Ingin Mendahului, Pemotor Ini Malah Tertabrak Truk Hingga Tewas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Truk trailer sampai nyungsep ke parit. SP/MUHAJIRIN KASRUN
Truk trailer sampai nyungsep ke parit. SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Kecelakaan kembali terjadi di jalan poros Nasional Lamongan-Babat. Bila sebelumnya kecelakaan didominasi motor karena menghindari lubang jalan, kali ini kecelakaan terjadi karena pengemudi ingin mendahului truk yang di depannya tapi malah tertabrak.

Kecelakaan maut terjadi  sekitar pukul 10.00 WIB. Tepatnya di Desa Ploso Wahyu, Kecamatan Lamongan, Selasa (1/1/2021).

Informasi yang diterima menyebutkan kecelakaan berawal ketika motor dengan nopol S 3133 JK yang dikendarai Henki (32) warga Desa Tawangrejo, Kecamatan Turi, melaju dari arah timur. Ia lalu mencoba mendahului truk dengan nopol N 8565 UT yang dikemudikan Handono (44), warga Desa Mojotengah, Kecamatan Mojokandang, Jombang.

Saat akan mendahului truk itu, pengemudi tidak bisa mengendalikan laju motornya hingga motor oleng. Ketika oleng tersebut, korban kemudian terjatuh dan lepas dari motornya.

Pada saat yang sama, pengemudi truk juga mencoba untuk menghindari jatuhnya korban dengan membanting setir ke kiri. Namun benturan dengan motor yang mendahuluinya tidak bisa dihindarkan.

Kendaraan yang terlibat ini sama-sama melaju dari arah timur ke barat," kata Aiptu Purnomo, anggota Satlantas Polres Lamongan kepada wartawan, Selasa (5/1/2021).

Akibatnya korban (pengendara motor) jatuh dan truk terperosok ke kiri hingga masuk parit. "Truk tronton terperosok ke parit hingga terguling," terangnya.

Kecelakaan yang menewaskan pengendara motor ini juga sempat terekam kamera CCTV sebuah perusahaan, yang berada di depan TKP. Dari CCTV ini terlihat bagaimana musibah yang dialami pengendara itu terjadi.

"Korban pengendara motor meninggal di tempat dengan luka pendarahan parah di kepala," jelasnya.

Petugas kepolisian, lanjut Purnomo, sudah melakukan olah TKP dan meminta keterangan para saksi. Korban juga sudah dibawa ke RS Muhammadiyah Lamongan. "Kami juga sudah meminta keterangan sopir truk yang truknya juga terperosok," pungkasnya. jir

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…

Harga Kedelai Melonjak Ugal-ugalan, Produsen Tempe di Lumajang Terancam Tak Sanggup Produksi Lagi

Harga Kedelai Melonjak Ugal-ugalan, Produsen Tempe di Lumajang Terancam Tak Sanggup Produksi Lagi

Minggu, 05 Apr 2026 13:56 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Para produsen tempe di Lumajang, Jawa Timur mengeluh dan menjerit usai harga kedelai melonjak ugal-ugalan yang juga dipicu imbas…