Kurangi Banjir, Empat Pintu Air Wangen Dibuka Maksimal

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Banjir masih menggenangi sebagian besar jalan poros desa dan jalan antar Kecamatan di Wilayah Bengawan Jero. SP/MUHAJIRIN KASRUN
Banjir masih menggenangi sebagian besar jalan poros desa dan jalan antar Kecamatan di Wilayah Bengawan Jero. SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Upaya meminimalisir Banjir luapan sungai  Bengawan Jero terus dilakukan oleh Pemkab Lamongan, salah satunya membuka pintu air di Wangen secara maksimal, dan terus memfungsikan pompa air di sluit Karangbinangun.

Selain itu juga telah disiapkan 19 pompa banjir dengan rincian 3 unit pompa dengan kapasitas 500 liter per detik dan 2 unit pompa dengan kapasitas 125 liter per detik di UPT Babat, 2 unit pompa kapasitas 1.000 liter per detik, 8 pompa kapasitas 500 liter per detik, dan 2 unit pompa kapasitas 250 liter per detik du UPT Kuro ditambah 2 unit pompa dengan kapasitas 250 liter per detik di UPT Deket.

Hal itu disampaikan oleh Moh Nalikan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Lamongan, Rabu (13/1/2021) menindaklanjuti dari desakan warga yang ada di Bengawan Jero agar Pemkab untuk melakukan langkah konkrit dalam mengatasi banjir yang hampir terjadi setiap tahun.

Selain memfungsikan empat pintu wangen dan pompa air, Pemkab kata Nalikan juga menggerakkan Alat berat Backhoe Amphibi untuk membersihkan tanaman eceng gondok.

"10 tahun yang lalu, genangan di Bengawan Jero bisa berbulan-bulan. Saat ini dengan berbagai upaya pembangunan infrastruktur Bengawan Jero, pengadaan pompa banjir, usaha memperlancar pembuangan ke laut dengan penggunaan Backhoe Amphibi untuk mempercepat pembersihan eceng gondok, lama genangan dapat dikurangi,” ungkapnya.

Disamping itu, komunikasi dan lobby intens kepada pemerintah pusat juga telah dilakukan. Sehingga terbitlah Peraturan Presiden Nomor 80 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi di Kawasan Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, Lamongan, Kawasan Bromo – Tengger – Semeru, serta Kawasan Selingkar Wilis dan Lintas Selatan.

“Perpres ini salah satunya memberikan prioritas pembangunan penuntasan banjir di Bengawan Jero, namun karena adanya pandemi, sehingga realisasi pembangunannya tertunda,” tambah Nalikan.

Pemerintah Kabupaten Lamongan sudah menyalurkan 15 ton bantuan beras secara bertahap kepada masyarakat terdampak banjir. Selain itu, bakti sosial kesehatan gratis juga sudah dibuka di setiap desa terdampak banjir di enam kecamatan.

Wilayah Lamongan dapat dikatakan sebagai wilayah yang rentan terhadap banjir, hal ini dikarenakan secara topografis sebagian wilayah Lamongan merupakan daerah rawa yang memiliki ketinggian lebih rendah dari rata-rata permukaan air laut. Oleh sebab itu, dapat pula dikatakan bahwa banjir di Lamongan merupakan banjir kiriman.

Selain itu, perubahan lingkungan dan tatanan hidrologis di sekitar aliran Sungai Bengawan Solo, serta penumpukan tanaman eceng gondok juga dapat dijadikan faktor terendamnya beberapa wilayah di Lamongan.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) juga telah memprediksi adanya curah hujan tinggi di Indonesia sebagai akibat dari fenomena La Nina. BMKG sejak bulan Oktober 2020 telah memprediksi bahwa puncak musim hujan akan terjadi pada Januari hingga Februari 2021. jir

Berita Terbaru

KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan TJSL Rp445 Juta untuk Fasilitasi Pendidikan, Lingkungan dan Sosial

KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan TJSL Rp445 Juta untuk Fasilitasi Pendidikan, Lingkungan dan Sosial

Sabtu, 26 Sep 2026 11:28 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 11:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun kembali menunjukkan komitmennya terhadap tanggung jawab sosial kepada masyarakat,…

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui bantuan pendidikan berupa beasiswa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)…

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya – Memahami kebutuhan kulit menjadi salah satu langkah penting dalam menentukan ritual perawatan yang sesuai kebutuhan. Berangkat dari k…

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

SurabayaPagi, Bandung — Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta merebut gelar juara beregu Campus League Badminton 2026 - The Nationals setelah m…

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Adanya peredaran beras bantuan pangan yang berubah warna di wilayah Semanding Tuban, langsung ditanggapi oleh Bulog Cabang B…