Menteri ATR Akui Mafia Tanah Meresahkan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Sofyan Djalil saat menyerahkan sertifikat tanah untuk rakyat se Indonesia, di Istana Negara, Selasa (5/1/2021). SP/tangkap layar youtube Sekretariat Presiden
Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Sofyan Djalil saat menyerahkan sertifikat tanah untuk rakyat se Indonesia, di Istana Negara, Selasa (5/1/2021). SP/tangkap layar youtube Sekretariat Presiden

i

 

Pengacara Surabaya Mengenal Sebagian Mafia Tanah Kenal dengan Kepala BPN di Daerah

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Sofyan Djalil mengakui kasus sengketa tanah di Indonesia terus bertambah setiap harinya. Pada tahun 2020, ATR sudah berhasil menyelesaikan 1.228 kasus sengketa tanah. Kementerian ATR/BPN ini juga bertekad memberantas praktik mafia tanah yang selama ini meresahkan.

Hal ini diungkapkannya di depan Presiden Jokowi dalam pembukaan acara penyerahan sertifikat tanah untuk rakyat se-Indonesia secara virtual. "Dapat kami laporkan, penanganan sengketa yang sudah diselesaikan oleh BPN (Badan Pertanahan Nasional) tahun 2020 1.228 kasus. Tapi kasus tanah terus bertambah setiap hari, kami selesaikan selalu. Ada banyak konflik akibat dari berbagai hal di masa lalu," ungkap Sofyan dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (5/1/2021).

 

Berantas Mafia Tanah

Selain masalah sengketa, menurut Sofyan, layanan digital yang diterapkan Kementerian ATR/BPN ini juga mampu memberantas praktik mafia tanah yang meresahkan.

"Dengan digitalisasi kita dapat menyelesaikan sengketa, mencegah praktik mafia tanah, tumpang tindih sertifikat dan memotong jalur birokrasi. Pada saat ini dengan 4 layanan elektronik sekitar 40% antrian di kantor BPN jadi berkurang," jelasnya.

Menteri Sofyan juga mengungkapkan, penyelesaian masalah sengketa dan mafia tanah juga mampu berdampak pada iklim investasi di Indonesia.

"Kementerian ATR berkomitmen melakukan kegiatan pencegahan dan pemberantasan mafia tanah. Untuk menciptakan suasana yang kondusif di tengah masyarakat, memberikan perlindungan dan kepastian hukum bagi pemegang sertifikat," ungkapnya.

Pada hari Selasa,Presiden Jokowi menyerahkan sebanyak 584.407 sertifikat tanah dari 6,8 juta bidang tanah kepada masyarakat di 26 provinsi dan 273 kabupaten/kota di Indonesia. Penyerahan dilakukan secara langsung kepada 30 orang yang berasal dari Jawa Barat dan Banten, serta sisanya melalui virtual.

Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan berjanji penyelesaian masalah sengketa tanah akan dilakukan melalui berbagai terobosan salah satunya di pelayanan. Kementerian ATR, juga sudah menetapkan empat layanan berbasis digital seperti pengecekan sertifikat tanah, hak tanggungan elektronik, roya, dan informasi zona nilai tanah.

 

Kenal dengan Kepala BPN

Sejumlah Pengacara Surabaya menyebut Sebagian Mafia Tanah di Surabaya Kenal dengan Kepala BPN di daerah-daerah. Bahkan ada yang gampang masuk ke ruang kerja kepala BPN. Padahal masyarakat biasa antri di loket diawasi satpam.

“Bagaimana tidak meresahkan masyarakat, di Surabaya Mafia tanahnya gampang mengakses pejabat BPN dan meski ada satgas Mafia Tanah di tingkat Polda Jatim, sampai kini belum ada nama-nama Mafia Tanah yang dibui,” ungkap seorang advokat yang memiliki kenalan sejumlah notaris. n jk/007/cr1/rmc

Berita Terbaru

Dari Desa, Imigrasi Perkuat Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Penyelundupan Manusia

Dari Desa, Imigrasi Perkuat Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Penyelundupan Manusia

Sabtu, 26 Sep 2026 14:30 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 14:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Jajaran Imigrasi se-Jawa Timur memperkuat pengawasan keimigrasian berbasis desa melalui program Desa Binaan Imigrasi (DBI) dan…

KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan TJSL Rp445 Juta untuk Fasilitasi Pendidikan, Lingkungan dan Sosial

KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan TJSL Rp445 Juta untuk Fasilitasi Pendidikan, Lingkungan dan Sosial

Sabtu, 26 Sep 2026 11:28 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 11:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun kembali menunjukkan komitmennya terhadap tanggung jawab sosial kepada masyarakat,…

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui bantuan pendidikan berupa beasiswa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)…

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya – Memahami kebutuhan kulit menjadi salah satu langkah penting dalam menentukan ritual perawatan yang sesuai kebutuhan. Berangkat dari k…

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

SurabayaPagi, Bandung — Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta merebut gelar juara beregu Campus League Badminton 2026 - The Nationals setelah m…