Curah Hujan Tinggi, Sumenep Terendam Banjir

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Foto : Faisal warga asal Desa Rombiya -Barat saat tidak bisa melintas di Jln Jendral sudirman di depan rumah warga. SP/Ainur Rahman.
Foto : Faisal warga asal Desa Rombiya -Barat saat tidak bisa melintas di Jln Jendral sudirman di depan rumah warga. SP/Ainur Rahman.

i

SURABAYA PAGI, Sumenep - Curah hujan yang tinggi di Kabupaten Sumenep mengalami kebanjiran di sejumlah titik di pusat Kota/Kabupaten Sumenep, di sepanjang jalan Dr. Cipto sampai di depan kantor Pemerintah Kabupaten Sumenep, ketinggian air sampai 5 -10 cm  

Bahkan, di ruas-ruas kota dan di Jalan Jenderal Sudirman depan Rumah Dinas Bupati Sumenep, air masuk ke rumah warga dengan ketinggian kurang lebih 5 cm” ungkap Faisal warga asal Desa Rombiya Barat kepada Surabaya pagi saat melintasi ruas jalan di seputaran Kota Sumenep, Rabu (6/1).

"Hujan dua hari ini di Kota Sumenep boleh terbilang cukup besar dan lama, akibatnya banyak warga yang resah akibat curah hujan yang tinggi, selain itu juga jalanan di ruas kota dipenuhi air hujan yang lebat dengan ketinggian kurang lebih 5 cm dari jalan" ungkapnya 

Selain itu sambungnya, pemerintah Kabupaten Sumenep melalui PU. Ciptakarya untuk memikirkan bagaimana pembuatan Drainase pembuangan saluran air, melalui perencanaan yang matang dan ini juga menjadi tugas Bappeda Kabupaten Sumenep.

"Artinya, PU. Sumber Daya Air, PU. Ciptakarya, harus berpikir aktif dalam mengatasi persoalan saluran air, jangan sampai salah perencanaan biar tidak menyengsarakan pengguna jalan, khususnya di saat musim penghujan seperti saat ini"” tegasnya.

Bahkan lanjut Faisal, semestinya pemerintah Kabupaten Sumenep khususnya PU. Ciptakarya merasa malu, sebab di halaman kantornya saja, terkenang air hujan. “Malah pengendara roda dua tidak bisa melintas akibat linangan air yang begitu tinggi.” kilahnya.

Dan di saat sekarang ini di musim pandemi covid 19 pemerintah jangan hanya fokus kepada wabah yang mematikan itu, tetapi juga memikirkan nasib masyarakat yang butuh perlindungan, sebab banyak masyarakat yang mengeluh akibat dampak dari corona tersebut.

"Ini menjadi atensi baru bagi kepemimpinan Achmad Fauzi dan Nyai Eva sebagai bupati terpilih untuk 2021-2025 sekalipun belum dilantik secara resmi namun setidaknya sudah menjadi bahan perencanaan bagaimana mengatasi kebanjiran di sepanjang ruas jalan kota tersebut” pungkasnya. Ar

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…