Pandemi, Pendapatan Tukang Becak Merosot Tajam

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bakti sosial berupa pembagian sembako dan uang bantuan terhadap fakir dan miskin yang dilakukan oleh Abi Sawal Kuswanto di jl Sidodadi.SP/ MAHBUB FIKRI 
Bakti sosial berupa pembagian sembako dan uang bantuan terhadap fakir dan miskin yang dilakukan oleh Abi Sawal Kuswanto di jl Sidodadi.SP/ MAHBUB FIKRI 

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Penyebaran Covid-19 belum juga mereda yang tengah berdampak pada banyak sektor usaha di Indonesia, dari usaha berskala besar, menengah, hingga para pejuang pundi-pundi rupiah di pasar tradisional dan pinggiran jalan raya.

Berbagai himbauan terkait Covid-19 yang berdampak pada merosotnya pendapatan pekerjaan mereka. Pembatasan interaksi yang gencar disuarakan sontak membuat becak-becak sepi penumpang, ojek online sepi orderan.

Abdul, salah satu tukang becak yang biasa beroperasi di kawasan Jalan Sidodadi, Kota Surabaya juga ikut merasakan dampak pandemi non alam ini. Baginya menjadi tukang becak merupakan satu-satunya pendapatan baginya.

"Sehari cuman dapat 20 ribu, itupun kalau dapat ya, kalau tidak ya saya tidur di becak," akunya.

Dul (sapaan akrabnya) mengaku gembira saat mendapatkan rezeki dari salah seorang yang bernama Abi Sawal Kuswanto yang merupakan seorang pengusaha logistik. Dul mendapatkan uang sejumlah uang beserta nasi bungkus yang ia dapat saat siang hari.

Diketahui sebelumnya, wartawan Surabaya Pagi menemukan bakti sosial berupa pembagian sembako dan uang bantuan terhadap fakir dan miskin yang dilakukan oleh Abi Sawal Kuswanto diJj.l Sidodadi.

Abi mengaku prihatin terhadap kondisi perekonomian masyarakat yang tak kunjung membaik seperti saat ini, ditambah dengan kabar bahwa penambahan kasus penderita Covid-19 yang terus terjadi.

"Ya, ini sebagai bentuk rasa peduli kami terhadap sesama. Kasian ekonomi masyarakat saat ini. Ya bagi-bagi sedikit ya," ungkapnya.

Abi juga mengaku bahwa ia akan terus berbagi kepada sesama selama masa pandemi berlangsung. Ia melakukan hal itu hanya berlatar belakang rasa peduli terhadap sesama. fm

 

 

Berita Terbaru

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) siap berjuang mati-matian. Menurutnya pernyataan Jokowi itu menjadi dorongan moral dan militansi…

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Setelah tak jabat Kepala Staf Kepresidenan (KSP) dan kini jadi Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia…

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengundang organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam pada Selasa (3/2) siang. Apa yang akan…

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komnas Anak berharap kasus ini tidak berlarut-larut. Sebab, konflik yang terus menerus terekspos di media dikhawatirkan akan…

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Drama perseteruan antara pihak Ressa dan Denada memasuki babak baru yang makin panas. Tak main-main, Dino Rossano Hansa selaku Om…

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Saat pidato di Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026), Presiden Prabowo…