Akses Jalur Bromo dari Pasuruan Ditutup Akibat Longsor

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas sedang membersihkan sisa tanah akibat longsor di Tosari. SP/ DECOM
Petugas sedang membersihkan sisa tanah akibat longsor di Tosari. SP/ DECOM

i

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Musim penghujan yang terus menerus mengguyur Kabupaten Pasuruan membuat tanah ditebing menjadi longsor. Akibatnya Longsor tersebut menutup jalur ke Gunung Bromo melalui Pasuruan. Peristiwa Longsor di Kabupaten Pasuruan terjadi di empat titik di wilayah Kecamatan Tosari, Rabu (16/12/2020).

Menurut Camat Tosari Hari Hijroh Saputro menjelaskan ada tiga titik longsor berada jalan yang merupakan akses menuju Gunung Bromo di Desa Wonokitri. Satu titik berada di permukiman Dusun Kertanom, Desa Tosari.

"Longsor terjadi sore tadi, sekitar pukul 16.30 WIB setelah hujan lebat dengan intensitas tinggi," jelasnya.

Hari mengatakan evakuasi material longsor di tiga titik di Desa Wonokitri belum dilakukan. Selain material yang menutup badan jalan, kondisi juga gelap tidak ada lampu penerangan.

"Besok akan dilakukan evakuasi material longsor, karena kejadiannya sore dan di lokasi tidak ada lampu penerangan. Kita akan datangkan alat berat," terangnya.

Untuk sementara akses kendaraan roda empat ke Bromo lewat Tosari ditutup. Meski begitu kendaraan roda dua masih bisa melintas. "Yang di (titik) arah Pakis Bincil menutup seluruh badan jalan," terang Hari.

Evakuasi material longsor di Dusun Kertanom Desa Tosari juga belum dilakukan. "Tapi sudah koordinasi dengan pemerintahan desa dan besok pagi akan dilakukan kerja bakti bersama warga," pungkas hari.

Kawasan Tosari merupakan wilayah paling rawan longsor di Pasuruan. Perbukitan yang minim pohon besar merupakan penyebab tanah rentan longsor. Dsy11

 

Berita Terbaru

Tanah Sitaan Polda Jatim Milik H. Sugianto Mangkrak, Advocat Minta Pemkab Sumenep Segera Ambil Alih

Tanah Sitaan Polda Jatim Milik H. Sugianto Mangkrak, Advocat Minta Pemkab Sumenep Segera Ambil Alih

Minggu, 07 Jun 2026 20:25 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 20:25 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep- Advokat sekaligus pelapor penggelapan tanah kas desa (TKD) di Kab. Sumenep, H. Mohammad Siddik mendesak Pemerintah Kabupaten Sumenep …

Kejar Target Puskesmas Sidoarjo Gencarkan Cek Kesehatan Gratis

Kejar Target Puskesmas Sidoarjo Gencarkan Cek Kesehatan Gratis

Minggu, 07 Jun 2026 17:06 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 17:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Demi meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya menjaga kesehatan, Puskesmas Sidoarjo gencar menyelenggarakan kegiatan Cek…

Kasus HIV AIDS Kecamatan Sidoarjo Tembus 548 Penderita

Kasus HIV AIDS Kecamatan Sidoarjo Tembus 548 Penderita

Minggu, 07 Jun 2026 17:03 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 17:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, dari 18 kecamatan dengan angka kasus penderita HIV/AIDS tertinggi…

Pembeli Mulai Sepi Imbas Gula Pasir di Lamongan Tembus Rp 17.500 per Kg

Pembeli Mulai Sepi Imbas Gula Pasir di Lamongan Tembus Rp 17.500 per Kg

Minggu, 07 Jun 2026 15:29 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Harga komoditas gula pasir di wilayah Lamongan mengalami lonjakan harga dalam beberapa hari terakhir hingga dikeluhkan para…

Peternak Kota Batu Sumringah, Harga Susu Sapi Perah Naik Tembus Rp8 per Liter

Peternak Kota Batu Sumringah, Harga Susu Sapi Perah Naik Tembus Rp8 per Liter

Minggu, 07 Jun 2026 15:18 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Para peternak sapi perah di Kota Batu, Jawa Timur kini sumringah melihat harga susu sapi segar di tingkat peternak lokal wilayah Kota…

Atasi Sampah Sungai Kali Tebu, Pemkot Surabaya Terjun Langsung Tekan Pencemaran

Atasi Sampah Sungai Kali Tebu, Pemkot Surabaya Terjun Langsung Tekan Pencemaran

Minggu, 07 Jun 2026 15:02 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti kepungan sampah plastik, kaleng, sampai rumah tangga terperangkap di trash boom Sungai Kali Tebu yang saat ini…