Jemput Bola, Bea Cukai Perak Sosialisasi Melalui Kelas Kepabeanan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi (PLI) Bea Cukai Tanjung Perak Sulaiman (kiri) bersama staf humas bea cukai.SP/SAMMY MANTOLAS
Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi (PLI) Bea Cukai Tanjung Perak Sulaiman (kiri) bersama staf humas bea cukai.SP/SAMMY MANTOLAS

i

SURABAYAPAGI,Surabaya - Tak ingin menyusahkan masyarakat akan layanan seputar kepabeanan, bea cukai Tanjung Perak Surabaya terapkan metode jemput bola.

Metode ini dikenal dengan kelas kepabeanan. Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi (PLI) Bea Cukai Tanjung Perak Sulaiman mengaku, kelas kepabeanan tersebut bertujuan agar masyarakat dapat mengetahui informasi terbaru yang dikeluarkan oleh bea cukai. 

Ditambah lagi peraturan bea cukai yang cukup dinamis dapat membuat masyarakat kebingungan dalam menentukan informasi yang akurat.

"Kita beri informasi, jangan sampai orang bertanya dulu baru kita kasih informasi," kata Sulaiman.Rabu (16/12).

Kelas kepabeanan sendiri lanjutnya, sudah diadakan sejak 2017. Namun eskalasi kegiatannya tidak begitu rutin. Baru di tahun 2020, bersamaan dengan pandemi covid-19 kelas tersebut diintensifkan kembali.

Untuk peserta sendiri berasal dari sejumlah kalangan. Mulai dari masyarakat biasa, eksportir, importir,  dosen maupun mahasiswa dapat mengakses kelas tersebut.

"Karena memang ini gratis. Semuanya diadakan secara online, lewat zoom meeting," akunya

Diharapkan dengan adanya kelas tersebut, mampu menjembatani seluruh asosiasi atau pengguna jasa dalam mengakses informasi dan layanan terbaru yang ada di bea cukai.sem

 

 

Berita Terbaru

Kuasa Hukum Korban Ungkap Dugaan Pola Kedekatan Berulang Sebelum Peristiwa di Hotel

Kuasa Hukum Korban Ungkap Dugaan Pola Kedekatan Berulang Sebelum Peristiwa di Hotel

Selasa, 15 Sep 2026 10:07 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 10:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Persidangan perkara dugaan pencabulan terhadap anak dengan terdakwa Jan Leon di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya mengungkap fakta b…

Srikandi Muncul di Sidang, Maidi Mengaku Tak Tahu Permintaan Bantuan

Srikandi Muncul di Sidang, Maidi Mengaku Tak Tahu Permintaan Bantuan

Selasa, 15 Sep 2026 09:00 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 09:00 WIB

SURABAYA PAGI, Madiun - Nama Srikandi, kelompok pendukung Maidi, muncul dalam sidang perkara dugaan korupsi di Pengadilan Tipikor Surabaya. Namun, ketika jaksa…

RI Mulai Ekspor Bawang Merah

RI Mulai Ekspor Bawang Merah

Selasa, 15 Sep 2026 07:23 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 07:23 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan melepas ekspor bawang merah Brebes ke Thailand dari fasilitas Controlled Atmosphere Storage…

Seorang Direktur PT di Jakarta, Tersangkut Perkara Pajak

Seorang Direktur PT di Jakarta, Tersangkut Perkara Pajak

Selasa, 15 Sep 2026 07:17 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 07:17 WIB

SURABAYAPAGI.com - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jakarta Pusat melalui Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Perpajakan menyerahkan…

Tahun Depan, Gaji PPPK Ditanggung Pusat

Tahun Depan, Gaji PPPK Ditanggung Pusat

Selasa, 15 Sep 2026 07:14 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 07:14 WIB

SURABAYAPAGI.com - Gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang selama ini menjadi tanggungan pemerintah daerah (Pemda),mulai tahun depan dan…

LOCUS DAN TEMPUS, TAK DIUNGKAP LOGIS OLEH JPU

LOCUS DAN TEMPUS, TAK DIUNGKAP LOGIS OLEH JPU

Selasa, 15 Sep 2026 07:11 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 07:11 WIB

Kajari Surabaya Yth, Praktisi hukum banyak yang kenal jaksa itu mengemban Dominus Litis. Ini asas hukum dari bahasa Latin yang berarti “penguasa perkara” atau …