaiman, Selasa (14/12/2020).

Pelabuhan tikus yang dimaksud adalah pelabuhan yang berada  di pulau-pulau kecil Selat Malaka.

"Jadi petugas kita kesusahan untuk mendeteksinya," katanya

Kendati begitu, Sulaiman mengaku pihak bea cukai telah memiliki strategi khusus dalam mengantisipasi terjadinya penyelundupan di wilayah tersebut.

Salah satunya adalah menerapkan manajemen resiko dengan membentuk Pangkalan Sarana Operasi atau PSO.

PSO sendiri lanjutnya berada di empat titik. Secara berturut-turut keempat titik PSO tersebut berada di Tanjung Periuk Jakarta, Pantoloan Sulawesi, Batam dan Sorong Papua.

"Untuk Surabaya karena dari manajemen resikonya kita dianggap aman. Tapi tetap saja petugas kita selalu patroli dengan kapal patroli yang kita miliki," katanya

Mengenai barang dari negara yang sering melakukan penyelundupan, Sulaiman mengaku kebanyakan berasal dari Malaysia.

"Tapi ada juga barang dari Cina. Itu banyak sekali, karena memang 80% kita impor dari cina," ujarnya seraya menambahkan "Karena barangnya murah, mau minta harga berapa dilayani sama mereka".

Saat ditanyai terkait jumlah barang penyelundupan, Sulaiman mengaku masih menunggu proses perhitungan penangkapan. 

"Masih dipilah-pilah dulu pak hasil tangkapannya. Soalnya ada yang masih proses jadi belum bisa dirilis. Karena ini berkaitan langsung dengan angka, sehingga harus pasti data yang kita berikan," pungkasnya mengakhiri percakapan. sem

 

Berita Terbaru

SPSI Jatim Desak Revisi UU Ketenagakerjaan dan Tolak Syarat Buruh Miskin

SPSI Jatim Desak Revisi UU Ketenagakerjaan dan Tolak Syarat Buruh Miskin

Jumat, 01 Mei 2026 14:49 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 14:49 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Jawa Timur, Ahmad Fauzi, menyampaikan sejumlah tuntutan buruh dalam peringatan Hari B…

Viral! Plafon Kelas Poltek Madiun Ambrol, Mahasiswa Berhamburan 

Viral! Plafon Kelas Poltek Madiun Ambrol, Mahasiswa Berhamburan 

Jumat, 01 Mei 2026 13:44 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 13:44 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Insiden ambruknya plafon terjadi di Kampus 2 Politeknik Negeri Madiun, Kamis (30/4/2026) sore, viral di media sosial. Dalam video y…

SBMR Tuntut Keadilan Upah hingga Kritik Aksi Monas yang Dinilai Hura-hura   ‎

SBMR Tuntut Keadilan Upah hingga Kritik Aksi Monas yang Dinilai Hura-hura  ‎

Jumat, 01 Mei 2026 11:37 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 11:37 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Serikat Buruh Madiun Raya (SBMR) yang tergabung dalam Konfederasi Barisan Buruh Indonesia (KBBI) menyuarakan sejumlah tuntutan dal…

Peringatan Hari Buruh 2026, Gubernur Khofifah Tekankan Sinergi Industri dan Kesejahteraan Pekerja

Peringatan Hari Buruh 2026, Gubernur Khofifah Tekankan Sinergi Industri dan Kesejahteraan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 11:04 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 11:04 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak pekerja, pengusaha, dan pemerintah memperkuat kolaborasi dalam mendorong k…

Dari Sidang Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi, Minta Bangun Asrama Santri yang Dilaporkan Gedung TPQ

Dari Sidang Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi, Minta Bangun Asrama Santri yang Dilaporkan Gedung TPQ

Jumat, 01 Mei 2026 10:46 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 10:46 WIB

SURABAYAPAGi.com, Gresik - Pengadilan Tipikor Surabaya mulai menyidangkan materiil perkara dugaan korupsi dana hibah Rp400 juta dari Pemprov Jatim tahun…

Bocah 5 Tahun Jatuh dari Lantai 3 Rumah Sakit Hermina Madiun, Nyawa Tak Tertolong

Bocah 5 Tahun Jatuh dari Lantai 3 Rumah Sakit Hermina Madiun, Nyawa Tak Tertolong

Jumat, 01 Mei 2026 07:30 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 07:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun -Peristiwa tragis terjadi di Rumah Sakit Hermina Madiun, Rabu (29/4/2026) siang. Seorang bocah berinisial IZ (sekitar 5 tahun)…