Masa Pandemi, Pendidikan Harus Diserap dengan Cara Apapun

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Foto : Kepsek SMPN I Gapura Kecamatan Gapura Kab. Sumenep, H. Gafur S.Hi, M.Pd di Kediamannya  SP/ Ainur Rahman
Foto : Kepsek SMPN I Gapura Kecamatan Gapura Kab. Sumenep, H. Gafur S.Hi, M.Pd di Kediamannya  SP/ Ainur Rahman

i

SURABAYA PAGI, Sumenep - H. Gofur S.Hi, M.Pd, menceritakan perihal dirinya sebelum menjadi kepala sekolah di SMPN I Gapura Kecamatan Gapura Kabupaten Sumenep, perjalanan karirnya bertugas di kepulauan dengan perjalanan laut, sampai di Pasongsongan di daerah pantura perbatasan antara Kabupaten Sumenep dan Pamekasan.  

"Sejak bertugas di SMPN I Pasongsonsongan, saya justru sangat senang, karena bisa ditempuh dengan berkendaraan, dan saya senang dalam setiap harinya berkendara dengan jarak tempuh pulang pergi 100 KM, dari rumah saya " katanya kepada Surabaya Pagi, Rabu (13/01).

Namun setelah di Mutasi ke SMPN I Gapura dan semakin dekat dengan rumah saya, hanya saja tantangan terberat bagi saya sejak bertugas di SMPN I Gapura bersamaan dengan masa pandemi covid-19 ini adalah keluhan nasional, jadi kita harus mengikuti sesuai dengan instruksi dan protokol kesehatan covid-19.  

"Covid-19 ini adalah keluhan nasional bukan hanya daerah saja, jadi kita ikuti saja sesuai dengan instruksi, tetap menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan dengan air mengalir," jelasnya.

Dikatakan H. Gafur, sejak  pandemi covid-19 ini bersamaan dengan penerimaan pendaftaran siswa baru sekolah sangat berdampak, banyak penurunan angka pendaftaran siswa dari tahun sebelumnya, namun dirinya tetap optimis membangun pendidikan karakter untuk para anak didiknya. 

"Pendidikan adalah media utama untuk membentuk karakter anak bangsa,  namun karena masa pandemi covid-19 ini, kita harus bersabar demi menyelamatkan anak bangsa, namun pendidikan tetap berjalan, sekalipun dilakukan dengan cara Stay at Home," tegasnya. 

Diberlakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) sampai dengan pertemuan tatap muka (PTM) sampai Luring dan daring,  semua itu memang dinilai kurang maksimal. “Karena disaat menggunakan sistem luring tidak semua anak memiliki handphone android, kalaupun memilikinya dampaknya semakin sangat besar,” kilahnya.

Jadi sambungnya, dalam situasi yang seperti ini pendidikan harus terus dijalankan apapun bentuknya, dengan cara luring maupun daring, bahkan tak jarang guru memberikan pelajaran ke rumah siswa yang dimungkinkan agar materi pelajarannya tetap terserap.

"Guru sering memberikan pembelajaran jarak jauh menggunakan Google Zoom, namun karena tidak semua siswa memiliki handphone maka sesekali menggelar kegiatan belajar dirumah siswa," ungkapnya. Ar

 

 

 

Berita Terbaru

Dua Kombes Nyamar Ojek Online, Buru Mafia Sabu

Dua Kombes Nyamar Ojek Online, Buru Mafia Sabu

Rabu, 22 Apr 2026 23:05 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 23:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Petugas Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, telah melakukan pemeriksaan X-ray terhadap paket tersebut dan ternyata benar paket t…

Purbaya, tak Mau Pemerintah Dianggap tak Lakukan apapun Dorong Pertumbuhan

Purbaya, tak Mau Pemerintah Dianggap tak Lakukan apapun Dorong Pertumbuhan

Rabu, 22 Apr 2026 22:58 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 22:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Menkeu Purbaya mengaku tidak suka jika ada yang menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia mentok di kisaran 5%. Menurutnya, pernyataan …

Wamendikdasmen Tinjau TKA Jenjang SD di Surabaya, Pemkot Pastikan Pelaksanaan Berjalan Optimal

Wamendikdasmen Tinjau TKA Jenjang SD di Surabaya, Pemkot Pastikan Pelaksanaan Berjalan Optimal

Rabu, 22 Apr 2026 22:51 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 22:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) turut memastikan kelancaran pelaksanaan Tes Kompetensi A…

Polisi selidiki laporan hilangnya pakaian tampil Madonna di Coachella

Polisi selidiki laporan hilangnya pakaian tampil Madonna di Coachella

Rabu, 22 Apr 2026 22:41 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 22:41 WIB

SURABAYAPAGI.com – Departemen Kepolisian Indio di California, AS, menyelidiki laporan hilangnya dua tas berisi set pakaian dan perhiasan dari arsip lama milik M…

Prediksi Chaos JK, Antara Peringatan konstruktif dan Provokasi

Prediksi Chaos JK, Antara Peringatan konstruktif dan Provokasi

Rabu, 22 Apr 2026 22:27 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 22:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Pernyataan JK mengenai potensi situasi "chaos" pada periode Juli-Agustus 2026, hingga Rabu (22/4) masih menjadi perhatian pakar . K…

Pentingnya Karakter dan Mental Health bagi Generasi Muda

Pentingnya Karakter dan Mental Health bagi Generasi Muda

Rabu, 22 Apr 2026 21:48 WIB

Rabu, 22 Apr 2026 21:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – "No results can define me, no failure can erase me, and no expectations can define who I am." Prinsip hidup mendalam ini menjadi p…