Mengapa Kedelai Mahal? Ini Penyebabnya!

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Grafik Harga Rata-Rata Kedelai Eks Impor Jawa Timur 30 Hari Terakhir.  SP/ RIA SUKMA SARI
Grafik Harga Rata-Rata Kedelai Eks Impor Jawa Timur 30 Hari Terakhir.  SP/ RIA SUKMA SARI

i

SURABAYAPAGI, Surabaya-Naiknya harga kedelai sejak pertengahan November 2020 lalu dan melambung hingga awal 2021 ini sungguh mengejutkan para pengusaha tahu tempe sampai-sampai para penjual gorengan pinggir jalan.

Berdasarkan informasi yang beredar di lapangan, naiknya harga kedelai dikarenakan oleh keterlambatan impor dan gagal panen karena datangnya musim penghujan

Dikonfirmasi dari Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur, Hadi Sulistyo, dugaan utama kenaikan harga kedelai adalah karena kedelai masih impor dari Amerika.

Dilansir dari catatan Bloomberg, kondisi cuaca kering di Amerika sebagai produsen kedelai merupakan faktor utama proyeksi kenaikan harga kedelai.

Kemudian Second Wave Covid 19 di banyak negara produsen dan di Indonesia menyebabkan terhambatnya pasokan dan keluar masuknya ekspor impor.Lalu proses distribusi antar wilayah di Indonesia yang mulai tersendat karena mulai ada pembatasan.

Terakhir dikarenakan menurunnya daya beli sehingga mengakibatkan harga terkontraksi."Empat sektor yang saya sebutkan tadi merupakan dugaan penyebab kenaikan harga kedelai saat ini," ujar Hadi saat dihubungi Surabaya Pagi, Kamis (07/01/2021).ria

Berita Terbaru

Marhaenisme dan Relevansi Pemikiran Bung Karno

Marhaenisme dan Relevansi Pemikiran Bung Karno

Selasa, 18 Agu 2026 22:49 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 22:49 WIB

Oleh Deni Wicaksono Ketua Persatuan Alumni GMNI Jawa Timur…

KEI Dorong Kelompok Rentan Pagerungan Besar Olah Sampah Jadi Produk Bernilai Ekonomi

KEI Dorong Kelompok Rentan Pagerungan Besar Olah Sampah Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Selasa, 18 Agu 2026 22:11 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI, Sumenep - SKK Migas-Kangean Energy Indonesia (KEI) bersama Pemuda Karang Taruna Laskar Obor menggelar pelatihan daur ulang sampah non-B3 bagi…

Dalang Cilik Naik Panggung, Petrokimia Gresik Dorong Regenerasi Seni Wayang

Dalang Cilik Naik Panggung, Petrokimia Gresik Dorong Regenerasi Seni Wayang

Selasa, 18 Agu 2026 19:45 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 19:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Upaya melestarikan seni dan budaya tradisional terus dilakukan PT Petrokimia Gresik (Persero). Di tengah pesatnya perkembangan z…

Warga Uji Transparansi Pergantian Pimpinan DPRD Magetan, Rekaman Paripurna Diminta Dibuka

Warga Uji Transparansi Pergantian Pimpinan DPRD Magetan, Rekaman Paripurna Diminta Dibuka

Selasa, 18 Agu 2026 19:22 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 19:22 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Magetan – Proses pergantian pimpinan DPRD Kabupaten Magetan kembali menjadi perhatian. Kali ini, publik meminta dokumen dan rekaman Rapat Par…

AUM Wealth Management Danamon Tumbuh 20 Persen, Bisnis Priority Banking Makin Diperkuat

AUM Wealth Management Danamon Tumbuh 20 Persen, Bisnis Priority Banking Makin Diperkuat

Selasa, 18 Agu 2026 19:10 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 19:10 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Bank Danamon Indonesia Tbk kembali memperkuat bisnis pengelolaan kekayaan (wealth management) setelah meraih dua penghargaan dalam A…

Jadi Alarm bagi Ketahanan Pangan, Harga Gabah di Magetan Nyaris Rp9 Ribu per Kg

Jadi Alarm bagi Ketahanan Pangan, Harga Gabah di Magetan Nyaris Rp9 Ribu per Kg

Selasa, 18 Agu 2026 15:33 WIB

Selasa, 18 Agu 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Baru-baru ini, harga komoditas gabah di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, sedang berada di level tinggi. Gabah kering giling (GKG)…