Cegah Covid-19, Kawasan TN Baluran di Sitobondo Ditutup 2 Pekan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas saat melepas merak di TN Baluran Situbondo. SP/ DECOM
Petugas saat melepas merak di TN Baluran Situbondo. SP/ DECOM

i

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Kawasan Taman Nasional (TN) Baluran di Situbondo akan ditutup selama 14 hari, terhitung Senin (21/12/2020) hingga 3 Januari mendatang. Penutpan tersebut menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang dilakukan terhadap seluruh Obyek dan Daya Tarik Wisata Alam (ODTWA) di wilayah konservasi tersebut untuk mencegah klaster penyebaran Covid-19.

Sebelumnya, Menurut Kepala Balai TN Baluran Situbondo, Pudjiadi bahwa penutupan TN Baluran kali ini adalah yang kedua dilakukan sejak masa pandemi Covid-19. Di antaranya untuk mengantisipasi dampak risiko meluasnya virus Covid-19. Baik bagi pengunjung, petugas, pelaku wisata, maupun masyarakat. Penutupan kali ini juga atas arahan Satgas Covid-19 Situbondo setelah ditemukan sejumlah kasus penderita Covid-19 di TN Baluran.

"Memang ada (yang terpapar), tapi tidak seberapa. Saya tidak bisa sebutkan detail, karena ini berkaitan dengan kondisi psikologis di sini. Yang pasti, kami sudah membuat dan mengirimkan surat edaran terkait penutupan ini. Tembusannya juga sudah kami kirim ke Gubernur Jatim, Dirjen Konservasi SDA dan Ekosistem, serta pihak terkait lainnya," katanya, Minggu (20/12/2020).

Selain itu, menurut Pudjiadi, ada beberapa obyek wisata di wilayah TN Baluran yang praktis akan ikut tutup. Mulai Padang Savana, Resort Bekol, Pantai Bama, dan sejumlah wisata alam lainnya. Sebab seluruh akses atau pintu masuk menuju ke sejumlah obyek wisata tersebut, harus melewati pintu gerbang TN Baluran.

"Jadi, praktis tutup semua karena akses masuknya melewati pintu TN Baluran," tandas Pudjiadi.

Dia memastikan, penutupan TN Baluran tidak akan berpengaruh banyak terhadap omzet pendapatan yang ada. Sebab, TN Baluran bukanlah lembaga yang berorientasi profit. Pengelolaan lokasi wisata yang ada, papar Pudjiadi, selama ini lebih dimaksudkan untuk menarik kecintaan masyarakat terhadap sumber daya alam. Sehingga dapat membantu melestarikannya.

"Biaya operasional TN Baluran itu dibiayai negara, bukan dari kunjungan wisata," ujar Pudjiadi.

Saat itu, pihak TN Baluran langsung melakukan tindakan sesuai dengan protap kesehatan. Yakni, berkoodinasi dengan Puskesmas Banyuputih dan melakukan pemeriksaan terhadap WNA dimaksud. Hasilnya, WNA asal Jepang itu dinyatakan sehat dan tidak ada masalah. Dsy9

Berita Terbaru

Pagar Jembatan Cangar Mulai Ditinggikan, Progres Pengerjaan Capai 60 Persen

Pagar Jembatan Cangar Mulai Ditinggikan, Progres Pengerjaan Capai 60 Persen

Kamis, 11 Jun 2026 12:26 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 12:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Jembatan Cangar kini menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) terkait kasus bunuh diri yang sempat terjadi…

Jaga Stabilitas Pasokan dan Harga, Pemkot Madiun Gelar Gerakan Pangan Murah

Jaga Stabilitas Pasokan dan Harga, Pemkot Madiun Gelar Gerakan Pangan Murah

Kamis, 11 Jun 2026 12:11 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 12:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Guna menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan pokok demi menekan laju inflasi daerah, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, menggelar…

Wujudukan Transaksi Adil, Pemkot Surabaya Berikan Tera Timbangan Gratis ke Pedagang

Wujudukan Transaksi Adil, Pemkot Surabaya Berikan Tera Timbangan Gratis ke Pedagang

Kamis, 11 Jun 2026 12:02 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 12:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai bentuk perlindungan konsumen sekaligus menjaga keadilan bagi pedagang, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memberikan tera…

Sidang Perdana Kasus Korupsi CSR dan Gratifikasi, Maidi Duduk di Kursi Pesakitan   ‎

Sidang Perdana Kasus Korupsi CSR dan Gratifikasi, Maidi Duduk di Kursi Pesakitan  ‎

Kamis, 11 Jun 2026 11:55 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 11:55 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Sidang perdana kasus dugaan korupsi dana Corporate Social Responsibility (CSR) dan gratifikasi proyek yang menjerat Wali Kota Mad…

Harga Terjun Bebas, Petani di Jember Bagi-bagi Dua Kuintal Timun Gratis ke Warga

Harga Terjun Bebas, Petani di Jember Bagi-bagi Dua Kuintal Timun Gratis ke Warga

Kamis, 11 Jun 2026 11:47 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 11:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Melihat harga timun yang anjlok hingga menyentuh Rp1.000 per kilogram di tingkat petani membuat mereka akhirnya membagi-bagikan…

Masifnya Pemasangan Tower, ‘Blankspot’ Sinyal Komunikasi di Malang Tersisa 85 Titik

Masifnya Pemasangan Tower, ‘Blankspot’ Sinyal Komunikasi di Malang Tersisa 85 Titik

Kamis, 11 Jun 2026 11:14 WIB

Kamis, 11 Jun 2026 11:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Dipicu masifnya dukungan pemasangan tower sinyal oleh perusahaan seluler, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, Jawa Timur menyebut…