KPK Anggap Bea Cukai Seolah Angin lalu Pencegahan Korupsi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Terduga kasus dugaan suap dan gratifikasi tiga pejabat Direktoral Jenderal Bea Cukai
Terduga kasus dugaan suap dan gratifikasi tiga pejabat Direktoral Jenderal Bea Cukai

i

SURABAYAPAGI.com – Jaksa KPK saat memberikan pernyataan pembuka atau opening statement, ungkap dugaan suap membuat pencegahan korupsi yang dilakukan KPK ke beberapa kantor Bea Cukai seolah angin lalu.

Dalam persidangan Budiman selaku Kepala Seksi Intelijen Cukai P2 DJBC Bea Cukai di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Rabu (2/9/2026), Jaksa mengatakan kasus dugaan suap ini membuat pencegahan korupsi yang dilakukan KPK ke beberapa kantor Bea Cukai seolah angin lalu.

Jaksa KPK mengutip lirik lagu God Bless dan Dewa 19 saat meminta terdakwa kasus dugaan suap impor pada Bea Cukai Kemenkeu, Budiman Bayu Prasojo, kooperatif di persidangan. Jaksa mengatakan sikap kooperatif akan me mbuat perkara semakin terbuka.

“Upaya sosialisasi pencegahan korupsi yang telah berulang kali dilakukan oleh KPK selama ini ke beberapa kantor Bea Cukai di Indonesia terasa masih dianggap angin lalu dengan terungkapnya perkara ini,” kata jaksa KPK M Takdir.

Jaksa lalu mengutip lirik lagu ‘Panggung Sandiwara’ dari God Bless. Jaksa menyinggung adanya peran berpura-pura yang tak sesuai dengan kondisi di lapangan.

“Ada bagian lirik dalam lagu God Bless ‘Panggung Sandiwara’, setiap kita dapat satu peranan, yang harus kita mainkan, ada peran wajar dan ada peran berpura-pura,” ujar jaksa.

Jaksa mengatakan Budiman bersikap kooperatif sejak awal proses penyidikan perkara ini meski memiliki hak untuk ingkar tidak mengakui perbuatannya. Jaksa lalu mengutip lirik lagu ‘Hadapi dengan Senyuman’ dari Dewa 19.

“Sekadar untuk menguatkan agar Terdakwa konsisten dengan sikap kooperatifnya, kami mengutip penggalan lirik lagu dari Dewa 19 ciptaan Ahmad Dhani,” ujar jaksa.

“Hadapi dengan senyuman. Semua yang terjadi biar terjadi,” sambung jaksa.

Jaksa mengatakan akan ada 25 saksi dan dua ahli dalam pembuktian perkara ini. Jaksa akan menunjukkan barang bukti sebanyak 387 item dan bukti elektronik berupa chat antara Budiman dan saksi, serta antara saksi dalam perkara ini. jk,lpr

Berita Terbaru

Komisaris Krakatau Steel (KRAS), Adityo Haryo Bimo, Undur Diri

Komisaris Krakatau Steel (KRAS), Adityo Haryo Bimo, Undur Diri

Rabu, 04 Nov 2026 07:37 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:37 WIB

SURABAYAPAGI.com - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) mengumumkan pengunduran diri salah satu anggota Dewan Komisaris perseroan, Adityo Haryo Bimo. Surat…

Bahlil Ubah Aturan Soal Tambang Agar Daerah Peroleh Manfaat

Bahlil Ubah Aturan Soal Tambang Agar Daerah Peroleh Manfaat

Rabu, 04 Nov 2026 07:36 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:36 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia…

Harga Emas Dunia Melesat

Harga Emas Dunia Melesat

Rabu, 04 Nov 2026 07:34 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:34 WIB

SURABAYAPAGI.com - Harga emas dunia menguat pada Senin, 2 November 2026. Kenaikan harga emas dunia bangkit dari level terendah dalam satu tahun yang dicapai…

Menkeu Suahasil Waspadai Inflasi Pangan

Menkeu Suahasil Waspadai Inflasi Pangan

Rabu, 04 Nov 2026 07:32 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:32 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara mewaspadai kenaikan harga pangan atau volatile food di tengah kondisi kekeringan yang berpotensi…

Hashim Bingungkan Menteri UMKM

Hashim Bingungkan Menteri UMKM

Rabu, 04 Nov 2026 07:28 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim Djojohadikusumo terkait rencana pemerintah memajaki tukang cukur dan tukang pijat…

Dua Jam Mengintai di Plafon, Pria di Jember Perkosa Mahasiswi UIN

Dua Jam Mengintai di Plafon, Pria di Jember Perkosa Mahasiswi UIN

Rabu, 04 Nov 2026 07:25 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember – Seorang pria berinisial MRF, 28 tahun, warga Desa Pontang, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, diduga memperkosa seorang mahasiswi U…