Sibuk Kampanye, Ditalak 3 Kali

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Jane Shalimar
Jane Shalimar

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Bahtera rumah tangga Jane Shalimar dengan Arsya Wijaya tengah diterpa kabar tak sedap. Sebelumnya, Arsya Wijaya mengungkap jika Jane menghilang dan tak bisa dihubungi setelah menjadi timses salah satu partai.

Terlebih setelah Arsya membuat cerita seakan-akan istrinya kabur dari rumah hingga menganggap anak semata wayang Jane dari pernikahan sebelumnya di anggap asing.

Sang suami juga menyampaikan jika dirinya sudah lost contact dengan Jane selama satu bulan lamanya.  Mengetahui ramainya kabar soal dirinya, wanita keturunan Arab ini akhirnya memperlihatkan bukti jika dirinya sudah 3 kali digugat Arsya.

“Saya di rumah, di Pejaten. Enggak kemana-mana. Saya enggak pernah kemana-mana setelah kampanye,” ungkap Jane Shalimar, Minggu (27/12/2020).

Malahan menurut versi Jane, justru Arsya Wijaya lah yang tidak pernah datang menemuinya sejak bertugas mengurus kepentingan politik.

“Dia sempat bilang pernah ke sini dan nanya ke orang rumah saya di mana. Katanya saya tidak pernah pulang, kata orang rumah,” kata wanita 40 tahun.

Padahal tambah Jane, dirinya selalu pulang ke rumah setelah menyelesaikan tugas partai.

Selain itu, Jane Shalimar perlahan mulai menguak penyebab permasalahan rumah tangganya dengan Arsya Wijaya.

Menurut Jane, Arsya belum bisa menjadi ayah yang baik untuk putra sematawayangnya Muhammad Zarno dari pernikahan sebelumnya. Jane menyebut putranya selama ini diperlakukan bak orang asing oleh Arsya.

"Belahan jiwa saya, anak saya satu-satunya (yang selama ini dan sampai kapanpun akan selalu saya jaga hati dan perasaannya), yang seharusnya mendapatkan perhatian dan kasih sayang, malah diperlakukan seperti orang asing olehnya,” aku Jane lewat Insta Story miliknya.

Wanita 40 tahun ini merasa aneh mengapa Arsya marah jika dia menunjukkan perhatian kepada putranya.

"Kalau saya menunjukkan perhatian untuk anak saya saja malah dia yang mengamuk enggak karuan, kira-kira gimana kalau seperti itu? Kalau saya memberi perhatian ke anak saya bakal jadi masalah besar alasannya karena dia enggak suka kalau saya berkomunikasi dengan menggunakan bahasa Inggris, hmm, apakah itu normal?," ungkap Jane.

Dia pun mempertanyakan apakah jika dirinya sampai saat ini masih bekerja salah demi menghidupi buah hatinya. Karena itu, Jane tak ingin bergantung kepada Arsya jika memang dia tidak menyukai putranya.

Sedangkan menurut Arsya, Terlebih, Jane Shalimar meninggalkan Arsya Wijaya tanpa pembicaraan sebelumnya.

"Kekecewaan saya memuncak dia tinggalin saya tanpa minta maaf atau klarifikasi bahasa ke saya tiba-tiba hilang, sangat berat lah," lanjutnya.

Selain berniat mengajukan talak, Arsya Wijaya juga meminta Jane Shalimar untuk membawa barang-barang pribadinya dari kediaman mereka.

Arsya Wijaya pun mengatakan tak ingin lagi melihat barang-barang Jane Shalimar dengan alasan ingin melupakan kenangan bersama sang istri. dsy/erk

Berita Terbaru

Luncurkan Program ELSINDUK GEMES, PLN UIT JBM Dorong Ekonomi Sirkular dari Pengelolaan Bank Sampah

Luncurkan Program ELSINDUK GEMES, PLN UIT JBM Dorong Ekonomi Sirkular dari Pengelolaan Bank Sampah

Selasa, 21 Jul 2026 23:16 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 23:16 WIB

SurabayaPagi, Gresik – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan b…

Aktivis Pemuda Apresiasi Upaya Sinergi Komdigi Berantas Judol

Aktivis Pemuda Apresiasi Upaya Sinergi Komdigi Berantas Judol

Selasa, 21 Jul 2026 23:02 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 23:02 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Upaya pemerintah dalam memberantas praktik judi online (judol) terus mendapatkan dukungan dari berbagai elemen masyarakat. Kalangan…

2 Hektar Hutan Perhutani di Sampung Ponorogo Terbakar, Diduga Sengaja Dibakar OTB

2 Hektar Hutan Perhutani di Sampung Ponorogo Terbakar, Diduga Sengaja Dibakar OTB

Selasa, 21 Jul 2026 21:18 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 21:18 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kebakaran hutan melanda kawasan perhutani di Petak 62 RPH Ngangsiran, BKPH Sampung, KPH Madiun, yang masuk dalam wilayah Kecamatan…

Sensus Ekonomi Ponorogo Capai 58,62 Persen, BPS Beber Faktor Penghambat 

Sensus Ekonomi Ponorogo Capai 58,62 Persen, BPS Beber Faktor Penghambat 

Selasa, 21 Jul 2026 21:10 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 21:10 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 di Kabupaten Ponorogo menunjukkan progres positif. Berdasarkan data Aplikasi FASIH Pendataan SE…

BEM Nusantara Jatim Kirim Karangan Bunga ke Kejati, Protes Penanganan Kasus Eks Jampidsus

BEM Nusantara Jatim Kirim Karangan Bunga ke Kejati, Protes Penanganan Kasus Eks Jampidsus

Selasa, 21 Jul 2026 20:06 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 20:06 WIB

‎ ‎SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – BEM Nusantara Jawa Timur mengirim karangan bunga ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur, Selasa (21/7/2026), sebagai aksi simb…

Persidangan Ungkap PT JPC Tidak Miliki Perjanjian Kontraktual Langsung Dengan Pemilik Lahan  ‎

Persidangan Ungkap PT JPC Tidak Miliki Perjanjian Kontraktual Langsung Dengan Pemilik Lahan ‎

Selasa, 21 Jul 2026 20:03 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 20:03 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sidang gugatan perdata sengketa pengelolaan lahan parkir yang melibatkan PT Jatim Parkir Center (JPC) kembali bergulir di Pen…